Dec 312016
 

Kapal selam Diesel Electric kelas DSME 209

Surabaya – Pelatihan Kesatuan Persiapan Pengambilan Kapal (KPPK) Kapal selam Diesel Electric kelas DSME 209 Tahap II KRI Ardadedali – 404 dan kapal Layar Latih KRI Bima Suci, telah selesai dilakukan di Submarine Command Team Trainer (SCTT) Kolatarmatim Ujung, Surabaya, (30/12/16). Pelatihan ini resmi ditutup oleh Komandan Komando Latihan Armada RI Kawasan Timur (Kolatarmatim) Kolonel Laut (P) OC. Budi Susanto, dan tinggal menunggu pemberangkatan para awak, untuk mengambil kapal masing-masing.

Penutupan ditandai dengan pelepasan tanda peserta latihan kepada Perwakilan Calon Awak Kapal selam Diesel Electric kelas DSME 209 KRI Ardadedali – 404 dan kapal Layar Latih KRI Bima Suci oleh Komandan Kolatarmatim.

Dankolatarmatim menyampaikan, bahwa tujuan pelatihan ini untuk memberikan pembekalan tentang fungsi, peran, prosedur pengoperasian peralatan baik secara individu maupun terintegrasi bagi para cawak Kapal selam Diesel Electric kelas DSME 209 KRI Ardadedali – 404 dan kapal Layar Latih KRI Bima Suci agar nantinya mampu mengoperasikan kapalnya dengan “Standart Operating Procedure” yang ditetapkan.

Para peserta latihan diharapkan memiliki kemampuan dalam memahami manajemen peperangan Kapal kelas DSME 209, memiliki kemampuan dalam mengawaki dan mengoperasikan peralatan sewaco dan sistem pendorong Kapal selam Diesel Electric kelas DSME 209 KRI Ardadedali – 404 dan kapal Layar Latih KRI Bima Suci, agar dapat berfungsi sesuai dengan fungsi asasi tempurnya dan memiliki pemahaman serta kemampuan NBCD/PEK dan peran-peran yang ada di Kapal.

Acara penutupan dihadiri Komandan Satuan Kapal Selam (Dansatsel) Koarmatim Kolonel Laut (P) Indra Agus Wijaya, perwakilan Perwira Kolatarmatim, para Instruktur dan seluruh peserta pelatihan serta undangan lainnya.

Dispen Koarmatim

https://web.facebook.com/JakartaGreater

Artikel Terkait :

  27 Responses to “Kapal Selam KRI Ardadedali-404, Siap Diambil Koarmatim”

  1. Changbogo class..

  2. mantap, sesuai dengan visi poros maritim …

  3. Tante bangga dengan matra laut yang pintar bersyukur…biar gak dibeliin kasel Kilo tapi tetep semangat dan selalu meningkatkan profesionalitas prajuritnya, tercermin dg pengadaan fasilitas simulator kasel dan kaprang.

    Beda banget dengan watak pemimpin “matra yang satu lagi”…mengaku ksatria negara tapi tega2nya main patgulipat dalam pengadaan awewek-awewek !!!

    Ternyata dalam pengajuan alutsista yang sempat “dibintangi” tsb, user tidak mencantumkan “tipe dan mereknya”, karena wewenang pemilihan “tipe dan merek” ada pada kementrian tentara (user hanya berwenang mengajukan spesifikasi).

    Masalahnya bergulir ketika pengajuan yang pernah ditolak (sebagai kereta kencana terbang) diajukan kembali sbg “kereta barang terbang” dan akhirnya disetujui oleh kementrian bendahara negara….ternyata dibelikan “kereta” buatan manca negara, padahal didalam negri sudah bisa buat sendir dg spesifikasi yang setara

    DANCUK…..!!!!!

  4. Gotland class nya jadi beli gak?

  5. 403 udah diambil ya ?

  6. 404 kelas apa ya? Kayanya agak aneh 403?

  7. nyimak dulu ah

  8. Kok didedeli ya….buyar tho..

  9. ini cbg
    kapan yg kilo seperti ini
    https://www.youtube.com/watch?v=P-Fovzb0LXQ&t=36s
    rusya strong

  10. siapa ardadedali?

  11. masih saja ada yg gak ngerti tentang cakupan poros maritim..

  12. Next pembuatan kasel dalam negeri

  13. Kapan nih Kapal Induk kita yg induk selesai untuk AL agar poros maritim lebih punya wibawa dan lengkap.

    • Kapal induk..?? Pespur ja masih jauh dari cukup..,sampe2 yg rongsokan jg di beli ama kita.., pespur tuk kapal induk berbeda spek dengan yg biasanya..

      DOA KAN SEMOGA PSAWAT TEMPUR KITA JUMLAH UKURAN IDEALNYA TERCAPAI..
      Kasihan para pilot kita nyawanya 50:50 ketika terbang dengan pesawat refurbished..

  14. Poros maritim dunia tdk mungkin bin mustahil klo ga di perkuat sma barang gahar… jangankn beli lis belanjany pun ta ada.. mau mnjalankn poros maritim dunia pake apa cuk…pake sampan..

  15. Nama nya bagus sekali…keren ….
    Siapa yang Beli….? Tak lain Dan tak bukan ….SBY Dan menhan PY …
    Tapi nama nya yang lama …..jangan dilupakan …
    Kapan kapan dipakai lagi…

  16. Terimakasih kepada para pendahulu, kini mundur selangkah sejenak memperkuat pondasi perekonomian negeri sebelum kita lanjutkan penguatan semua matra dengan macam jenis persenjataan yang mumpuni, kalau sekarang memaksakan diri beli alutsista dijamin yg datang bakalan cuma display2 yg tak bertaji

  17. Tahun 2017 akan hasir kasel baru namanya kasel loloden .

  18. PT. DI memang bisa memproduksi helikopter berat dgn 3 mesin ? itu alasan utama kenapa Agusta-Westland AW101 dipilih. TNI dari dulu sejak zaman Eyang Harto sudah naksir HH-53/CH-53, namun apa daya karena itu barang gak dijual ke negara lain. Jadi ini yg dekat, Asal AW101 ini nanti menjadi alat angkut berat, ya tidak apa. Apalagi dari segi alih-teknologi PT. DI juga bisa kecipratan

    • @om bolot om

      Cape dech…

      Kamu tau ga gunanya punya 3 mesin?

      Trus kata sapa CH-53 ga dijual kenegara lain…jangan sok tau deh!!!

      Noh…israel, jerman, jepang

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)