Jul 302016
 

Sasebo, Jepang (NNS) – Embarkasi untuk pertama kalinya pengiriman kendaran pasukan Beladiri Angkatan Darat Jepang (JGSDF – Japan Ground Self-Defense Force) dari kapal militer Amerika Serikat berlangsung di Komando Armada Laut Amerika Serikat di Sasebo, Jepang, 27 Juli.

Embarkasi yang sekaligus praktek dan kesempatan pelatihan untuk membangun interoperabilitas antara Angkatan Darat AS dan Angkatan Darat Jepang.

“Kami selalu berusaha untuk membangun interoperabilitas, memungkinkan kita untuk saling memahami kemampuan mereka dan untuk menguji dan melatih kemampuan kita sendiri”, kata Mayor Jacqueline Hearne, petugas penghubung Angkatan Darat AS di Camp Kengun, Kumamoto.

USAV Coamo (LCU-2014) kapal pendarat utilitas Militer AS Runnymede-Class di pangkalan Angkatan Laut Sasebo – Jepang

USAV Coamo (LCU-2014) kapal pendarat utilitas Militer AS Runnymede-Class di pangkalan Angkatan Laut Sasebo – Jepang

USAV Coamo (LCU-2014) kapal pendarat utilitas Militer AS Runnymede-Class di pangkalan Angkatan Laut Sasebo – Jepang

Enam kendaraan dari Divisi 8 Angkatan Darat Jepang, campuran kendaraan Type 87 pengintai lapis baja dan kendaraan lapis baja ringan, dipindahkan dari pantai menggunakan kapal USAV Coamo (LCU-2014) pendarat utilitas militer AS Runnymede-Class. Coamo akan mengangkut kendaraan dari Sasebo di pulau Kyushu ke Yokohama di pulau Honshu. Kearns mengatakan embarkasi ini menunjukkan kemampuan Angkatan Darat AS untuk memindahkan pasukan jarak jauh antar pulau.

Kemampuan untuk memindahkan kendaraan Jepang dan aset lainnya untuk menanggapi keadaan darurat, seperti penggunaan pesawat baling-baling MV-22 Osprey milik Korps Marinir AS selama bantuan gempa Kumamoto, adalah alasan utama pelatihan embarkasi sangat dibutuhkan.

“Saat ini kami sedang mencoba untuk membantu Jepang mengembangkan kemampuan mereka sendiri untuk manuver dan memungkinkan mereka untuk memindahkan peralatan dari satu daerah ke daerah lain,” kata Kearns. “Membiarkan perahu kami untuk membantu melakukan dan menunjukkan kepada mereka bagaimana caranya untuk memperluas kemampuan mereka sendiri untuk manuver.”

Saat ini Angkatan Darat Jepang tidak memiliki aset transportasi air, tetapi bergantung pada rekan-rekan mereka di Angkatan Laut Jepang (JMSDF – Japan Maritime Self-Defense Force) dan Angkatan Darat AS.

Setelah di Yokohama, kendaraan akan bergabung kendaraan lain Angkatan Darat Jepang dan dikirim melalui kapal komersial ke Amerika Serikat di mana mereka akan ambil bagian dalam Rising Thunder, latihan tahunan bilateral Jepang-AS yang diselenggarakan di Yakima Training Center, Washington.

Artikel Terkait :

  9 Responses to “Kapal Militer AS Embarkasi Kendaraan Militer Jepang”

  1. Tiga

  2. JSDF masih tetap dikungkung AS..

  3. nah bikin lst ya kayak gini dong….pintunya lebar luas jadi kendaraan apapun masuk bebas…nyaman,gak kayak disini bikin lst lebar pintu mepet banget ama ukuran leopard

  4. Wah… Knp jepang harus belajar sama AS.. Knp ga sama TNi saja…

  5. uda sana pada nonton JAV aja..pasukan jepun dah gk kaya dulu

  6. kasian… dah lama temenan koq baru diajarin skrg

  7. hm….

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)