Jan 052017
 

Kapal Selam Kilo (Sputniknews.com / Vitaliy Ankov)

Kapal selam merupakan alutsista yang sangat diharapkan negara yang memiliki lautan. Kesenyapan operasi bawah air yang sulit terdeteksi serta kemampuan menyerang target bawah air, permukaan maupun daratan memberikan efek gentar bagi lawan. Namun keterbatasannya menyelam karena kebutuhan akan oksigen dan pengisian baterai elektrik mengakibatkan kapal selam secara periodik harus muncul kepermukaan. Penambahan fitur AIP menambah waktu operasi bawah air bagi kapal selam. Pilihan menggunakan tenaga nuklir memberikan waktu operasi lebih lama bagi kapal selam tanpa pengisian ulang bahan bakar.

Kehebatan kapal selam, selain ditunjukkan oleh lamanya kemampuan operasi bawah air dan kesenyapan, juga ditunjang oleh persenjataan yang dibawa, kemampuan radar pendeteksi dan pengarah persenjataan dan yang terbaru adalah fitur siluman. Sistem elektronik yang secara otomatis melakukan serangan balik ataupun pengacau torpedo lawan, memberikan fitur pertahanan diri bagi kapal selam modern.

Pilihan Australia untuk menggelontorkan dana 50 milyar USD untuk memesan 12 kapal selam Shortfin Baracuda dari DCNS Perancis cukup mengejutkan. Mengingat, itu adalah tawaran termahal dibanding tawaran dari negara lain (Soryu Class, Jepang dan U-216, Jerman). Apalagi DCNS belum membangun satupun kapal selam tersebut alias masih dalam konsep, tanpa AIP dan baru tersedia bagi AL Australia pada tahun 2030. Pilihan tersebut bukan tanpa alasan. Selain TOT serta pembangunan dilakukan di Australia, kemampuan Shortfin Baracuda diubah menjadi kapal selam bertenaga nuklir adalah kelebihannya. Hal ini wajar mengingat China dan India sudah memiliki kapal selam bertenaga nuklir.

Pernyataan Menhan untuk menambah kapal selam, menarik untuk dicermati. Perjanjian nonproliferasi nuklir dan “paranoid nuklir” disatu sisi, membatasi pilihan akuisisi pada kapal selam diesel elektrik. Salah satu yang sering disebut, adalah Kilo Class. Pertanyannya, mampukah Kilo Class menghadapi dinamika dikawasan ?

1. Improved Kilo/ Lada Class/Project 677 (Admiralty Shipyard, Rusia)

Kapal selam Improved Kilo pertama kali diluncurkan Oktober 2004 dan dioperasikan oleh Angkatan Laut Rusia pada tahun 2010. Lada Class merupakan pengembangan dari Kilo Class yang lebih senyap, lebih bertenaga dan sistem pertempuran yang lebih mutakhir. Kapal selam generasi keempat ini didesain untuk pertempuran anti kapal selam (ASW), peperangan anti kapal permukaan (ASuW), perlindungan pangkalan angkatan laut, pengintaian dan patroli. Versi eksport dari Lada Class disebut Project 1650 Amur Class.

Memiliki panjang 66,8 m, diameter 7,1 m dan tinggi 8,2m. Dengan bobot sekitar 1.800 ton (bobot saat menyelam 2.700 ton), menggunakan 2 mesin diesel (28DG DC Kolomna Plant and JSC 1.000 kW) dan 2 AIP ( total kapasitas 10.580 kW/h) hydrogen-oxygen fuel cell yang lebih senyap, mampu berlayar hingga 10 knot dipermukaan dan 21 knot di dalam air. Pengembangannya, baterei AIP diganti lithium. Lada Class bisa menyelam hingga kedalaman 300 m dan mampu menyelam 15-45 hari. Dengan kecepatan 3 knot mampu menempuh jarak 16,000 miles. Untuk pengoperasiannya membutuhkan 35 awak. Badan kapal dilapisi anti sonar baru untuk menghasilkan jejak suara yang lebih senyap.

Sistem kontrol tempur menggunakan Litiy Automated Combat Control System yang menintegrasikan semua sistem dalam kapal selam. Menggunakan sistem radar dan sonar modern Lira dengan antena quasi-conformal yang dapat mendeteksi suara rendah target dari jarak jauh. Sistem radar dilengkapi dengan antenna aktif dan pasif yang mampu mengumpulkan data di permukaan, deteksi dan klasifikasi target dan data IFF.

