Mar 152017
 

Kanada telah mengambil langkah berikutnya dalam mengejar armada interim Boeing F/A-18 Super Hornet dengan mengirimkan surat permintaan kepada pemerintah AS pekan ini.

Jet tempur CF-18 Hornet milik Angkatan Udara Kanada. (© RCAF)

Pada tanggal 13 Maret, pemerintah Kanada mengirim surat seputar kemampuan, jadwal dan persyaratan manfaat ekonomi untuk akuisisi interim 18 unit F/A-18E/F Super Hornet. Kanada mengharapkan tanggapan dari AS pada awal musim gugur ini, menurut siaran pers pemerintah Kanada pada 14 Maret seperti dilansir oleh Flight Global.

Departemen Pertahanan AS selanjutna akan mengembangkan proposal resmi dengan Boeing dan pemasok subtier, termasuk pemberitahuan kepada Kongres AS pada potensi Super Hornet yang dijual ke Kanada. AS dan Kanada bisa masuk ke dalam perjanjian resmi untuk pengadaan armada interim pada awal 2018.

“Kanada telah mengkonfirmasi komitmennya kepada pemerintah AS untuk menerapkan kebijakan manfaat industri dan teknologi pada potensi akuisisi ini, yang mengharuskan pemasok untuk melakukan investasi di Kanada sebesar 100% dari nilai kontrak mereka” menurut pernyataan pemerintah Kanada.

“Kebijakan ini akan memberikan kesempatan kepada perusahaan Kanada untuk berpartisipasi secara langsung dalam pengadaan ini, mengembangkan pemasok yang berasal dari Kanada, dukungan inovasi melalui riset dan pengembangan, menumbuhkan peluang ekspor bagi perusahaan-perusahaan Kanada dan menciptakan lapangan kerja di Kanada”, tambah pernyataan itu.

Pengganti untuk armada tua dari jet tempur CF-18 Hornet Kanada menjadi gada politik selama pemilu 2015, dengan kandidat dari Partai Liberal, liberal Justin Trudeau menentang anggaran Program Lockheed Martin F-35.

Pada bulan November 2016, pemerintahan Trudeau memutuskan untuk membuat kompetisi terbuka bagi pengganti CF-18 hornet dan menyuguhkan armada interim Super Hornet mewakili hantaman pada Lockheed dan melakukan referendum pada kebijakan mantan Perdana Menteri Kanada sebelumnya, Stephen Harper.

Para pejabat pemerintah Kanada telah bertemu dengan pejabat pemerintah AS dan Boeing secara teratur dalam beberapa bulan terakhir untuk membahas pembelian interim, menurut rilis pers tersebut.

Bulan lalu, Menteri Pertahanan Kanada, Harjit Singh Sajjan bertemu dengan Menteri Pertahanan AS, James Mattis di Pentagon, akan tetapi Departemen Pertahanan Kanada secara resmi menyebutkan bahwa pertemuan itu hanyalah diskusi seputar NATO, NORAD dan memerangi ISIS.

Flight Global

Artikel Terkait :

  14 Responses to “Kanada Mengirimkan Surat Permintaan Interim “Super Hornet” ke AS”

  1. Kanada sdh bulat pilih Super Hornet sepertinya.

    • Berarti nggak jadi nerbangin kalkun bulat ya bung?

    • Dari pada F-35 produk gagal tapi masih di jual kanada lebih memilih F-18.. bank ruskye

    • keputusan yang cerdik menurut saya, sambil menunggu seluruh masalah F-35 dibereskan termasuk update software dan persenjataan serta sudah pasti turunnya harga F-35, mungkin jauh dibawah $ 80 juta, sehingga kanada bisa sekalian borong 😆 karena klo beli sekarang harganya mahal dan masih takut basah 😛

  2. Pilihan yg rasional, F 18 lbh Bagus dari F 35

  3. yg ngerti kualitas malaysia ya cuman indonesia begitu jg sebalikny. yg ngerti kualitas f35 ya cm tetangga terdekatnya yaitu kanada. makanya beli f18.

  4. Pemimpin kanada masih waras

  5. Super tukino..paling ok..

  6. Naik dikit ke F 15 SE klu dikasi…

  7. Ternyata kanada doyan juga super kornet ya? Mendingan daripada kalkun panggangF35.

  8. Pengganti CF-18 Hornet dibuat jadi gada politik. SU-35 kapan ?

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)