Koarmabar Siap Terima KRI RE Martadinata-331

45
6
KRI RE Martadinata di PT PAL Surabaya

Jakarta – Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., melakukan pengecekan kesiapan Dermaga Pondok Dayung yang akan digunakan sebagai tempat sandar Kapal Perang Terbaru TNI Angkatan Laut, di Kompleks Kesatuan Koarmabar I Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta, 6/1/2017.

Dermaga Pondok Dayung, akan menjadi tempat sandar dan peresmian KRI Raden Eddy (RE) Martadinata-331 PKR (Perusak Kawal Rudal) SIGMA Class 10514, salah satu kapal pesanan pertama Kementerian Pertahanan (Kemhan) Republik Indonesia.

Pada kesempatan ini Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S,Sos., melakukan pengecekan sarana dan prasarana, fasilitas dermaga di Komplek Satuan Koarmabar I Pondok Dayung, mulai dari pengaspalan dermaga dan seluruh fasilitas pendukung fasilitas labuh serta seluruh gedung yang berada di Pondok Dayung. Yang diperiksa, antara lain: gedung Satuan Kapal Eskorta Koarmabar, Satuan Kapal Amfibi Koarmabar, Satuan Kapal Bantu Koarmabar, Satuan Komando Pasukan Katak Koarmabar, Dinas Penyelamatan Bawah Air Koarmabar (Dislambairarmabar) dan Fasilitas Pemeliharaan dan Perbaikan (Fasharkan) Jakarta serta penataan lingkungan dan taman yang ada di Komplek Kesatuan Koarmabar I Pondok Dayung.

Disela-sela kegiatan ini Pangarmabar juga melaksanakan olah raga bersama bulutangkis serta latihan menembak di lapangan tembak Satuan Komando Pasukan Katak Koarmabar dengan menggunakan senjata laras pendek jenis pistol.

Turut serta dalam kegiatan tersebut, Kepala Staf Koarmabar Laksamana Pertama TNI Yudo Margono, S.E., Komandan Gurpurla Koarmabar Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah,Komandan Lantamal III Jakarta Brigjen Mar I Ketut Suardana S.H., para Asisten Pangarmabar dan para Kepala Dinas Koarmabar.

Dispen Koarmabar

45 COMMENTS

    • blueprint dah punya copy paste ke beberapa galangan kapal dalam negeri supervisi oleh PT.PAL dalam setahun kita bisa buat 5 s/7 fregat sigma class kali 5 tahun saya yakin Cina, Australi dan Singapura keder juga kalau harus bertarung dengan TNI AL, apalagi kalau bisa diinstall Kashtan CIWS untouchable tu fregat sigma

  1. Diperpanjang jadi 150 m, percanggih Radar, peruat rudal jenis terbaru untuk perang laut dan udara, tambah perlindungan diri yg terbaik jg pilih torpedo terbaik untuk perang dengan KS..jadilah kapal perang tipe Destroyer produk lokal..@Indonesia darurat kapal Destroyer..

  2. pak lek jokowi mmg blm bli alutsista untk tni.mna paklek joko…..jgn cm pandai mnyenangkan hati pngusaha…snangkanlah rakyat indonesia dg beli alutsista….skrg rkyt indonesia lg galau semua harga naik mulai cabe,tarip stnk bbkb,listrik,bbm smua naik…kshn rakyat kcil pak lek joko…

  3. Tdk akn ada sista gahar di era BP JOKOWI
    Kosan di sblah ane pada mengeluh sbb cuma pekerja buruh sedangkn pertamak naik biaya stnk naik yg bentar lgi harus ganti stnk tarip listrik naik sbb kosan skrg smua dah pke 900va bgi sikaya tentu tak masalah tpi bagi si rakyat kecil mengerang keenakan eh sory kesakitan… tpi ini adalh kado manis di awal tahun mari kita sambut dngan riang gembira smua hidangan ini..

  4. sabar bro Jokowi JK ibarat mundur selangkah naikkan dulu performa ekonomi negeri, tunggu semua pesanan bapak pendahulu delivery semua, baru ntar dia tunjukin ksatrianya…pak pendahulu yang (maaf rada penakut)tetap kita apresiasi jasanya apalgi JKWJK yang gagah berani tantang dan bicara tegas dan keras tanpa basa basi bakalan gak main2 pesanannya besok … yakin saja deh

  5. sob, pak mantan wajar ALUTSISTA nya banyak wong 10 tahun menjabat, lah yang sekarang baru 2 tahun, mikir! ya yang sekarang lebih memprioritaskan warga perbatasan, ekonomi, dan infrastruktur. zaman pak mantan alutsista banyak tapi bbm di papua sampe 100rb/liter.

LEAVE A REPLY