Jan 022017
 

Jet Tempur Suriah

Beirut – Pesawat tempur Suriah melanjutkan pengeboman di lembah yang diduduki pemberontak, di dekat Damaskus pada Minggu, 1/1/2017, kata petinggi pemberontak dan pengawas.

Peristiwa itu terjadi pada hari ketiga gencatan senjata, saat 24 jam sebelumnya tidak terjadi serangan udara.

Kesepakatan gencatan senjata yang diprakarsai Rusia dan Turki yang juga disambut Dewan Keamanan PBB, berulang kali dilanggar sejak dimulai dan kedua pihak saling menyalahkan.

Pemberontak pada Sabtu memperingatkan akan mengabaikan gencatan senjata jika pemerintah terus melanggarnya, dan meminta Rusia, yang mendukung Presiden Bashar Al Assad, mengekang serangan tentara dan milisi di lembah itu pada pukul 20.00.

Pengeboman berhenti sebelum waktu itu, meskipun terjadi sejumlah bentrokan, namun dimulai kembali pada Minggu malam.

Belum jelas apakah pemberontak akan meninggalkan gencatan senjata itu. Seperti yang terjadi di Suriah sebelumnya di beberapa wilayah, meskipun terdapat yang masih berlaku di lokasi lain.

Serangan itu mengenai wilayah Wadi Barada, dimana pasukan pemerintah beserta sekutunya melancarkan sebuah operasi lebih dari satu minggu lalu, seorang juru bicara dari kelompok pemberontak Jaish Al Nasr dan Badan pengawas HAM Suriah di Inggris mengatakan.

Terdapat “serangan dan usaha keras oleh Assad dan milisi Syiah untuk menyerbu Wadi Barada” dari perbukitan sekitar, juru bicara pemberontak, Mohammed Rasheed mengatakan.

Media nasional dan pengawas mengatakan ratusan orang meninggalkan Wadi Barada dalam beberapa hari terakhir ke lokasi yang diduduki pemerintah.

Pada Minggu pagi sejumlah pesawat tempur pemerintah melancarkan serangan udara di pedesaan Aleppo selatan, pengawas dan petinggi pemberontak menyebutkan.

Pasukan pemerintah juga melancarkan serangan malam terhadap para pemberontak di Ghouta, dekat Damaskus, yang berhasil menduduki sepuluh peternakan, pihak pengawas mengatakan.

Petinggi pemberontak lain berpendapat bahwa pertempuran kecil di darat tidak melanggar gencatan senjata, namun serangan udara itu merupakan “pelanggaran jelas”.

Kementerian pertahanan Rusia menuduh para pemberontak melanggar gencatan senjata berulang kali.

Kantor berita militer, yang dikelola kelompok Hizbullah Lebanon, sekutu Assad, mengatakan tentara Suriah menyasar pegaris keras dari Aleppo selatan dan Wadi Barada.

Militer mengatakan kelompok Front Nusra, yang sebelumnya adalah cabang Al Qaeda, tidak disertakan dalam gencatan senjata itu namun pemberontak mengatakan sebaliknya.

Kesepakatan gencatan senjata terbaru merupakan yang pertama yang tidak melibatkan Amerika Serikat maupun PBB, sebuah refleksi pertumbuhan pengaruh diplomatis Moskow setelah serangan udara Rusia, yang membantu Assad merebut kembali Aleppo utara pada bulan lalu.

Kemenangan itu memperkuat kedudukan presiden saat para pihak berseteru bersiap melakukan pertemuan perdamaian di Astana, Kazakstan pada bulan ini.

Antara/Reuters

  8 Responses to “Jet Tempur Suriah Serang Lembah Dekat Damaskus”

  1. serbuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuiuuuu

  2. teroris harus diusir dari bumi ini, bukan hanya disuriah.

  3. di wadi barada merupakan penampungan air untuk pneduduk dmascus, dikuasai oleh pemberontak yang berfilaasi dengan al qaeda/Nusra jadi tidak termasuk dalam perjanjian gencatan senjata
    pemberontak menggunakan tampungan air ini jadi kartu truf menekan pemerintah

  4. Nyimak mawon…

  5. bangsa parasit yg ngakak karena berkurang 1 musuhnya tahu sendiri kan suriah sejak berdirinya negara zionist, suriah paling getol ngelawan meski terus2an kalah bahkan mesir dan saudi pun mau diajak berdamai

  6. Pemberontak itu merupakan pasukan oposisi yg didukung Barat, AS, Arab Saudi, Turki dan negara2 teluk. Pasukan pemerintah ezim Bassar Assad didukung Rusia, Iran dan Tiongkok. Pemerintah Assad menyebut pasukan oposisi pemberontak itu sebagai teroris. Sementara itu ada juga yg memang teroris yaitu ISIS atau daesh lyg manamereka ini merupakan musuh bersama dari pemberontak oposisi maupun pemerintah Bassar Assad juga koalisi anti ISIS pimpinan AS dan Barat. Itu yg aku ketahui

  7. hajar terus bentukan NATO/USA,, ular dlm negara,,,jgn kasih ampun..mumpung lg tercerai berai..klo perlu sapu bersih,,kirim balik ke tuan nya….

 Leave a Reply