Dec 282016
 

Pada bulan September lalu Indonesia telah menerima 5 unit panser intai amfibi BTR-4M Bucephalus dari Ukraina. Panser amfibi ini merupakan pesanan Korps Marinir. Panser amfibi BTR-4M merupakan versi terbaru dari keluarga BTR-4 dengan kemampuan melakukan operasi di wilayah tropis dan kemampuan amfibi.

Pada Bulan Oktober, Korps Marinir TNI Angkatan Laut telah menggelar latihan yang melibatkan penggunan kendaraan tempur BTR-4M pada tanggal 14 – 20 Oktober 2016. Latihan yang diikuti oleh 25 peserta dari Resimen Kavaleri-2 Mar dan 11 personel pelatih.

Kecewa dengan hasil yang telah dicapai oleh kendaraan tempur amfibi BTR-4M 8×8 selama mengikuti seluruh aktivitas latihan dan ujicoba awal yang telah dilaksanakan oleh Korps Marinir (KORMAR), tampaknya TNI Angkatan Laut bermaksud untuk mempertimbangkan kembali rencana pembelian kendaraan tersebut, seperti yang dinyatakan oleh sumber di Angkatan Laut kepada IHS Jane pada hari Selasa (27/12/2016).

BTR-4 adalah kendaraan pengangkut personel lapis baja beroda (APC) dengan platform 8×8 yang dirancang oleh Biro Rancang Bangun Mesin Kharkiv Morozov sebuah perusahaan alutsista swasta di Ukraina. BTR-4M ini rencananya akan menggantikan sejumlah kendaraan sejenis yang saat ini dioperasikan oleh Korps Marinir, yaitu BTR-80A.

Sumber: IHS Jane

Artikel Terkait :

  45 Responses to “Korps Marinir Pertimbangkan Kembali Rencana Akuisisi BTR-4M”

  1. Borong

    • Gak setujuuuu .. bela beli aja bisanya .. harusnya model ini dijadikan motivasi untuk modifikasi ANOA .. lebih cinta produksi dalam negeri itu paling utama

    • ingattt!!! masih dipertimbangkan, butuh ber abad abad lgi utk merealisasikanya

    • Hasilnya mengecewakan karena designnya based on design lama dan terasa dipaksakan manggul turet plus armamentnya, hasilnya berenangnya tak segesit anoa amphibious dan daya angkut personil jadi kurang… Yaudah copot aja turetnya, kurangi armamentnya, ganti waterjetnya yang gede, segede Punya anoa

  2. Wah….lanjut mesen mpe 50 nieh…plus pengembangan tata kertel 8×8…bisa nambah banyak populasi kendaraan amphibi nya…

    • gimana nasib panser amfibi anoa dengan kipas anginnya ya? Ooops maksudnya propeller 😀 sayang banget ya, lebih mengutamakan fungsi tanpa mempertimbangkan desain ergonomis dan estetika 😀

      jadi kebayang gimana seandainya militer menggunakan panser amfibi anoa… yang seharusnya disegani dan di kagumi… malah jadi bahan olok-olokan militer lain karena efek dari desain panser yang digunakan…

      semoga ini bisa menjadi masukan buat para desainer di pindad deh…

      • @lingkar

        hihihih… andai Su-35 memiliki desain yang agak sedikit “aneh”… mungkin minat pembeli juga berkurang kali

      • ya elah masa masa iya olok olok design alutsista wkwkwkkw tuh militer warjeger semua kali yh yg hobi mengolok ngolok.

        dlm dunia militer fungsi nomer satu…coba liat sejarah lagi tentang kendaraan lapis baja?dulu bentuknya kaya kotak sabun semua

  3. Luar biasa

  4. Kalau cuma begitu aja bs pesen di Pindad

    • dengan desain yang sekarang….. hm…. anu… ini… itu….. hmmm…. lain kali aja deh

    • anda benar bang,, lihat korut,, iran,, dan negara2 yang dibenci barat.. mereka berusaha berdikari dalam pembuatan alutsista.. akhirnya mrk sedikit demi sedikit bisa melakukannya… apapun yang kita buat harusnya kita bangga.. ** kita lho juga ga pinter2 amat.. cuman bisa comment doank.. kritisi doank.. sesederhana apapun produk yg dibuat anak bangsa,, itu juga hasil pemikiran yg luar biasa dan hasil cucuran keringat.. ayolah beri applous utk anak negeri

  5. Beli boss buat 2 divisi tuh jdikan marinir indonesia berjaya d belahan bumi selatan kepulauan indonesia ya butuh pnjaga yaitu marinir….

