Mar 142017
 

Dalam upaya untuk melenturkan otot militernya, Jepang dilaporkan berencana untuk mengirimkan kapal perang terbesar, kapal induk helikopter JS Izumo, dalam pesiar selama 3 (tiga) bulan di Laut China Selatan yang sedang hangat-dipersengketakan.

Kapal induk helikopter JS Izumo Angkatan Laut Jepang, yang juga disebut sebagai perusak helikopter (DDH-183).

Pada bulan Juli 2017, kapal perang berbobot 24.000 ton ini diatur untuk mengadakan latihan bersama angkatan laut di Samudera Hindia, dengan kapal dari angkatan laut AS dan India. Sehubungan dengan itu ia akan singgah di Sri Lanka, Filipina, Singapura dan Indonesia, sebelum kembali ke Jepang pada bulan Agustus 2017.

Salah satu sumber yang tak disebutkan namanya mengatakan, “Tujuannya adalah untuk menguji kemampuan kapal JS Izumo dengan mengirimkan keluar pada misi yang panjang… Ini akan berlatih dengan Angkatan Laut AS di Laut China Selatan”.

Sengketa di Laut Cina Selatan saat ini adalah seputar klaim teritorial oleh China, Malaysia, Filipina, Brunei, Taiwan, Malaysia dan Vietnam, akan tetapi sengketa Tokyo dengan Beijing berada di Laut China Timur.

Presiden Filipina Rodrigo Duterte, telah mencoba menggeser ketergantungan Manila dari Washington, dengan mengundang kapal induk helikopter JS Izumo untuk berlabuh di pelabuhan Teluk Subic, sekitar 100 km sebelah barat dari Manila.

Sebuah langkah terbesar dari kekuatan Angkatan Laut Jepang sejak berakhirnya Perang Dunia II, menyusul tindakan tegas Presiden AS Donald Trump terhadap Beijing, yang mengecam penumpukan instalasi militer China di pulau-pulau buatan yang telah dibangun di Laut China Selatan.

Sputnik News

Peminat manga, anime, gadget, sains & teknologi, sosial-politik dan militer
Link medsos ada dibawah
– Facebook
– Google Plus
– Twitter

  22 Responses to “Jepang Akan Kirim Kapal Perang Terbesar Ke Laut China Selatan”

  1. walah… makin ramai nih di LCS πŸ˜€ bakal ada pesta kembang api πŸ˜†

    • Jepang menyiram bensin kedalam api. Nambah masalah aja di kawasan LCS. fokus dong dengan sengketa di LCT jangan malah bikin runyam di LCS. Negara yang tidak ada sangkut pautnya dengan LCS, jangan jadi kompor. Pasti suruhan amereka

    • menanti kehadiran naga laut yang tertidur puluhan tahun lalu, adalah puncak perselisihan yang konon akan melenyapkan 1/2 negara di asia. apakah negara malon termasuk. bukankah malon adalah negara terjaguh di dunia. heheheeee

    • Semua gara” biang kerok si cina….

  2. Pertalite deh

  3. CUMA BERANI BILANG….. (AKAN) BORONG.

  4. LCS dan LCT semakin hangat tar akan banyak yg mancing mania dengan angkuh menunjukakan klu kapal dan pancingannya yg paling yahut!

  5. 2020 inggris dan prancis ikutan nimbrung ke stu LCS..kapal induk rusia Klou sudah selesai ikutan juga Ngopi bareng… Asek asek… Wah tambah rame aj…… Nanti Ujung2nya selfi bareng… Hahahaha

  6. Mantap makin seru episode LCS. Kalau kita ini sebaiknya menonton saja sebab untuk jd pemain atau peserta kelas asia belum mampu menang apalagi dunia. Ups itukan balbalan xixixi

  7. Sehubungan dengan itu ia akan singgah di Sri Lanka, Filipina, Singapura dan Indonesia, sebelum kembali ke Jepang pada bulan Agustus 2017.

    lohhh kenapa ini kapal tidak singgah di malonsial katanya malon negara jaguuuhh

  8. Jepang pindahkan hot spot dari LCT ke LCS untuk kurangi resiko.

  9. jepang miskin SDM pasokan energinya baik dari africa atau Timur tengah,dan hasil industrinya harus melewati perairan LCS,jika status LCS yang jalur laut internasional di caplok china maka jepang akan semakin lemah,seperti halnya China yang tak Rela samudra Hindia di kendalikan oleh india sebab itu adalah rute perdagangan dan suplai energi terbesar china yang datang dari Africa ,timur tengah dan jalur perdagangan menuju eropa.jadi wajar saja jepang yang sebelumnya pasifis (cinta damai) berubah menjadi lebih aktip dengan uu pertahan kolektif nya.

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)