Mar 142017
 

India tidak mungkin lagi membeli tambahan pesawat tempur Rafale dari Dassault Aviation, Perancis.

Karena mahalnya biaya Rafale, India yang awalnya berencana membeli 126 unit, akhirnya menciut hanya menjadi 36 Rafale dengan nilai US$ 8.8 milyar. Akibatnya, hampir tidak ada kemungkinan bagi India untuk memesan lagi pesawat tempur yang mahal, ungkap pejabat di Kementerian Pertahanan India.

“Tambahan pesanan untuk Rafale adalah tanda tanya besar. Dari mana uang itu akan datang? Ada banyak pilihan yang lebih murah tersedia, “kata seorang pejabat senior.

Saat ini, Angkatan Udara India (IAF) memiliki 34 skuadron dari 42 skuadron yang dibutuhkan untuk menjaga langit India. Jumlah ini adalah yang terendah dalam dekade terakhir. Setiap skuadron terdiri dari 18 pesawat, dan 11 skuadron yang diperkuat pesawat tempur MiG-21 sebentar lagi juga akan pensiun yang akan menimbulkan tantangan pembelian pesawat tempur baru.

India saat ini sedang fokus pada pembelian pesawat tempur bermesin tunggal dengan nilai kesepakatan mencapai sekitar US$ 12 miliar, yang santer terdengar sebagai kandidat terkuat adalah pesawat tempur Gripen dari Saab dan F-16 Lockheed Martin.

Perusahaan pembuat Rafale, Dassault Aviation telah mengklarifikasi ke Pemerintah India tidak akan bisa memberikan transfer teknologi secara penuh dan menciptakan ekosistem industri dengan memproduksi pesawat di India di bawah program ‘Make in India’ kecuali mendapatkan pesanan tambahan.

Eric Trappier, Chairman dan CEO Dassault Aviation, selama pameran Aero India 2017 menyatakan perusahaan akan mendirikan pabrik untuk memproduksi jet tempur Rafale di India hanya untuk pesanan lebih dari 100 unit pesawat.

Defenceworld
Editor : Muhidin

Bagikan Artikel:

  43 Responses to “Mahal, India Tidak Bisa Membeli Tambahan Lagi Rafale”

  1. Memang Rafale terkenal pesawat tempur paling mahal. Makanya peminatnya sediki. Biaya maintenancenya tinggi jg.

    • kesimpulannya tdk layak dibeli. maintenance yg mudah adl persyaratan utama, anti embargo yg kdua, dan bisa masuk ke inhan yg ketiga.

    • SI Betot Rafale France pesawat mahal bagaimana dengan KFX nantinya y bung? walau masih tersedia jauh melayani Korea indonesia

      Rafale pesawat tempur mesin-kembar multi-peran mahal konon disajikan untuk armada Pangkalan Kapal induk dan Membawa Nuklir, maka pesawat Rafale “delta-canard”ini mahal karena tidak setiap avionik terkonsep matang pada pesawat Rafale. india memiliki armada kapal induk dan memiliki sejumlah senjata nuklir.

      • Biaya Rafale yang mahal sebagian besar karena tenaga kerja yang Super Mahal di perancis.
        termasuk di dalamnya adalah Komponen dari Sub-Kontraktor di Perancis

        Berbeda dengan KFX dan IFX
        karena sebagian besar komponen di produksi di Korea dan Indonesia, yang SANGAT JAUH lebih murah dari Perancis atau buatan barat Lainnya

        Radar dan Mesin (Lisensi) saja buatan Korea
        dan konon dalam pembuatan Radar AESA Korea, akan dilisensikan ke PT. LEN

      • 36 Rafale dengan nilai US$ 8.8 milyar
        gilak rician apa tuh ?? full TOT ? full weapon?

        8.800 ; 36 = 244. juta dolar Per BIJI
        ————————————————

  2. Pesawat unyu2,makanya mahal banget…

  3. .
    Langit India Di butuhkan 42 skuardon ????
    Terus langit Indonesia Yg superrr Luas dan luas Pantai terpanjang Berapa Skuardon ????

    India aja Habis habisan buat jaga langitnya
    Indonesia kq Santai banget yha ,?

