Feb 122017
 

Konsorsium Sistem Pertahanan Udara Jarak Menengah Jauh (MEADS) telah menawarkan bantuan teknis dan teknologi pada program rudal permukaan-ke-udara (SAM) jarak jauh Turki, menurut laporan Defense News. (QUWA.org)

Sistem Pertahanan Udara Jarak Menengah Jauh. (Foto: Konsorsium MEADS)

Dirancang untuk menggantikan rudal SAM jarak jauh “Patriot” di Eropa, MEADS dikembangkan dan diproduksi bersama oleh Lockheed Martin, MBDA Deutschland GmbH dan MBDA Italia. Amerika Serikat, Jerman dan Italia telah menghabiskan anggaran sebesar 4 milyar dollar untuk mengembangkan MEADS.

Direktur pengembangan bisnis internasional konsorsium MEADS, Mirko Niederkofler, mengatakan kepada Defense News bahwa tawaran konsorsium MEADS difokuskan pada pembangunan sesuai kapasitas Turki, khususnya dengan “sistem arsitektur terbuka yang saat ini telah digunakan oleh Turki”.

Meskipun telah dilakukan pendekatan dalam hal pembicaraan untuk sistem yang ada, Sekretariat Industries Pertahanan (SSM) Turki menegaskan komitmennya untuk tetap mengembangkan Program SAM jarak jauh negaranya secara mandiri.

Kepala SSM, Dr. Ismail Demir, menambahkan bahwa pengadaan tersebut akan dipadukan dengan transfer teknologi dan didukung oleh keahlian dalam program SAM Turki.

Turki dilaporkan telah melakukan pembicaraan dengan Rusia untuk mengakuisisi SAM jarak jauh S-400 Triumf serta mendapatkan bantuan teknis dan kolaborasi untuk program pengembangan SAM sendiri. Eurosam, sebuah kolaborasi antara MBDA Prancis, MBDA Italia dan Thales Group, juga telah menawarkan sistem yang berbasis Aster-30 kepada Turki.

JakartaGreater

Artikel Terkait :

  6 Responses to “Konsorsium MEADS Tawarkan Bantuan Pengembangan Rudal Jarak Jauh Turki”

  1. di borong s400 nya

  2. Turki sudah mulai kehilangan kepercayaan pada sekutunya sendiri akibat AS terbukti dibelakang kudeta yang gagal kemaren. Sekarang Turky berusaha mandiri dan malah berkolaborasi dengan RUSKY mengembangkan senjata dan menghilangkan ketergantungan pada tehnologi dari sekutunya sendiri.

  3. Kl indonesia borong ini rawan embargo

  4. Indonesia sekarang condong kemana ya? Ke China atau ke …….

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)