Mar 132017
 

Sebuah mesin yang dikembangkan di dalam negeri akan segera mentenagai jet tempur siluman terbaru China, menurut seorang ilmuwan senior yang bekerja untuk Aero Engine Corp of China (AECC).

“Ini tidak akan memakan waktu lama bagi pesawat tempur generasi kelima kami untuk mendapatkan mesin buatan China”, kata Chen Xiangbao, Wakil Presiden AECC Beijing Institute of Materials Aeronautical. Chen, yang juga sebagai anggota dari Chinese Academy of Engineering, mengacu pada jet tempur siluman J-20.

“Pengembangan mesin berjalan dengan baik. Kami juga telah mulai merancang mesin pesawat terbang generasi berikutnya dengan rasio thrust-to-weight yang jauh lebih tinggi dari mesin yang ada saat ini”, katanya. Rasio thrust-to-weight merupakan indikator atas kemampuan dari sebuah mesin pesawat terbang.

Angkatan Udara China baru-baru ini mengkonfirmasi, tanpa menjelaskan lebih lanjut, bahwa J-20 telah dimasukkan ke dalam layanan aktif. Pengamat industri penerbangan mengatakan, pesawat masih menggunakan mesin buatan Rusia karena kurang cocoknya mesin yang dikembangkan di dalam negeri.

Chen mengatakan bahwa para ilmuwan dan insinyur China terus berusaha untuk menjadi pemain utama dunia dalam hal penelitian dan pengembangan mesin pesawat terbang mutakhir, namun China masih memiliki jalan panjang untuk dilalui sebelum dapat mengembangkan dan memproduksi mesin berkelas dunia, kata Chen.

“Misalnya, kami dapat mengembangkan dua komponen yang paling penting dalam sebuah mesin canggih – bilah turbin single superalloy kristal dan bubuk metalurgi superalloy turbin disk – namun sewaktu di produksi massal, kualitas produk sangat tidak memuaskan”, katanya. Ini cuma masalah waktu dan ketekunan untuk dapat membuat mesin yang handal, katanya.

“Jalan menuju keberhasilan penuh dengan kemunduran dan kegagalan. Setiap mesin terbaik dunia telah berjalan melalui semua tahapan ini”, tambah Chen.

Yin Zeyong, Kepala Komisi Sains dan Teknologi AECC, sebelumnya mengatakan bahwa mesin yang baik adalah bukan hanya berasal dari desain yang baik tetapi juga dari eksperimen dan pengujian yang membutuhkan waktu.

Meskipun prestasi yang luar biasa China dalam ilmu pengetahuan, teknologi dan industri manufaktur selama beberapa dekade terakhir, pembuatan mesin pesawat tetap menjadi salah satu dari beberapa bidang di mana negara ini masih tertinggal dari pemain kelas atas seperti Amerika Serikat dan Rusia.

Karena kecanggihan mesin pesawat moder, seperti mesin turbofan afterburning, yang mentenagai Lockheed Martin F-22 AS dan Sukhoi Su-35 Rusia, hanya lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB yang memiliki sarana teknis untuk dapat mengembangkan dan menghasilkan mesin-mesin tersebut.

Tang Changhong, kepala desainer dari pesawat angkut strategis Y-20 China dan anggota Komite Nasional CPPCC, mengatakan kepada China West City Daily bahwa pesawat Y-20 akan dilengkapi dengan mesin yang dikembangkan secara mandiri pada tahun 2018 atau 2019.

China Military

  32 Responses to “Jet Siluman J-20 China Segera Didukung Oleh Mesin Lokal”

  1. 1 st……

  2. 2 st

  3. usaha tak kenal lelah dari China

  4. Mirip ifx

  5. 9 st

  6. 10 st

  7. 11 st

  8. 12 st

  9. sayap canard akan menambah RCS sehingga bisa mengurangi sifat stealth nya..

    • Rafale punya cara sendiri mensiasati agar stealth walau pakai canard. Ada baiknya kalo bisa dapat ilmu dari Perancis ini.

      • setahu saya rafael bukan pesawat stealth.. dan tdk menggunakan WEAPON IN BAY utk menyimpan rudal nya agar dpt mengurangi RCS nya

        • Yg dimaksud @Rini mungkin adalah “Thales Spectra” bung, sebuah sistem peperangan elektronik yg membuat Rafale menjadi pespur Semi-Stealth.

          Tolong koreksi jika salah, 🙂

          • Dari beberapa berita Red Flag yang diikuti rafale, tampaknya spectra bukan untuk menghilangkan pesawat dari radar, tapi mengubah parameter tangkapan radar sehingga radar menganggapnya sebagai bentuk lain…CMIIIIIIW

  10. sistem yg dibuat china saya yakin bisa bekerja sesuai fungsinya..
    apakah itu pespur, peskut, UAV dll…

    tapi saya tidak yakin dengan akurasi dan lifetime nya,,,

  11. Panjang banget bodynya ya. Spt nya susah bermanuver lincah.
    Salut atas inovasi china.

  12. Kapan NKRI bs mengejar segala ketertinggalan Teknologi Militernya ya?

  13. Mirip kfx/ifx

  14. Indonesia yang lagi berkiblat ke China hrs segera borong j 20/31 sebanyak 2 skuadron..

  15. bengkel pusat RnD permesinan di indonesia ada gak? ? negara besar masa tak punya visi misi besar untuk mandiri dlm penguasaan teknologi. biar kelihatan ada usaha walau pasti gagal minimal bengkel abal abal harus punyalah. jaga2 kalo anak cucu tanya.

    • Heheheee… benar tuuuuuhh @bung BS…. hrs punya bengkel RnD spesialis mesin jet…. kali aja ada orang yg ngasih ilmu high tech bs bikin mesin jet kecepatan 3,5 up to 4 match stabil tanpa afterburner shg irit bahan bakar, range up to 17.000Km, life time mesin panjang up to 90.000 jam terbang kan lumayan tuuuhh… #edisi pengen negara ini maju dan mandiri inhan….

  16. apa yah hebatnya A10 sampai masuk film di TransTV 22.55 hari ni ??? apakah manuvernya memang sehebat syuting filmnya ketika menghindari kejaran HK (pespur robot) ini ??

  17. mesin zonktonk

  18. Semua tergantung niat & usaha tak kenal lelah dr pemimpin” yg tulus ( non korupsi ) utk kemajuan bangsa & negara…

 Leave a Reply