    Mana SAM kagak ada lagi ,
    Haddehhhhh ”

    Indonesia Merasa aman sendiri ,
    Padahal UTARA N SELATAN akan menerima
    F35 ”
    Sementara di Utara lagi akan ada J20 n J31

    Di Timur Jauh pangkalan amerika dgn
    F22 Raptor F35 dan Pembom nya dll

    Indonesia Bangkit lah !!!!

    • Sabar bung @Destroyer….bagian pengadaan masih menghitung budget….cukup ndak untuk beli 1 skuadron SU35….plus biaya logistik dan perawatannya….pengadaan rudal juga masih ora jelas….untuk sementara ini kita mengandalkan supel tucano dan Hawk 100 saja….untuk patroli udara…jika ketemu J20 dan F15…mendingan kaburrrr….dari pada jadi bulan-bulanan ….La gimana lagi….

    • Gimana kalau menteri pertahanan kita ganti ndan? hihihi :D

      • Percuma diganti juga, anggaran skrng fokus ke Pembangunan Infrastruktur… Yang penting Rakyat Indonesia Kenyang dan Kuat Indonesia g bakal diserang.

  4. Rafale mahal di harga dan perawatan
    Ef typhoon mahal di harga
    F-16 Viper mahal di harga dan rawan embargo
    Tejas murah tapi belum teruji dan spek rendah
    Gripen mahal di harga tapi murah di perawatan
    Su-35 harga lumayan dan mahal di perawatan tapi kualitas paling mengesankan

    Jadi dari merek pesawat yg saya sebutkan di atas yg paling cocok di akuisisi oleh indonesia adalah SU-35 karena harga lumyan tapi kualitas mengesankan

  5. sayang sekali ases kfx ifx terbatas. kita sbg penonton jd tdk bisa ikut menilai baik buruknya pespur tsb. sampai proses masang apa jg gak tahu saat ini. smga saja lancar sukses. mngkn berburu mesin khususnya mesin pesawat jet buatan lokal via RnD dan TOT perlu dimulai sekarang. ini pntg paska kita punya rakitan pespur sendiri. untuk mempermudah maintenance. bahkan belum batle proven jg gpapa.

  6. Indonesia tidak butuh Rafale atau sudah 35..Indonesia hanya butuh super tukino dan t50 dengan radar canggih buatan Tuhan..Darmo..Radar moto…

  7. Mahal ??? ……………. Indonesia tidak akan membeli rafale, ……… begitupun SU-35, ……….. xi xi xi …………….. !!!

  8. Tuh India aja yang tuan rumah nya Tejas cari dari luar. Masa kita tertarik yang kurang dipercaya oleh tuan rumahnya.

  9. begitu jugaaaa…
    cintamu padakuuu….
    cinta hanya separuh hati..
    kau lepas kembali.

    nanti di suatu masa…
    kau kan merasa
    betapa sakitnya
    hati kecewa…
    karena Delta

    • Sayap delta ada 18 unit
      Avro Canada CF-105 Arrow
      Chengdu J-10
      Chengdu J-9
      Concorde
      Dassault Mirage 5
      Sayap delta
      Eurofighter Typhoon
      F-102 Delta Dagger
      F4D Skyray
      General Dynamics F-16XL
      HAL Tejas
      IAI Harop
      IAI Harpy
      Rockwell-MBB X-31
      Ryan X-13 Vertijet
      Saab 210
      Saab 35 Draken
      North American XB-70 Valkyrie

  10. Komen saya ilang di gondol sama tejas

  11. India kalah sama mimpi nya Indonesia..Yg katanya akan beli rafale 64 unit…Ifx 80 unit, su 35 74 unit,typhoon 24 unit,f16 vifer 28 unit,heli Apache 96 unit dll…

  12. Indonesia cukup SU-35N MIG-35, T50 Pakfa dr Eropa Timur, GripenNG, Typhoon dr Eropa Barat, nah yg satu lg F16Viper dr Amerika walau rawan Embargo, sambil menunggu KFX/IFX dan LFX produksi masal!

  13. tejas aja murah-meriah. klu rafael india gak notooot

 Leave a Reply