Dec 242016
 


Implementasi persyaratan kendaraan pelindung oleh Korps Marinir AS telah membatasi kemampuannya untuk memberikan senjata ofensif dan defensif ke dalam zona pertempuran.

Kendaraan MV-22 “telah diturunkan layanan sebagai penghubung penting untuk visi operasi amfibi berkelanjutan” dalam manuver operasional laut (OMFTS), menurut laporan sebuah lembaga pengkajian.

Bagian penting dari janji Marinir sebagai proyeksi kekuatan dari laut hingga ke pantai terletak pada kemampuan mereka untuk mentransfer peralatan militer berat melalui MV-22 Osprey. Tapi pesawat rotor tersebut hanya mampu membawa kendaraan ringan. Selanjutnya, versi lanjut dari kendaraan amfibi Marinir lebih berat dari versi sebelumnya, karena mereka memprioritaskan pada portabilitas kendaraan lapis baja, menurut laporan dari Pusat Pengkajian Strategis dan Anggaran.

Untuk membuat sebagian besar dari mobilitas Osprey ini, Korps Marinir AS “harus tetap mendapatkan kendaraan dan sistem dukungan penembakan yang cukup kecil untuk dimuat Osprey”, menurut catatan studi.

AS telah tertinggal dari negara-negara lain dalam mengembangkan sistem proteksi aktif (APS) menurut temuan laporan tersebut. APS menggunakan “pencegat kinetik” untuk menghancurkan setiap serangan sebelum menghantam kendaraan. APS lebih disarankan sebagai “pengganti” yang memadai untuk lapis baja yang rumit, penurunan bobot kendaraan secara keseluruhan, tanpa mengurangi kemampuan bertahan.

Pengembangan maju kendaraan lapis baja ringan dan merenovasi kamuflase saat ini, penyembunyian, dan teknologi umpan juga menawarkan solusi yang sangat potensial.

ITV tidak lagi di produksi, setelah gagal untuk mendapatkan traksi diantara Marinir, meskipun saat ini terdapat sekitar 411 kendaraan ITV darat, dalam catatan laporan tersebut.

Bagikan Artikel:

  12 Responses to “Kendaraan Lapis Baja Marinir AS Terlalu Berat Bagi MV-22 Osprey”

  1. Foto kendaraan lapis bajanya mana bung, kq ga ada? Sebesar apa sih hingga ga muat di mv-22 osprey!!,,

  2. Ralat, seberat apa sih

  3. Mungkin bukan karena ukuran kendaraannya saja bung, bisa aja barang yang diangkut osprey memiliki tonase tinggi karena ketebalan plat body kendaraan yang diangkut, karena diatas juga dijelaskan penurunan berat kendaraan tanpa mengurangi kemampuan bertahan.

  4. papua butuh pesawat sperti ini utk angkut semen, beras, solar bensin, dan sayuran

  5. Kalau gak terpakai, ya sini dihibahkan.
    Indonesia welcome kok dengan V-22 Osprey.

  6. pesawat iya dan helikopter juga iya,cm kebanyakan untuk sekutu dekat saja,selain untuk perang pesawat rasa helikopter juga bisa mendarat didaerah rawan bencana tanpa landasan pacu inilah tidak ada dalam pesawat hecky dan sejenisnya(biarpun daya angkut tidak sebanyak pesawat angkut)penting felexibilitas dan daerah jangkauan dirawan bencana

    kebanyakan sering dipakai dalam film2 hollywood

    salam damai selalu:)

 Leave a Reply