  6. Sekalian beli lisensi pak produksi di dalam negeri sebanyak2nya

  7. Leopard gelombang kedua udah nyampe tuh 😀

  8. Nah gitu dong , beli nya jgn tanggung2, skalian 100-500 unit..sebar diseluruh wilayah nkri….

  9. Heemmm….Payah…
    Kata nya Kita Harus Bangga dengan Ciptaan dan Karya Anak Bangsa (Anoa by Pindad) Dan kita harus pakai produk lokal dari TOT seperti yg dikatakan Presiden sendiri ., ini kok malah mau Beli lagi Panser dari luar lagi.
    Apa karena klu beli Produk Lokal saweran nya kurang..?? dan harus beli produk luar yg selalu barang bekas yg didaur ulang menjadi baru..??
    Payah….

    • menurut saya beda kelas dan habitat nya bung

    • anoa amphibi beda dengan sesifikasi bung . dari segi senjata kurang . memang desain awalnya bukan khusus amphibi . dan kurang panjang untuk memuat banyak pasukan.

      jangan harap dehh anoa amphibi bakal diambil heheheheh.

  10. hati2 pak ada foto beredar di dunia maya kalau armor btr 4 pesanan irak mengalami crack/retak sehinnga batch pengiriman selanjutnya ditolak pemerintah irak
    btw btr4m ini menggantikan fungsi btr50k jelas beda kelas dan fungsi sama ifv 8×8 yg lagi dikembangin pindad(semoga gak berkualitas sama dgn tata 8×8 )

  11. 8×8 terbaik dari yang pernah ada….Menurut ane….Hehehehe..Genepin 100 unit geh….Nemenin BMP 3F…BMP 3F juga Genepin 100 biji juga..

  12. Judul aslinya pakai kata “Reconsider” artinya “meninjau ulang”.

    Mengapa tinjau ulang ?

    Bukan puas tetapi dapat laporan buruk alias tidak puas.

    • @tukang itung

      Pertinyiinyi….kenapa kita selalu “harus” membeli dulu untuk diuji coba?

      Bukannya bisa minta dilakukan demo dulu dan pengujian keandalan suatu alutsista….?

      Wah yang model begini ini harus dievaluasi….emang duite mbahe?

  13. BTR andalan marinir kita saat gebrakan serbu ke pantai dan mengebrak ke darat. Cocuk bingit dgn karakter marinir kita. Anoa dan badak cucok milik TNI AD.

  14. BTR andalan marinir kita saat gebrakan serbu ke pantai dan mengebrak ke darat. Cocuk bingit dgn karakter marinir kita. Anoa dan badak cucok milik TNI AD…

    • kalau gitu besok Pindad bikin yg 8×8 khusus Marinir namanya ” Buaya Muara ” soalnya hewan amfibi yg bisa berenang kan itu tuh…hehe

  15. Tes

  16. Di warung sebelah di pertimbangkan krn ada malfungsi transmisi di air mn nih yg bener

  17. Di artikelnya aja bilang “kecewa dengan hasil latihannya” sehingga dipertimbangkan lagi rencana pembeliannya, lha kok malah banyak komentar…..”borong”.
    Ndak baca artikel, cuma liat foto ya’

  18. Sing komentar borong lagi mendem

  19. AD khususnya kostrad kalo beli barang mempertimbangkan ToT dan diupayakan produksi dalam negeri. Di AU Paskhas juga mulai menggunakan buatan2 dalam negeri. Di AL, marinirnya ada info mengenai keinginan untuk penggunaan produksi dalam negeri dengan ToT nya?

  20. Jangan sampe ada yg korup

  21. Maksud nya mempertimbangkan kembali itu Bagaimana ….? Puas …atau Tidak cocok.&….kepingin batalkan pembelian nya?
    Bahasa nya …Seperti nya …tidak cocok Dan Tidak sesuai harapan…
    Kenapa? Performance nya jelek?

  22. Judul nya berubah …
    Tadi ..judul….nya mempertimbangkan kembali …sekarang berniat menambah BTR4 untuk Marinir ..
    Ya deh …Alhamdulillah …ikut senang ..
    Tapi jangan lupa menambah jumlah BTR80/82 nya …12 unit terlalu Sedikit sekali.

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)