Lada Class dipersenjatai dengan rudal jelajah Club S yang dapat diluncurkan dari tabung torpedo standart. Club S, mampu mentarget daratan maupun kapal perang hiingga jarak 300 km membawa peledak 400 kg. Memiliki 6 tabung torpedo 533 mm mampu meluncurkan lebih dari 18 terpedo (6 di tabung dan 12 di rak penyimpanan) anti kapal selam maupun anti kapal perang (tipe SAET-60M, UGST, USET 80K, Squall dan Club S) atau 22 terpedo DM-1.

2. Shortfin Baracuda (DCNS, Perancis).

Shortfin Baracuda merupakan versi yang lebih kecil dari kapal selam nuklir Barracuda milik Perancis. Konsep yang dibuat berdasarkan keinginan AL Australia untuk menggantikan kapal selam Collins Class. Dirancang untuk seperioritas hingga 2060, bertenaga disel elektrik dan mampu dioperasikan jarak jauh. Diklaim sebagai kapal selam diesel elektrik termodern.

Memiliki panjang lebih dari 90 m, berat dipermukaan 4.500 ton dan saat menyelam 5.000 ton. Menggunakan diesel 6 x MTU 12V 4000 menghasilkan listrik 7 MW (9,400 hp) dan baterei Lithium-ion produksi SAFT menghasilkan kecepatan lebih dari 20 kn saat menyelam. Ditambah dengan system propulsi pumpjet yang dikombinasikan dengan rotor dan stator menghasilkan suara yang lebih senyap dan menghilangkan kavitasi.

Membutuhkan 60 crew dan mampu mengangkut 16 personel tambahan. Dengan kecepatan 10 kn mampu menyelam hingga 90 hari. Diameter 8,8 m, tinggi keseluruhan 15,5 m. Mampu menyelam hingga kedalaman 300 m. Peredam akustik menggunakan pelapis karet/elastis. Fitur siluman diperoleh dengan menambahkan lapisan Anechoic untuk meredam dan menyerap gelombang suara.

Dilengkapi dengan drone bawah air (Unmaned Underwater Vehicle, UUVs), drone udara (Unmaned Aerial Vehicle, UAVs) dan pengecoh bawah air untuk melawan terpedo. Persenjataan 4×533 mm tabung peluncur untuk rudal balistik Tomahawk dan rudal anti kapal Harpoon, torpedo Mark 48 (total kapasitas 30 rudal). Sensor menggunakan sistem sonar buatan Thales. Sistem pertempuran menggunakan AN/BYG-1 terbaru yang menggabungkan sensor, data base dan persenjataan.

Dengan demikian, mampukah Improved Kilo mengimbangi mengimbangi Shortfin Barracuda ?. Adakah alternatif lain ?. Mari kita diskusikan….

Penulis : Pak Dhe

Dikutip dari berbagai sumber.

Artikel Terkait :

  113 Responses to “Kapal Selam TNI Masa Depan. Edisi 1: Mampukah Kilo ?”

  1. MANTABSSS

  2. Kembangkan konsep2 kapal selam stealth karya anak bangsa, jdikan nyata, jaya NUSANTARA selalu.

  3. lalu bagaimana dgn gotland nya swedia
    rekam jejak kemampuannya latihannya dg grup penyerang kapal induk amerikasungguh sangat harus diperhatikan

  4. Laut yg dangkal tdk pas buat kasel gede mungkin lbh baik beli midget semisal scorpene 1000

  5. @pakde

    Perbandingannya gak sepadan pakde…

    Aussy mensyaratkan kasel yang pola beroperasinya bisa berlayar sampai 5000 km PP dan memiliki kemampuan serang darat yang mumpuni (dg tomahawk)…itulah alasan kenapa dia ga butuh AIP krn sebagian besar waktunya tersita utk traveling dari aussy menuju daerah sasaran (LCS) dan hanya menyisakan waktu yg singkat didaerah operasi.

    Lada class cocoknya dibandingkan dg U-214/U-209/CBG, scorpene, atau A-26 (kalo sudah jadi)

    • Bukan itu, maksudnya untuk ngadefin shortpin barracuda ini dengan afa yang kita funya, bagaimana kita bisa menaklukannya ?

      • Jangan kafatir…kalo dia ferani nylonong ke alki lefih mudah ngatasinya. CBG fita gak fakal kalah ngeladenin sorfin.

