Latihan Tempur Laut Dalam Armada China Beresiko Tingkatkan Ketegangan Dengan Jepang

14
4

Angkatan Laut China melakukan serangkaian latihan militer laut dalam di laut Jepang beberapa hari setelah Tokyo memperingatkan akan mengambil tindakan terhadap meningkatnya ketegangan di wilayah tersebut akibat munculnya sejumlah kapal angkatan laut Cina yang terlihat dekat gugusan pulau yang disengketakan.

Surat kabar Xinhua melaporkan, mengutip seorang pejabat di Angkatan Laut China (PLAN), bahwa latihan dimulai pada hari Kamis (18/08/2016) dan berlangsung sampai Jumat (19/08/2016). Sumber itu mengatakan, latihan sedang berlangsung pada “bagian tertentu dari Laut Jepang”, tapi menolak untuk memberikan rincian datanya.

Laporan itu dikuatkan oleh surat kabar resmi militer China, Harian Tentara Pembebasan Rakyat, mengatakan bahwa kapal yang terlibat dalam latihan termasuk destroyer yang dipersenjatai rudal balistik, dua frigat, dan kapal pasokan untuk armada pelatihan laut jauh Jingzhou. Jumlah pasti kapal yang terlibat dalam latihan itu tidak sebutkan dalam artikel.

Xu Haihua, komandan latihan, meyakinkan Harian PLA bahwa latihan tersebut bersifat rutin dan telah direncanakan sebelumnya menunjukkan bahwa mereka tidak bermaksud untuk memprovokasi Tokyo.

“Latihan dilakukan jauh di perairan internasional seperti dilakukan oleh angkatan laut dunia, dan tahun ini angkatan laut kami memiliki banyak kapal untuk melaksanakan latihan jauh di Pasifik Barat”, kata komandan pada Harian PLA. “Latihan laut dalam merupakan bagian dari pengaturan pelatihan tahunan kami, itu tidak ditujukan terhadap negara tertentu, wilayah atau target, dan dilakukan sesuai dengan hukum dan praktek internasional”.

Meskipun ada jaminan menenangkan, ketegangan telah terjadi antara Cina dan Jepang dalam beberapa pekan terakhir yang berasal dari permusuhan Tokyo terhadap keputusan Beijing untuk mengabaikan putusan oleh pengadilan arbitrase Den Hague mengenai wilayah Laut China Selatan yang disengketakan.

Jepang bukan pihak yang bersengketa disana dan China melihat komentar dari Tokyo sebagai campur tangan yang tidak perlu dalam urusan Cina. Kedua negara memiliki sengketa teritorial sendiri di Laut Cina Timur mengenai Kepulauan Senkaku (dikenal oleh orang Cina sebagai Kepulauan Diaoyu).

Sumber: Sputnik News

14 COMMENTS

  1. Ww3 blm tahun ini, sabar ja!!,,,!! Msh mau mkn mie ayam ga, msh doyan pempek ga, msh suka maem nasgor sea food ga, makanya jgn grasa grusu, perang msh lama, utk ciptakan ww3 semua negara harus miliki kesiapan matang dr segi mental, tenaga dan alutsista…perkiraan ww3 pecah mungkin lg 5-10 tahun lg…

  2. Hukum Ruskye: [ ā€¦Kalo sdh ada hitung2an diatas kertasnya baru boleh kita babarā€¦ ]

    ..latihan sedang berlangsung pada ā€œbagian tertentu dari Laut Jepangā€…

    harap lampirkan hitung2an diatas kertas untuk menjelaskan ā€œbagian tertentu dari Laut Jepangā€, ini bukan praktek jurnalistik yang baik, ruskye kecewa..

  3. Biarin aja perang abis2san china vs jepang, Asu ,pinoy & vietnam kita cuma nonton sambil numpuk senjata and personel d Natuna klo2 ada balistik nyasar .doain china kalah ntar otomatis klaim traditional fishing mereka atas laut natuna hilang.jd aman deh kita.hehehe
    Salam pendatang baru

LEAVE A REPLY