Sep 252016
 

Industri pertahanan Ukraina telah menguji BTR-4 8×8 versi baru, kendaraan pengangkut personel lapis baja amfibi yang dilengkapi dengan RCWS. Beberapa kendaraan tersebut telah di kirim ke Indonesia untuk melakukan serangkaian tes.

BTR-4 baru telah menunjukkan kapasitas yang sangat baik dalam kondisi amfibi selama tes di Ukraina.

Versi baru BTR-4 ini akan dilengkapi mesin Deutz Jerman, dan penambahan modul baru ke sisi kendaraan untuk meningkatkan karakteristik penyeberangan sungai dan operasi amfibi di laut.

Menurut beberapa rumor yang beredar, Korps Marinir Indonesia tertarik untuk membeli sekitar 50 unit kendaraan yang mampu melakukan operasi amfibi dan yang dapat dibawa kapal perang.

Setelah menyelesaikan uji coba, diharapkan TNI AL dapat segera mengambil keputusan untuk membeli BTR-4 guna melengkapi kendaraan tempur Korps Marinir.

BTR-4 adalah kendaraan pengangkut personel lapis baja beroda dengan platform 8×8 yang dirancang oleh Biro Rancang Bangun Mesin Kharkiv Morozov sebuah perusahaan alutsista swasta di Ukraina.

Desain kendaraan BTR-4 Amfibi mirip dengan Pandur, Piranha dan AMV – pengemudi dan komandan di lambung depan, mesin di tengah, pasukan di belakang. Pasukan keluar melalui pintu belakang.

Lambung BTR-4 terdiri dari tiga kompartemen: kompartemen depan adalah stasiun mengemudi; kompartemen tengah berisi mesin kendaraan; dan kompartemen belakang bertindak sebagai kompartemen pasukan dan kompartemen tempur.

BTR-4 sepenuhnya amfibi, saat berada didalam air kendaraan ini didorong dengan dua baling-baling yang terpasang disisi belakang lambung.

ukraina-btr-4-amfibi2
BTR-4 baru dilengkapi dengan RCWS dan modul baru pada sisi lambung untuk meningkatkan kapasitas amfibi.

 

© JakartaGreater

Artikel Terkait :

  47 Responses to “Korps Marinir Indonesia Tertarik BTR-4 Amfibi Versi Baru”

  1. TOP 1

    • Ya Alhamdulillah..kalau kita ..TNI beli….
      Tapi BTR.80/82 nya ya ditambah donk…pak RR…
      12 BTR 80A itu jelas kurang ….
      Katanya kepingin tetap di ranking 3 kekuatan Marinir terbesar di dunia….??

  2. beli lah 80 buah, biar korps bisa menghancurkan korps yg di Darwin

  3. hhmmm…

  4. Beli licensinya dan produk sndri
    Indonesia negara kpulauan dan cocok d indonesia

  5. bagusan mana sama anoa

  6. Kalau kita beli 50 BTR-4 harusnya kita dapat ToT..terutama offset ToT nya dikasih PT. Pindad belajar baling2 untuk panser Amphibi Anoa ke Ukraina..

    • Hahaha, cuma beli 50 minta tot, tuh sudan beli 170 MBT

      • Emang beli 50 sedikit bung..? Kalau dijejerin bisa bikin macet itu..perkara ToT sdh diatur dalam undang2 kita bila beli alutsista dari luar negeri harus disertai ToT..kalau perkara Sudan beli Tank MBT 170 unit mau dibuat atau dirakit di Sudan dimana..? Dikandang onta..? Lagian yakin Sudan mau beli 170 Tank MBT duit sopo..?

        • Baca komen bung Naufal bikin mati kaku, sumpah numpang ngakak bung !!..

          KWAAAAKK….KWAAAAAKK….KWAAAAAKK….

        • Jangan salah bung @Naufal, meski dikata sebagai negara miskin, mereka sudah bisa produksi bom pintar dengan jangkauan 80 km lho 😀 sementara kita baru kembangkan roket, itupun jangkauannya masih dibawah 50 km, tepatnya masih 45 km (RX-320)

          Satu hal bung @Naufal, Industri Pertahanan Sudan sudah bisa buat Tank Type 85MII Al-Bashier lho 😀 meskipun bekerjasama dengan China, lihat tuh, pakistan juga sudah bisa membuat pespur sendiri di negaranya bekerjasama dengan China 😀

          • Harus dibedain bung antara buat Bom dengan buat Rudal..walaupun Bom pintar tetap dijatuhkan bukan diluncurkan seperti rudal yg membutuhkan guide (pemandu)..untuk itu kita belajar dari China..konsep pembuatan Tank MBT Sudan mungkin beli design mirip Pakistan dengan China untk kerjasama pesawat JF 17..inti yg sy mau sampaikan..janganlah merendahkan kemampuan bangsa sendiri yakinlah 5 tahun kedepan semua kebutuhan alutsista bisa dibuat didalam negeri..sekarang smua sedang jalan dalam tracknya masing2..

