Aug 052016
 

Pada Pameran Eurosatory 2016 “Pertahanan & Keamanan Internasional”, Rheinmetall Defence, perhatian militer Jerman, menyajikan model senjata yang telah dikembangkan terutama untuk menghancurkan tank T-14 Armata dan Tank T-90 buatan Rusia.

Senjata kaliber 130 mm akan dipasang pada tank baru Jerman dan Perancis yang sedang dalam pengembangan sebagai pengganti Leopard 2 dan tank tempur Leclerc, tulis Defense Update.

“Demonstrasi teknis pertama senjata tersebut dilakukan pada bulan Mei 2016 dan setelah presentasi di Eurosatory itu akan diuji di lapangan tembak Rheinmettal,” kata situs IHS Jane.

Perusahaan Jerman saat ini sedang sibuk membangun proyektil khusus penembus pelindung baja untuk senjata tersebut (dilengkapi dengan sistem peluncur yang disempurnakan dan inti tungsten memanjang).

Namun, para ahli Rusia percaya bahwa itu hampir mustahil untuk mengevaluasi kemungkinan nyata senjata tersebut sampai pengujian proyektil dilakukan.

Dunia Tank

Jerman mulai mempertimbangkan upgrade tank Leopard 2 yang terkenal untuk generasi berikutnya setelah Rusia menyajikan Platform tempur Armata.

Sekarang, dengan T-14 yang telah masuk ke jajaran militer Rusia, Perancis dan Jerman sedang melakukan pembicaraan bilateral bukan hanya pada pengembangan artileri generasi baru tetapi juga rencana penggantian tank berat Leopard dan Leclerc sesuai potensi tempur Armata ini.

Presiden Rusia Vladimir Putin (Kiri) mendengarkan Andrei Terlikov (Kanan), kepala Biro Desain Ural Transportasi Mesin, saat mereka melihat kendaraan tempur infantri Rusia MBT T-14 Armata di pabrik Uralvagonzavod di kota Urals, Nizhny Tagil, Rusia 25 November 2015. (Reuters)

Presiden Rusia Vladimir Putin (Kiri) mendengarkan Andrei Terlikov (Kanan), kepala Biro Desain Ural Transportasi Mesin, saat mereka melihat kendaraan tempur infantri Rusia MBT T-14 Armata di pabrik Uralvagonzavod di kota Urals, Nizhny Tagil, Rusia 25 November 2015. (Reuters)

Sebelumnya, para ahli militer mencatat bahwa tank Leopard 2 Jerman, sebagai salah satu MBT terbaik di dunia, tidak memiliki proyektil yang mampu menembus baju besi dari tank T-80 Rusia, tank T-90 dan tank T-14 Armata, laporan National Interest AS.

Namun, Jerman secara aktif bekerja untuk memecahkan masalah ini dengan adaptasi proyektil tank produksi Amerika atau dengan mengembangkan sendiri habis amunisi berbasis uranium, tulis National Interest.

Promosi Produk

Meskipun Rheinmetall Defence menghadirkan senjata baru sebagai sumber daya untuk memerangi platform tank Armata Rusia, namun masih belum diketahui seberapa efektif senjata tersebut dalam melawan teknologi Rusia yang baru.

“Senjata baru tank 130 mm Jerman masih dikembangkan dan tidak jelas apakah itu akan mampu menembus baju besi tank utama Rusia”, kata Igor Korotchenko, kepala editor majalah Pertahanan Nasional.

Korotchenko menekankan bahwa selama proyektil senjata ini belum dibuat, pernyataan tentang keunggulannya atas tank Rusia hanyalah upaya produsen untuk mengiklankan produknya.

Salah satu sumber RBTH mengatakan bahwa para ahli industri pertahanan masih belum mengucapkan putusan akhir mereka pada senjata baru Jerman: “Pada saat ini delegasi kami sedang mengakrabkan diri dengan masalah tersebut”, kata sumber itu.

Pada bulan April 2016 Kementerian Pertahanan Rusia menandatangani kontrak untuk membeli 100 tank Armata. Menurut Deputi Direktur Jenderal Uralvagonzavod Vyacheslav Khalitov, angkatan bersenjata Rusia akan menerima seri pertama dari 100 tank T-14 di 2017-2018.