        Cube ferhatiin speknya…fanjangnya saja 90 m (cbg kita 60-an meter), kalo melintas alki kita yang dangkal, sortfin gak akan ferani ngefut-ngefutan. Ngetrim gedean difit aja, feresiko moncongnya terfentur dasar lautan !!!

        Makanya dibilang sama ahli2, kalo kasel yang sesuai untuk ferairan litoral adl yang fofotnya difawah 2000 ton (dg asumsi fanjang max kurang dari 70m).

        Kalo tante ferhatiin dg seksama, yang ferfahaya dr sortfin ini adl rudal tomahwaknya…soalnya dia bisa nembakin rufal dari selatan fulau jafa.

        Nah kalo ancaman yang satu ini antidotnya segera beli pesawat AEW, soalnya radar darat bakal kesulitan memantau rudal yang terbang rendah menyusuri fermukaan bumi seperti si tomahawk ini.

        Difadu dg sistim fertahanan udara yang mumfuni flus datalink adalah jafafan atas kehadiran sortfin ini.

        Ffffffffff…..aduh, tante jadi aus

        …..ada kofi fetnam?

      • Siafa ferani-ferani ngumpetin komen tante….?!!!!

      • Betul Bung TN Phd. NTe, ada cerita menarik tentang kasel kecil vs kasel besar di edisi 2 nanti.

    • jangan lupa rusia sedang mengembangkan super torpedo, sebaik apa pun KASEL nya..klo sdh trrlihat dan di tembak rasanya sulit utk menghindar, dgn kecepatan torpedo yg makin cepat dan senyap

      • Secepat cepatnya torpedo, masih butuh waktu untuk sampai ke sasaran
        sekarang australia sudah punya drone untuk mencegat segala macam torpedo, termasuk Shkval
        Shkval pun termasuk alutsista yang sangat rentan untuk dibawa, sudah ada korbannya

  6. •>

  7. Tes…tesnya siapa niy

  8. Yang saya tangkap maksudnya adalah :

    Bagaimana RI bisa mengatasi ancaman yg timbul dari Shortfin Barracuda ?

    Ya kalau ketemu Shortfin Barracuda maka mesti harus kenalan dulu lalu make friend aja biar si Shortfin ini kagak ngancem2 lagi.

    Xixixixi

    • Kayaknya lebih “mengancam” vastergotlandnya singapur de….udah mungil, pake AIP, dia bisa slanang-slonong sepanjang ALKI tanpa terdeteksi

  9. *lada class* ini pengantinya gan dgn system propulsi udara dan dilengkapi teknologi canggih kekinian makin tambah Mupeng haha ACC deal..!!

  10. Saya suka ngiri melihat negara tetangga: Singapura dan Australia memiliki rencana yang jelas untuk sepuluh atau bahkan 30 tahun ke depan terkait pergantian alutsista mereka. Apa saja yang harus diganti (karena usia) dan mau diganti dengan apa. Bahkan pergantian dengan “alutsista apa” ini sudah diperhitungkan dengan matang terkait alutsista yang akan dimiliki tetangga. Sehingga membuat mereka selalu beberapa langkah di depan.

    Sebaliknya kita, kelihatannya kurang mempunyai rencana yang jelas. Maunya beli ini, tahunya nggak beli-beli juga. Eh malah beli itu, yang barang bekas. Yah kedodoran terus.

    Sudah waktunya Kemenhan dan TNI punya rencana yang jelas dan transparan. Walaupun sudah pasti harus punya alutsista rahasia yang bisa menjadi game changer

  11. emang yg mau beli kapal selam itu yo siapa?????enak naikkan listrik 900 watt…naikkan pajak stnk,bpkb,naikkan bbm dll…jangan gosip hoax beli kapal selam dll

  12. Ikut ngintip aja..

    • Bung PHD, utang indonesia udah tembuz 4000 Trilyun, dan sebagian besar buat alokasi ke cina contohnya kereta cepat.
      Lha kalo buat ngutang yang laun2 bisa . . kenapa buat ngutang alutsista seret banget sich. .. Toh nilainya ga seberapa. .
      Coba bung PHD buat edisi khusus utang indonesia. .

      • Lhaa waktu itu khan udah ada berita yang dimuat di kontan itu tentang pinjaman luar negeri untuk alutsista

  13. Musuh ranjau laut dg kecerdasan buatan (drone ranjau) apa gak mumet kapal selam manapun..

  14. ••> !!!

