Jan 092017
 

Bima – Bencana alam yang melanda wilayah Bima, NTB telah mengakibatkan rusaknya beberapa fasilitas umum seperti jembatan, jalan dan saluran air. Seperti yang terpantau, kondisi pasca banjir di permukiman penduduk tersebut sangat memprihatinkan. Terlihat masih nampak lumpur tersangkut di setiap lorong atau gang-gang dan ruas jalan serta saluran air, sehingga menyumbat saluran air dan mengeluarkan bau busuk yang menyengat.

Karena itu, Pemerintah setempat dengan dibantu TNI, POLRI, BPBD Kota Bima dan sukarelawan lainnya berupaya melakukan kegiatan rehabilitasi dan pembangunan kembali beberapa infrastruktur yang hancur akibat musibah bencana alam banjir tersebut.

Yonzipur 10 Kostrad yang telah diberangkatkan dari Dermaga Ujung Surabaya pada hari Minggu (1/1) silam merupakan salah satu satuan yang ditugaskan sebagai Pasukan Tanggap Darurat dan Rehabilitasi pasca bencana alam banjir di Bima, NTB. Setibanya disana, mereka menempati Posko yang berada di Gor Koni Kota Bima.

Pasukan yang tergabung dalam Satgas PRCPB (Satuan Tugas Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana) Yonzipur 10 Kostrad ini dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon, Mayor Czi Bayu Kurniawan. Sehari setelah tiba disana, pasukan yang berkekuatan 100 orang ini melaksanakan pembersihan sampah dan lumpur di beberapa kelurahan.

Mayor Czi Bayu Kurniawan menyampaikan, “Mari kita bersama-sama melaksanakan kegiatan sosial ini dengan penuh semangat, biarkan kaki dan tangan kita yang bekerja, bila kita bekerja sama dengan baik dan penuh semangat maka pekerjaan akan lebih cepat selesai”.

Selain itu beliau selaku Komandan Batalyon Zipur 10 Kostrad ini juga menghimbau dan mengajak seluruh masyarakat Bima untuk bersama-sama bergotong-royong membersihkan sisa banjir. “Apabila semua masyarakat ikut melaksanakan pembersihan maka saya yakin kondisi Kabupaten Bima akan cepat kembali normal,” Tegasnya.

Kegiatan pembersihan sampah dan lumpur ini salah satunya dilakukan di Kelurahan Melayu. Dengan mengerahkan 30 personel, 1 unit Backhoe Loader, 1 unit Excavator dan 6 unit Dump Truck di sepanjang jalan Kelurahan Melayu dengan progres 60%.

Sedangkan di titik lainnya, sejumlah 51 personel , 3 unit Backhoe Loader, 2 unit Excavator dan 9 unit Dump Truck melaksanakan pembersihan tumpukan sampah dan lumpur di sepanjang jalan Kelurahan Tanjung dengan progres 75%. Serta di Madrasah Nurul Ilmi, dengan kekuatan 7 personel, 1 unit Excavator, 2 unit Dump Truck dengan progres 25%.

Penerangan Kostrad

Artikel Terkait :

  8 Responses to “Kostrad Sapu Bersih Sampah dan Lumpur Pasca Banjir Bima”

  1. Kasihan liat tni kita, mrk membantu membersihkan lumpur setinggi itu…mk dr itu pak presiden, berikan fasiltas yg lengkap utk tni kita…beri tunjangan utk mrk dan keluarga mrk…membersihkan lumpur setinggi itu berat broo..kita hrs hormat dgn tni,..krn mrk adalah pahlawan sebenarnya tanpa pamrih…

  2. Yonzipur ya ? Saya selalu kagum pada Yonzipur. Membangun sambil siap tempur.

  3. Yonzipur ya ? Saya selalu kagum pada Yonzipur. Membangun sambil siap tempur.

    Tugas operasi non tempur selain membangun juga membersihkan akibat bencana.

  4. dalam perang mereka berada di tengah pasukan.
    di antara infantri pendobrak digaris depan dan kavaleri dibelakang yg menunggu mereka membuka jalan atau membangun jembatan

  5. Terima kasih tni telah membantu proses pemulihan pasca banjir kota kami…kalian pagi siang malam kalian tetap mengerkan alat2 kalian.doa msyrkat kota bima semoga kalian sehat karna itu yg bisa km katakan.NkRI harga mati

  6. bagus lah…daripada nongkrong doank di barak atau keluyuran gak jelas.

  7. biasanya nanti ada yg mengklaim terus koar koar di media xixixixixi