Dec 232016
 

Menjelang perayaan natal 2016, sebanyak 7 gereja di wilayah kota Mojokerto, Jawa Timur diperiksa tim penjinak bahan peledak atau Jihandak Gegana Polda Jatim.

Penyisiran dan pemeriksaan ini dilakukan di gereja-gereja dengan banyak jemaat, terlebih pada tahun 2000 silam tiga gereja di kota Mojokerto pernah menjadi sasaran bom dari kelompok teroris.

Sasaran sterilisasi pertama, yaitu Gereja Katolik Santo Yosef di jalan Pemuda kota Mojokerto. Di lokasi ini tim Jihandak Gegana Polda Jatim melakukan penyisiran di dalam gereja, termasuk mimbar dan kursi jemaat.

Satu persatu tempat-tempat yang tak terjangkau pengamanan internal gereja diperiksa tim Jihandak Gegana Polda Jatim dengan menggunakan alat explosive vapor detector atau pendekteksi bahan peledak.

Selain di Gereja Katolik Santo Yosep, razia dan sterilisasi bahan peledak juga dilakukan di 6 gereja lainnya, termasuk Gereja Allah baik dan Gereja Eeben Haezer, yang di tahun 2000 silam sempat diledakkan kelompok teroris.

Ketiga gereja tersebut pernah diguncang bom hingga menewaskan seorang jemaat di Gereja Santo Yosep dan Riyanto, anggota banser gerakan pemuda Anshor Nahdlatul Ulama yang turut menjaga gereja eben heizer kala itu.

Menurut Wakapolresta Mojokerto, Kompol Hadi Prayitno, pemeriksaan yang dilakukan Tim Jihandak Gegana Polda jatim, dimaksudkan untuk mengantisipasi adanya serangan kelompok teroris. Selain itu sterilisasi ditujukan untuk memberi rasa aman bagi para jemaat gereja.

“Sesuai Arahan dan petunjuk Bapak kapolda Jatim, semua Gereja akan mendapatkan pengamanan khusus selama natal hingga tahun baru, tegas Kompol Hadi kepada jakartagreater (22/12/2016).

Bagikan Artikel:

  4 Responses to “Jihandak Gegana Polda Jatim Sterilisasi 7 Gereja di Kota Mojokerto, Jelang Natal”

  1. SIAGA

  2. WASPADA

  3. Banser NU strong…hancurkan teroris2 yg merusak dan membikin onar di indonesia

 Leave a Reply