Jan 212017
 

Frigate Peter Willemoes, Iver Huitfeldt-class
(MKFI / commons.wikimedia.org)

Pasukan khusus Denmark saat ini ditempatkan di Irak dan telah diberi lampu hijau untuk menyeberang ke Suriah untuk memerangi Isis.

Dalam sebuah langkah tahun lalu, pemerintah meminta Komite Luar Negeri untuk memperluas mandat parlemen untuk memungkinkan pasukan Denmark masuk Suriah.
 
Mayoritas parlemen mendukung rencana tersebut, meskipun Red-Green Alliance (Enhedslisten), Liberal Sosial (Radikale), Partai Sosialis Rakyat (SF) dan The Alternative semua menentangnya.
 
Keputusan ini dipandang sebagai respon terhadap permintaan dari AS agar Denmark meningkatkan upaya melawan Isis dan tindak lanjut atas janji Menteri Pertahanan Peter Christensen terhadap Menteri Pertahanan AS Ash Carter bulan lalu, bahwa Denmark akan berkontribusi pada koalisi internasional melawan Isis di mana pun yang paling dibutuhkan.
 
Denmark, seperti semua negara NATO, juga di bawah tekanan dari Presiden AS Donald Trump untuk lebih terlibat dalam koalisi internasional melawan Isis, yang mana Denmark bergabung bulan Oktober 2014.
 
Menteri Luar Negeri Anders Samuelsen mengatakan pada hari Jumat, 20/1/2017, bahwa Pemerintah telah memutuskan, atas dasar permintaan dari koalisi, untuk memperluas misi operasi pasukan khusus di Irak dan Suriah,” katanya.
 
Sebagai bagian dari mandat militer diperluas, Denmark juga akan mengirim kapal perang frigate Peter Willemoes, Iver Huitfeldt-class untuk berlayar bersama kapal induk Amerika dari bulan Februari sampai Mei.
 
“Saya sangat senang bahwa sebuah kapal Denmark dapat berlayar dengan kelompok kapal induk Amerika dan hal itu akan memberikan kontribusi untuk tugas bersama,” kata Menteri Pertahanan Claus Hjort Frederiksen. “Ini akan membantu pelaut kami yang telah terampil, lebih baik lagi dan juga mendukung perang melawan Isis serta upaya untuk meningkatkan keamanan di laut di daerah di mana banyak kapal Denmark berlayar.”

Thelocal.dk

  5 Responses to “Iver Huitfeldt-class Gabung dengan Kapal Induk AS”

  1. Hehe…Denmark cuman senang ikut berlayar bersama..Kalo nyerang isis..Denmark kurang senang..krn Akan jadi target balas dendam isis ke Denmark…
    Gpp…uji nyali iver huitfeldt class…hehebe…

  2. Denmark, seperti semua negara NATO, juga di bawah tekanan dari Presiden AS Donald Trump untuk lebih terlibat dalam koalisi internasional melawan Isis.

    sepertinya lebih sulit menjadi anggota NATO karena walaupun mendapat hak perlindungan tapi kewajibannya harus nurut sama pemimpinnya…

    • halah tuh sop dah ada sejak tahun 60an
      lagipula napa orang indo masih aja nganggap presiden punya kekuasaan segala2nya layaknya raja2 dulu yg tak ada prosedur njlimet birokrasi yg semula diciptakan orang jerman agar lebih disiplin dlam pengorganisasian?

  3. Yakin bahwa kapal fregate Peter W. cukup percaya diri untuk gabung dalam kelompok tempur kapal induk AS.

    Salam

 Leave a Reply