  15. kasel Shortfin Barracuda,kasel terbaik diclassnya sistem senjata banyak diintengrasikan dengan amrik serikat dan buatan dengan produk france(jd produk gado2 dr dua negara amrik serikat dan france)

    kalo ini jd operasi dengan jarak 1000km saja bisa meluncurkan rudal jarak jauh menghantam sasaran didarat(kalo aussie jd akusisi tomahawk paling baru),jgn lupa kasel ini mempunyai sistem arhanud sendiri,jd pesawat maritim dan heli pelack bisa dihajar dr dalam air<<<kira bahaya tidak untuk pesawat dan heli pelacak kasel.

    ada berapa kasel khususny bisa untuk antidotnya kasel terbaru dr jerman dan kasel rusia terbaru(masalah ini dana dan tetek bengeknya,belum kuntitas dr kasel itu sendiri)

    antidot terbaik adalah kasel adalah kasel itu sendiri,kalo tidak percaya tanya us navy sendiri waktu perang dingin mengejar dan dikejar kasel uni soviet hehehehe

    opini pribadi saja,salam damai selalu:)

  16. intinya kalo dalam menghadapi si shortfin barracuda.kita maen kroyokan aja.cangbogonya jangan bergerak sendirian.harus berdua ama cangbogo yg laen.

  17. lambaaaaaaattttt

  18. Tesnya siapa niy…maen geletak ajah, tar keinjek orang

  19. kapal selam diesel elektrik.
    penuhi sesuai MEF
    Kilo Class saat ini pilihan terbaik.

  20. Mungkin kita menunggu kasel tipe TON class karena KILO class masih kurang berat

  21. Tes dulu ah

  22. 000>

  23. hanya….sukarno dan sby dalam sejarah indonesia yg lakukan pembelian alutsista terbesar sepanjang sejarah indonesia….yg lain cuma lakukan kenaikan harga sendi hidup rakyat kecil

    • Ah masa sih ?

      Sukarno memerintah dari 1945 – 1966 = 21 tahun.
      SBY memerintah dari 2004 – 2014 = 10 tahun.

      Nggak adil kalo yg baru 2 tahun dibandingin sama yg 10 atau 20 tahun.

      Mikirrr

      • Nah betul bung. Mungkin anda bisa hitung perbandingan 2th era SBY-JK vs 2th Jkw-JK.
        Hasilnya tetap tdk adil karena beda zaman beda tantangan.

    • makanya coblos PARSINDO di 2019 biar enyoy penak jaman ku… 😀

    • @bulat hitam panjang : Pada zaman sebelumnya banyak aturan yang di langgar dan ada juga indikasi korupsi dalam pengadaan alutista.
      Ada yang perlu sampean ketahui adalah pada zaman kemarin tidak semua pembelian alutista ada ToT-nya dan di antaranya melalui perantara.
      Siapapun Presidennya sudah pasti jika tidak mengindahkan ketentuan perundang-undangan jika membeli alutista dari luar akan semudah membalkan telapak tangan.
      Intinya suka dan benci kepada kebijakan seseorang adalah hal yang wajar, akan tetapi akan menjadi kurang ajar jika secara berlebhan.

  24. semua jenis kasel diesel & nuklir … antidote nya cuman U218 dolphin +++

  25. my be

  26. Yg jelas, indonesia tdk siap menghadapi kasel dr negar manapun, lbawong kita pake changbogo yg kecilnya se upil maan bs laaan kilo vietnam dan shortfin aussia nti…klo kita wacana ja yg besar, tp kelakuan nol, sm dgn teori tok praktek ga prnah…changbogo kasel cilik mana mungkin ada efek gentarnya, malah diketawain sm tetangga2 kita, apalagi kilo ??.. wis lah itu cuma angan2 saja…pokok e, dija an ini ga bakalan ada alutsista yg gahar, sangar dan brefek gentar..ga adaaaaaaa….tiritikkkkk

  27. Simulator kasel kita dari jerman, bisa saja nanti yang dipilih untuk cbg adalah u214 atau u218

  28. Untuk nemani cbg maksudnya

  29. Semoga Indonesia membeli kapal selam improved kilo dengan tot aamiin

  30. Tksh tulisannya Pak Dhe..yg skrg perlu dipersiapkan adalah antidotum 12 kasel ausi 2030 nanti, perlu diingat ausi pasti akan di backup negara2 FPDA yg kalo ditotal kasel yg akan kt hadapi sekitar 30 kasel dg teknologi terbaru termasuk teknologi nuklir, rudal jelajah dan torpedo terbaru. Selain FPDA kita juga harus bersiap menghadapi tiongkok yg punya 66 kasel di 2030..apakah cukup dg changbogo 12 biji yg blm tentu tercapai di 2030..atau cukup dg 11 heli ASW panther yg hanya tergolong heli medium dg kemampuan terbatas?

