Sep 272016
 

Menurut Menteri Pertahanan, Juozas Olekas, Angkatan Bersenjata Lithuania akan dilengkapi dengan dua baterai sistem pertahanan udara jarak menengah.

“Kami telah menyediakan anggaran sebesar €100.000.000 (US $112.000.000) untuk membeli sistem pertahanan udara jarak menengah, NASAMS 2 (Norwegian Advanced Surface-to-Air Missile System 2), dan saat ini sedang dirundingkan”, menurut Olekas kepada Baltic News Service.

Saat ini Lithuania hanya mengoperasikan sistem pertahanan udara jarak pendek. Pada bulan Mei 2016 yang lalu, Kementrian Pertahanan Lithuania telah memulai negosiasi dengan Norwegia untuk kemungkinan mengakuisisi sistem pertahanan udara jarak menengah NASAMS 2.

Tahun ini pemerintah Lithuania mengalokasikan anggaran sebesar €575.000.000 (US $644.000.000) untuk pertahanan, tahun depan Kementrian Pertahanan berharap dapat anggaran pertananan bisa mencapai €725.000.000 (US $812.000.000).

Negara pengguna sistem pertahanan udara jarak menengah NASAMS 2 ini antara lain Chili, Finlandia, Belanda dan Norwegia.

Sistem Pertahanan Permukaan-ke-Udara Canggih Norwegia (NASAMS 2) adalah sistem pertahanan udara jarak menengah berbasis modul, terdistribusi dan terhubung ke jaringan, dirancang oleh Kongsberg Gruppen Norwegia yang terdiri dari Kongsberg Defence & Aerospace dan Raytheon.

NASAMS 2 adalah versi pembaharuan dari NASAMS dan telah beroperasi sejak tahun 2007. Sebuah baterai lengkap dari NASAMS 2 terdiri dari 12 peluncur rudal (LCHR), masing-masing membawa 6 rudal AIM-120 AMRAAM, dilengkapi dengan 8 radar 3 dimensi AN/MPQ-64 F1 Improved Sentinel X-band, sebuah pusat kendali peluncuran (CTOC) dan sebuah kendaran kendali taktis (TCC).

Sistem pertahanan udara NASAMS 2 memiliki jangkauan antara 55 km hingga diatas 180 km (tergantung konfigurasi rudal yang terpasang).

  • AIM-120A/B memiliki jangkauan 55 – 75 km
  • AIM-120C memiliki jangkauan > 105 km
  • AIM-120D memiliki jangkauan > 180 km

Catatan: Jangkauan rudal udara-ke-udara diatas adalah sebagai perkiraan untuk pertemuan hulu ledak dengan pesawat yang bergerak cepat di ketinggian, dan jangkauan secara signifikan akan lebih pendek ketika rudal yang sama diluncurkan dari platform stasioner darat. Pengukuran lebih lanjut untuk sistem peluncur rudal stasioner adalah jangkauan ketinggian maksimum yang mengikuti kaidah ibu jari yaitu sepertiga dari jangkauan maksimum horisontal.

 

Vegassus © JakartaGreater.com

Artikel Terkait :

  20 Responses to “Lithuania Sediakan € 100 Juta Untuk Beli NASAMS 2”

  1. mestinya klo untuk urusan modifikasi Indonesia sih bisa, beli rudal udara-ke-udara trus dimodifikasi supaya bisa menjadi SAM seperti ini 😀

  2. Indonesia perlu rudal jarak menengah..tp smpe skrg gk beli beli

  3. Indonesia tinggal mengembangkan Roket RX Seriessnya untuk di pola seperti S300 / S400 / S500 / NASAMS dan lainnya…
    Semoga LAPAN dan PT PINDAD dapat mewujudkannya atau setidaknya mendekati range dari pertahanan udara negara maju.

  4. Nih barang sedap juga kalo emang jadi di beli… Tapi kita tetep juga butuh S-300/400 kalo emang pengen bisa nyegat ICBM.

  5. Jika diluncurkan dari darat ke udara maka jarak rudal AIM 120 ini cuma sepertiga dari yang disebut di atas.

    AIM120 A/B 18 – 25 km
    AIM 120 C 35 km
    AIM 120 D 60 km

    Indonesia butuh NASAMS ini minimal 2 baterai.

    2 x 12 peluncur = 24 peluncur, lumayan.

    Jika dibagi 3 peluncur dan 2 radar maka bisa disebar ke :

    (2 × 12) / 3 = 8 lokasi

    8 lokasi masing2 3 unit peluncur 2 radar.

    Luas daratan 1.915.222 km2 dibagi 8 = 239.402,75 km2 masing2 lokasi area.

    • @tukang ngitung

      Bung Phd, ayo tebak2an….nanti kendaraan pembawa rudal nasamsnya pake truk atau jeep mercy?

    • 2 baterai = €100 juta = US $112 juta = Rp.1,58 triliun

      melihat dari jumlah anggaran Polri kemarin boleh gak ya bila dipakai sejumlah diatas untuk membeli NASAMS 2? 😀

      • bung Lingkar
        tolong catet baik² itu hitungan harga nya yaa …
        kalo ane ada duit mo beli si Nassam … takut lupa harga !!!

  6. bung tukang ngitung phd,ia kalo rudalnya ditembakin sekali dua kali tapi kalo disalvo dan terjadi hujan rudal,gimana cara mengatasinya?

    • @otong besar

      Pake ilmu “langkah seribu” nak….

    • Kan hanud titik kita banyak.

      Ada QW3, ada strela, ada starstreak, ada igla, ada S60, ada oerlikon skyshield, ada AA gun double barrel buatan China yg sekitar 2 bulan kemarin baru tiba.

  7. Tes lagi

  8. Tes

  9. Negara Norwegia kalau dilihat di peta berada di pesisir barat laut tepian pantai benua Eropa memanjang saja sehingga memang pas jika menggunakan Nassams berjarak sedang justru pemborosan jika memiliki rudal jarak jauh dan sangat kurang tepat, beda dengan Indonesia
    bentang negaranya memanjang dan melebar jadi jika menggunakan rudal jarak menengah atau sedang pas disepanjang pesisir atau pertahanan kota/pangkalan/objek strategis, rudal jarak jauh sangat perlu untuk antisipasi serangan musuh dari jauh karena disekeliling kita tidak ada barrier negara sekutu/tetangga seperti Norwegia cuma pulau Sumatera bagian utara yang berseberangan dengan semenanjung dan Kalimantan bersebelahan tapal batas dan juga provinsi Papua. Selebihnya yang lain sangat terbuka dan gampang dimasuki lawan, rudal jarak jauh mutlak diperlukan NKRI untuk antisipasi pendaratan massive lawan yang gampang masuk dari banyak sisi negara

  10. Hikmah dari semua ini..paman sam perekonomiannya making membaik.

  11. Yg kecil utk melindungi yg lebih gede…

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)