Feb 022017
 

VICTORIA – Kanada berharap untuk menerima jet tempur Super Hornet pertama pada tahun 2019 tetapi masih harus menuntaskan harga serta manfaat industrinya, menurut pejabat pemerintah Kanada. (Defense News, Rabu)

Menteri Pengadaan Pertahanan, Judy Foote dari Partai Liberal, mengatakan negosiasi sedang berlangsung antara pemerintah AS dan Boeing untuk pengadaan 18 unit Super Hornet, tapi rincian masih harus dibicarakan lebih lanjut.

“Kami sedang berusaha mendapatkan kesepakatan terbaik yang bisa kita dapatkan, melihat harga, melihat kemampuan, melihat manfaat ekonomi”, kata Foote kepada House of Commons pada 31 Januari 2017.

Menteri Pertahanan Kanada Harjit Sajjan mengumumkan pada 22 November 2016 bahwa Kanada akan membeli pesawat dalam kesepakatan sumber tunggal. Dia mencatat pemerintah telah dipaksa melanjutkan akuisisi mendesak atas kesenjangan kemampuan yang muncul pada armada jet tempur CF-18 saat ini. Dengan penuaan pesawat-pesawat tersebut, Kanada tidak bisa memenuhi komitmen pertahanannya pada Komando Pertahanan Udara Amerika Utara, NATO dan lain-lain.

Anggota Parlemen dari Partai Konservatif , Pierre Paul-Hus meminta pemerintah federal untuk mengungkapkan biaya sebenarnya dari pembelian, mencatat bahwa laporan CBC News menyebutkan bahwa biaya tersebut antara CAN 5 – 7 milyar (USD 3,8  – 5,3 milyar).

Foote menolak menjawabnya, dan mengatakan bahwa itu bukan sikap bertanggung jawab untuk “mendiskusikan di depan umum” sebelum kontrak itu selesai.

Tapi Sajjan meragukan angka tersebut. “Tidak ada tag harga yang tepat sekarang ini”, katanya kepada wartawan. “Saat kita telah melalui proses yang benar, memiliki semua informasi yang diperlukan, maka kita akan mengetahui harga yang sebenarnya”.

Angka yang digunakan oleh CBC juga termasuk dukungan jangka panjang, in-service, simulator dan biaya lainnya.

Pemerintahan Partai Liberal ingin melihat pesawat pertama dikirimkan pada tahun 2019, menurut sumber industri dan pemerintah yang dikonfirmasi.

Pemerintah Kanada juga berniat untuk menjalankan kompetisi terbuka untuk membeli armada jet tempur guna menggantikan armada CF-18 secara permanen.

F/A-18E/F Super Hornet Diharapkan Tiba Akhir 2020.

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau yang berasal dari Partai Liberal telah berjanji bahwa, jika terpilih lagi, maka pemerintahnya tidak akan membeli jet tempur siluman F-35 buatan Lockheed Martin, karena pesawat itu terlalu mahal untuk kebutuhan Kanada.

Pemerintah Trudeau, bagaimanapun telah mengatakan kepada Lockheed Martin agar dipersilahkan untuk memasukkan jet tempur F-35 dalam kompetisi yang akan diadakan di masa yang akan datang.

Kritikus pertahanan dari Partai Konservatif, James Bezan mengatakan klaim Sajjan bahwa ada kesenjangan kemampuan CF-18 yang ada telah setuju untuk mendukung pembelian Super Hornet dari sumber tunggal.

“Sebanyak 77 unit jet tempur CF-18 negara itu masih mampu melakukan tugasnya sampai kompetisi penuh dapat diselenggarakan untuk membeli pesawat baru”, tambah James Bezan.

JakartaGreater

Artikel Terkait :

  6 Responses to “Kanada Ingin Super Hornet Tahun 2019, Tapi Harga Belum Diputuskan”

  1. F-35 bener2 dibatalain yaa…

  2. Ish ish ish kesiaannya f35, udah ga dianggep lg….abis hrgnye bikin kacau jeeee!!!

  3. Kalau Super Hornet boleh dijual ke RI,
    Bisakah dipertimbangkan sbg penerus F-5 ?

    • Super hornet itu bnyk kekurangannya bung jika dibandingkan dengan Su27/30, bahkan saya rasa F16V lebih gahar dari Super hornet ini,

  4. ayo kanada… borong aja kornet banyak-banyak 😀

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)