  31. Indonesia sudah seharusnya memperkuat kemampuan peperangan anti kapal selam secara terintegrasi (KSelam, KPerang+Heli & Intai Udara Maritim/MPA). Untuk uji coba diintai saja KS Malay & Singapur sejak mrk meninggalkan pangkalan. Kalau masuk ke teritorial kita, diburu dan tenggelamkan ke dasar laut diam2 (tanpa buka komunikasi).

  32. ASTUTE kabarnya gimana???apa oleh olehnya dari inggris cuma bisa bawa tot startreak

    • Oleh2 nya dari Inggris adalah dongeng pengantar tidur tentang KS. Astute, ……. biar warjager pada mimpi’in KS Astute, …….. segitu juga sdh pd seneng koq !!!

      • iya bung , gra2 si A1 , kmputer sy isinya astute,tu160,kilo class,borei,mistral class, serasa di ninakboboin, pada kmn mereka skrng???

  33. tes dulu ahhhhj

  34. Jk barakuda buat ulah sy pastikn..nyi rorokidul gk tinggal diam… so yg qt lakukan beramal dn beramal.

  35. saya awam ks lawan ks..
    tapi kalau dilihat dari gambar ks si shortfin bisa dilawan dengan jaring anti putus karena baling2nya tertutup. kalau ada yang nyangkut masti mumet..

    jaringnya dibawa oleh drone yang berbentuk yang bisa mengenali si shortfin

    sekedar ide saja. gak tahu efekti atau tidak..

  36. InsaAllah Kalau Indonesia Sudah Bisa Membuat Kapal Selam yang Bekerjasama dengan Korea Selatan dan sudah Terbukti Bisa Digunakan Diperairan Indonesia…..Maka Indonesia Segera Berkolaborasi Teknologi Kapal Selam Yang Canggih Dan Lebih Modern Dengan Negara Lain Yang Mau Diajak Bekerja Sama……Disamping Itu Indonesia Juga Harus Bisa Membuat Rudal Sekelas Brahmos yg Jangkauannya Diatas 300 Km , ….Tujuannya Bukan untuk Menakut Nakuti Negara Lain , Tetapi untuk Jaga jaga , agar Indonesia tidak dianggap Enteng dan Diremehkan Oleh Negara Lain…..Kalau Perlu Indonesia Harus Berani Membeli Teknologi Rudal yg Canggih Dengan Negara Lain , syukur syukur dengan Rusia

  37. CBG bisa pake strategi wolf pack-nya jerman di ww2. Tp ya hrs pny bnyk CBG dulu.

  38. menurut saya Improve kilo + changbogo sudah terbukti kwalitasnya sedangkan shortfin barracuda blm terbukti dan mungkin kalo semua berjalan lancar pada 2030 kapal selam tni lebih dari cukup untuk menjaga laut nusantara dari shortfin barracuda dan kalo rudalnya saya kira g lama lagi kita bisa lebih jauh jangkauannya . ayo Pt Pal buat kapal selam yang banyak juga Pt DI buat pesawat Mpa yang banyak hehehe

  39. Sepertinya Amur. Lebih unggul yaa pak de. .

  40. kilox mna

  41. Dah lama kagak ada Artikel macam gini. Sering2 angkat Artikel ginian ya bung Diego, jangan keseringan Artikel politik.

  42. Menurut ane…kilo hanya kalah Di aip dn sirip belakang tdk X…selebihnya…ya kilo is a blackhole….
    Kalo ga salah juga…Di jajaran kasel Ada minimal 2 task force…satu adalah strike force dng menyerang kapal permukaan dn dalam permukaan..kedua adalah task behind enemy lines…mdh2n salah..hehehe..imho

  43. Bisa, kenapa tidak. Jika launching Baracuda baru tahun 2030. Banyak yg bisa terjadi saat itu. Utamanya yg paling mungkin adalah teknologi.
    Dimensi Kilo yg lebih kecil akan memungkinkan kilo lebih siluman dr aspek design.
    Selain itu, saat ini ukuran sista pembawa senjata bukanlah penentu kemenangan. Melainkan daya gerak, sistim deteksi, dan persenjataan.
    Yg harus di cermati. Medan tempur yg akan terjadi.
    Be positive aja… Gak usah minder. Sebuah changbogo saja, jika di lengkapi dgn sistim yg sudah state of art apalagi teknologi yg di buat dan di produksi sendiri. Akan menjadi sangat menakutkan.