          • sama cuma mau jawab pernyataan bung @Naufal tentang kandang “onta” 😀 sekarang jadi kandang “on-Tank” buatan dalam negeri Sudan. Untuk masalah duit tentunya mereka mendapat bantuan “kredit” sama seperti yang ditawarkan ke Indonesia untuk membeli alutsista, tetep “kredit”, seperti juga penjajakan kredit ke AS buat bangun pangkalan Indonesia.

            Lagian saya bilang begitu sebagai bahan koreksi. Klo bangsa lain yang bilang seperti itu bukan merendahkan lagi namanya tapi sudah menghina…

          • Indonesia cuma pandai ngomong gambaran negri makelar dan sarang tikus berdasi

  7. gak suka…btr4 daya apungnya payah…body kayak tenggelam semua….kalau main dilaut agak berombak besar kayak apa tuh????paling ideal daya apung ya lvtp7

    • bung @nganu rapopo

      Itu malah jadi kelebihan, musuh yang berada di pos penjagaan pantai tidak akan mengetahui ada kendaraan amfibi mau memasuki wilayahnya.

      • kelebihan????itu mengorbankan nyawa prajurit sebelum perang…ada ombak pantai gede dikit jadi kapal selam tuh

        • buktinya tidak tenggelam kan? mereka sudah memikirkan semua dampak dan akibatnya sebelum anda berfikir bung 😀 hehehe

          lagian mereka marinir bung, bukan kucing yang takut sama air 😛

  8. Bagusan BTR 4M, karena 8X8 sehingga punya kapasitas yg lebih baik. Hanya belum tahu kecepatannya di air. Anoa amfibi bisa sampai 12 knot atau lebih dari 20 km/jam.

  9. Cuma pingin

  10. yg paling bagus ya yg sdh kebeli. klo nggk bagus emang mau dikembalikn?

  11. UANGNYA LEBIH BAIK UNTUK BELI S300 YANG BANYAK UNTUK PERTAHANAN SUPAYA LANGIT KITA AMAN DARI F35

  12. Seperti APC AMX 13 milik TNI AD

  13. Bukannya udah dikirim ke Indonesia?

  14. AMX 13 itu bukan untuk angkut personel atau APC (Armored Personel Carrier).

    • Retrovit ea
      AMX 13 versi APV milik kava laler kos kos kena setrap TNI AD di Retrofit Upgrade PT Pindad di Serah Terimakan ke TNI AL untuk Wes Mari Wes Aku Wes Mari Jo
      TNI AD Punya Yang Baru APV M113

      • Lha Kak
        Tank AMX 13 versi Canon apakah tetap di pakai Kava laler kos kos kena setrap
        Padahal Sudah Di Retrofit
        sumber informasi ea pasti di Makobes

        Jadi Orang Gila Jadi Jadian pun Susah Pasti Masuk Rumah Sakit Jiwa.

      • yg retrovit AMX-13…punya AD…yg varian APC punya AD gak diretro namanya AMX-VCI…yang punya marinir /ampibi namanya AMX-10 PAC 90 dan AMX-10P…spesialis buat parade

  15. Marinir.. korps elite tni AL.. spesialis import…..

  16. bukannya 4 yg dikirim ke RI dari foto yg diatas kapal itu kemarin2 memang 2 varian berbeda BTR-4M…salah satunya ini..brarti sampel udah disini..

  17. BTR 4 RCWS VS terrex bagusan mana?

    wah siap-siap adu keren ama tetangga sebelah? hidup INDONESIA…. , NKRI harga mati.

  18. beli !!!!!!!!

  19. bukanya mayoritas sungai di indonesia tanahnya berlumpur, klu pake ban nanti selip ga tuh..

  20. Mesin propeler dan penggerak 8×8 nya mesti ditiru pindad nih.

  21. Sekedar tertarik boleh saja,tp klo mau beli harus dipikir dulu,dikaji,dipertimbangkan,digodok sampai betul”lunak baru ditunda pembelianya,nunggu versi yg lebih baru lagi….yg sabar ya nir…marinir

  22. Sumpah bentuknya gk memarik, krn kebanyakan modul..

  23. malah soal daya apung bagusan prototype buatan dalam negeri…buatan PT cahyadi bahari….design modifikasi btr 50 tapi dengan hulltinggi….sudah teruji di laut handal….sudah uji coba….kenapa gak produksi masal????

  24. gak dibeli fee nya dikit..

  25. Beli 1 aja, kembangkan di Pindad bisa enggak?

  26. Buat mix martial art boleh juga…jangan lupa TOT biar bisa buat dewe…

    Uyeee..

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)