Jan 092017
 

Tanjungpinang – Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) IV/Tanjungpinang menangkap pelaku penyelundupan solar berjaringan internasional di sekitar perairan Pulau Karimun Kecil, Karimun, Kepulauan Riau.

Komandan Lantamal IV Laksamana Pertama S Irawan, di Tanjungpinang, 09/1/2017 mengatakan, pelaku gagal menyelundupkan 30 ton solar. “Aksi para penyeludup 30 ton solar itu digagalkan Tim Lantamal IV/Tanjungpinang yang melakukan patroli menggunakan Kapal Angkatan Laut Marapas pada Sabtu (7/1),” ujarnya.

Komandan Lantamal IV menjelaskan awalnya, petugas mencurigai pergerakan kapal motor tanpa nama yang melakukan aktivitas saat gelap gulita dan gelombang laut yang cukup tinggi, kemudian melakukan pengejaran.

Kapal itu terus melaju berusaha untuk melarikan diri dari kejaran petugas. Tidak mau kehilangan target, tim sempat melepaskan tembakan peringatan untuk menghentikan kapal.

“Akhirnya pada posisi 01 04 99 U-103 24 57 T di perairan Pulau Karimun Kecil, target berhasil dihentikan dan kendalikan oleh Tim WFQR,” ujarnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan, para pelaku penyelundup BBM adalah para pemain lama, dan diindikasikan berhubungan dengan sindikat internasional.

“Kuat dugaan aksi penyelundupan BBM memiliki jaringan internasional. Modus yang digunakan para pelaku penyelundup BBM adalah dengan mengambil BBM illegal dari West OPL dengan cara ‘ship to ship’ selanjutnya dibawa menuju perairan Tanjung Balai Karimun untuk diangkut dengan menggunakan kapal-kapal yang berukuran lebih kecil,” katanya.

Dari hasil pemeriksaan, kapal itu tidak memiliki nama dengan tonase diperkirakan 35-40 GT. Kapal tanpa nama berlayar dari Tanjung Balai Karimun dengan tujuan perairan Pulau Karimun Kecil, berbendera Indonesia dengan nahkoda berinisial IB, serta tiga orang anak buah kapal berinisial YR, EP dan BG.

“Pemilik kapal berinisial I, warga Pulau Buru Tanjung Balai Karimun,” ujarnya.

Pelanggaran yang dilakukan antara lain, kapal berlayar tanpa dilengkapi Surat Pemberitahuan Berlayar (SPB), tidak dilengkapi dengan dokumen muatan (manifest) kapal dan kapal berlayar tanpa dilengkapi dokumen pelayaran.

“Kegiatan ini telah berulang kali dilakukan namun pada penangkapan kali ini justru BBM yang akan diselundupkan diduga berasal dari luar negeri yang dibawa masuk ke negara kita. Para pelaku sengaja menggunakan kapal-kapal dengan ukuran kecil yang telah dimodifikasi untuk mengangkut BBM untuk mengelabuhi petugas,” ujarnya.

Antara

  8 Responses to “Jaringan Internasional Penyelundup Solar di Kepulauan Riau Ditangkap”

  1. Tembak di tempat .jadikan rumpon..solarnya buat latamal ..xixix.iritt plus stok bbm

  2. Pertamax sdh 2x…..

  3. Pantasnya yaa gitu biar kapok

  4. Ini pantas di jadikan sasaran tembak ss pindad, krn dia lah teroris ekonomi yg sesungguhnya. Biasanya yg begini si aseng

  5. Tenggelamkan…utk nambah2 terumbu karang, agar ikan2 bisa berkembang biak lbh banyak lg..go tni…bravo tni al…

  6. Dulu yang kasus penyelundupan bbm oleh sebuah kapal tanker diperairan batam kok gelap gulita beritanya ya…

    Malahan bos pemilik tanker yang beberpa kali tersandung masalah yang sama tak tersentuh sama sekali….(tapi bukan bos cixx lho…ini orang pribumi asli batam)

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)