  44. Lada class apakah lebih softkill dari Kilo? Uumm..

  45. Apapun dieselnya semoga sudah commonrail

  46. dengan dicabutnya subsidi listrik dan bbm, Pemerintah akan beli 10 kilo class…

  47. Yg saya tangkap…tahun 2030 aussie sudah punya tomahawk dikapal selam..lha dikita?…

  48. Percayalah.. Super Changbogo Indonesia cukup untuk menagngkal Shotfin.. Optimis banget gua.. Spesifikasinya Changbogo masih banyak yg blm di expose.. Yg sudah di expose saja sudah jeroan U214

  49. Masih lebih hebat lg scorpene malon….baracuda dan kilo tak bisa ngambang lama,kalo scorpene malon jagoannya ngambang kah kah kah

  50. 2030 adalah waktu yang panjang ,Tekhnelogi setiap hari terus berkembang untuk waktu selama itu mungkin akan ada Kapal Selam yang bisa Terbang,atau Kapal induk yang berkeliaran di daratan,Atau mungkin juga Pasukan Robot yang berperang dengan Manusia.atau mungkin manusia yang hengkang dari Bumi.
    Masalahnya jika Semua negara sudah punya senjata Canggih dan memiliki semua yang mereka butuhkan akan digunakan untuk Apa,haruskah memulai perang besar lagi,dan manusia memulai dari awal lagi.

  51. Masih jaman kilo ama lada?, di pasar mah banyak ibu2 sering beli harganya murah hehe, mending buat beli kalina class edisi baru yang lebih canggih men. proporsi unit kapal selam TNI menurut si amin jon, kalina class AIP = 12 unit & changbogo DSME 1400 = 6 unit. acc jon Deal…!!

  52. mimpi terus … ayo banguun … kikikikih …

    saat ini kita sudah punya banyak KS Kilo dan keluarganya …

    MEGA KARTI mau tebak-tebak buah manggis :

    Program Kapal Selam Indonesia :

    100 Kapal Selam (45 KS Nyata + 22 KS Ghaib + 33 KS Midget)

    untuk menjaga 15 titik laut penting (9 di antaranya berupa Choke-Point

    I. KS Nyata (45) :

    – KS SSN Nuku M Amiruddin Class (7000 ton/95 m) = 7 –> Blok I = 3 buah diharapkan mulai tahun 2038 menggantikan Astute dan Trafalgar
    – KS SSK Kilo 877 = 4
    – KS SSK Improved Kilo 636 = 6
    – KS SSK Amur 1650 = 4
    – KS SSK U-214 = 3
    – KS SSK CBG = 15
    – KS Scorpene 1000 = 6

    II. KS Ghaib (22) :

    – KS SSBN Borey = 3
    – KS SSN Yassen = 3
    – KS SSGN Akula II = 3
    – KS SSGN Sierra II = 2
    – KS SSK CBG = 9
    – KS SSK Amur 950 = 2

    III. KS Midget (33)

    Sumber : mimpi basah / ona*i otak.com … kikikikikih …

  53. test

  54. Mereka (x) tau langkah mereka (y) dan pola gerakan. Intinya mereka 10 langkah lebih maju daripada mereka dan kalian disini hanya berdebat mengenai kekayaan, skema pembayaran, kilo…korsel adalah jangka panjang dan kalian hanya bisa meneriakan harapan yg tak akan pernah didengar…hahaha, gudbye everyone 🙂

  55. Yang pasti kita butuh 2 jenis kapal selam, untuk laut dangkal dan laut dalam.

  56. untuk laut DANGKAL beli Scorpene 1000 untuk laut DALAM beli Kilo …

    BOOROOONG … !!!

  57. lebih baik beli kapal selam kapal terbang kapal angkasa di jadiin 1 biji aja,,cukup 1 biji bisa jaga nkri di kasi nama “megatron” noh ks amrik nuklir aja di senggol megatron trlempar keudara,kapal induk aja hancur saat dia mendarat,,,gt kah om kah om kah om kah

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)