Sumber: RBTH

  32 Responses to “Jerman Ciptakan Senjata Penghancur Tank Armata dan T-90 Rusia”

  1. Sufah ada antidote nya ternyata

  2. Silahkan semua bikin antidot nya biar seru..

  3. RHEINMETALL & METALLICA ,beta suka

  4. Ntar kali sehari jadi,pindat tinggal pasangkan ke panser badak tetapi tentunya versi 8×8,kalo 6×6 bakalan terseok Seok jalannya. Sippp….

  5. Pantesan leopard nya dijual ke Indonesia, lawan t80 aja kalah

  6. Jerman mimpi bisa kalahkan armata russia, liat aja gambar diatas mbt t14 armata besarnya 3 kali lipatnya leopard 2, jika kedua mbt baku tembak,, leopard hancur berkeping2, produk russia saat ini tdk bisa dikalahkan…itu kenyataan!!!

    • gak ampe 3 kalinya lah bang, ukuran juga gak nentu, jangan mikir kek anak2 “besar lebih baik”, faktanya yamato pun sekarang lenyap, midway lenyap, tiger 2 ditembus IS2 yang lebih kecil….

  7. Jadi gini ibarat tank armata itu Kaleng biskuitnya carin.. yang tidak bisa di penyokkan dengan palu misalnya…krn saking pejalnya..
    Maka cara lain adalah dengan membakar kaleng tersebut…

    Jadi bikin senjata yang bisa membakar dengan daya bakar tinggi…otomatis jadi kaleng panggang..

    Kita kasi nama rudal anti tank barbekyu..

  8. Sebenarnya yang menjadi kelemahan adalah “proyektil” tidak dapat menembus armor, apabila pindad mampu mengembangkan proyektil tersebut, maka Leopard 2 RI juga bakal ditakuti, apalagi sama si Malon CS. Apalagi pindad sudah mampu membuat peluru sniper yang mampu menembus kendaraan lapis baja, jadi bukan hal sulit membuat proyektil untuk si Leopard 2

    • Bukan hal sulit? memang anda paham langsung mekanismenya? lalu kalau mau bikin kita cari uranium dari mana? tungsen dari mana? gak bisa asal nambang, uraniumnya harus sisa bekas dipake, kalo bikin HEAT percuma, karna kebanyakan tank sekarang pake ERA dan active protection system

  9. gmn jadi nya tank armata ketemu leopard kita…..????

  10. Berapa meter tebel baja pada tank armata sampai tidak bisa ditembus oleh meriam leopard?

  11. Yaa begitulah tekhnologi, Namun sudah barang tentu Rusia tidak akan tinggal diam,,selama ini kan sudah jadi pakem bahwa Teknologi material untuk Tank, panser dan sejenisnya Russia adalah yang terbaik,,namun tekhnologi selalu berkembang,,

  12. gak usah canggih2..,,yang penting murah, produksi sendiri dan jumlahnya banyak. Pasti menang..!!

  13. Teknologi terus berkembang…kapan PINDAD mengembangkan varian baru Tank misalnya? kecil, kuat, lincah bermanufer dan mematikan Tank sekelas Leopard misalnya….pasti bisa

  14. jerman mulai bangkit,
    dulu dia punya heavy tank tiger II.. Panzerfaust , dsb ..
    kini dia mulai balas dendam ke rusia

    • kebalik, si merkel ajak adu otot beruang setelah kuat dan tiba waktunya bakalan nimpuk inggrish dan us. Arya tdk mungkin cocok dgn britain, itu sejak dulu. Krn arya ras unggul.

  15. Perang dagang di pasar per Tank an telah dimulai..

    saling mengumbar antidote nya justru membuat para pihak saling siaga

  16. susah 2 amat pakai javelin aja rontok tuh armata rata2 tank lemah pada bagian atas lagi pula javelin ga bisa di jammer sama armata karena sistem kabel

    • dari mana pake kabel mas?? ngawur, javelin itu fire and forget, jangan lupa Armata punya active protection system “Arena”, pahami dulu cara kerjanya sebelum komen

  17. Persaingan sehat menghasilkan inovasi”baru & melahirkan sebuah karya yg tercanggih

  18. Antidotnya armata bagi Jerman sebetulnya sangat mudah, tinggal cabut aja UU yg melarang penggunaan senjata yg mengandung uranium.
    Dan tinggal tunggu aja 6bln pasti beres itu tripel layernya armata.. Hhi”

  19. Pake tank top pasti acur deh mbt t 14 armata sama T 90 nya rusia, kn pkiran orang rusia parno semu wkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkkwkwkwkwk

  20. Emangnya selama ini jerman gk punya senjata apa,? Asbun saja.
    Jerman ok….

 Leave a Reply