Feb 072017
 

MRSS didasarkan pada desain 150 m PT PAL, yang disesuaikan dengan kebutuhan Angkatan Laut Kerajaan Malaysia. (IHS/Patrick Allen)

Surabaya – Malaysia segera menandatangani kontrak resmi dengan PT PAL Indonesia untuk pemesanan kapal perang jenis “Multirole Support Ship” (MRSS) ukuran 163 meter.

“Sekitar bulan Agustus 2017, kami dan Malaysia telah berencana teken kontrak, dan ketetapan waktu pembuatannya sudah ada dengan ukuran panjang 163 meter,” ujar Direktur Utama PT PAL Indonesia, M Firmansyah Arifin di Surabaya, 6/2/2017.

Dia mengatakan, kepercayaan Malaysia terhadap PT PAL Indonesia dalam pemesanan kapal perang karena kualitas bahan yang digunakan, sehingga negara tetangga tersebut melakukan penunjukkan langsung.

Ekspor kapal perang ke Malaysia ini adalah pesanan kapal jenis “Landing Platform Dock” (LPD) kedua yang diterima PT PAL Indonesia setelah sebelumnya pemesanan LPD dari Militer Filipina.

“Kabar baiknya, ada kemungkinan Malaysia akan memesan lebih dari satu MRSS. Platform MRSS mirip dengan LPD Angkatan Laut Indonesia dan SSV Filipina. Namun, MRSS akan lebih besar, dengan panjang 163 meter, dan bersenjata lengkap,” ujarnya.

Firmansyah berharap, pesanan dari Malaysia dan beberapa militer asing akan membuat nama baik bangsa Indonesia, dan membuktikan PT PAL memiliki teknologi kapal perang setara dengan galangan kapal negara lain.

Sebelumnya, PAL telah membuat dua kapal perang untuk Filipina jenis LPD yang didesain panjang 123 meter, lebar 21,8 meter, dan memiliki kecepatan 16 knot dengan ketahanan berlayar selama 30 hari di laut lepas. Satu kapal telah diserahkan ke Filipina yakni SSV BRP Tarlac.

Kapal perang kategori canggih itu dilengkapi pendaratan tiga helikopter dan hangar, serta memiliki kemampuan mengangkut dua unit kapal “landing craft utility” (LCU) ditambah berbagai macam kendaraan tempur dari truk militer hingga “Amphibious Assault Vehicle” (AAV).

Adapun pesanan kapal perang kedua Filipina memiliki kemampuan menjangkau hingga ke perairan dangkal serta dapat difungsikan sebagai rumah sakit apung sekaligus SAR ketika sedang terjadi bencana.

Antara

https://web.facebook.com/JakartaGreater

Artikel Terkait :

  36 Responses to “Malaysia Pesan Kapal Perang ke Indonesia”

  1. 😆 😆 😆

  2. Mantap…Indonesia

  3. Mantap PT.PAL Indonesia…..maju terus

  4. Tunggu bulan Agustus 2017
    takutnya di undur karena keuangan…

  5. Joozzz gandoozz..

  6. Sptnya berita ini sdh berulang kali di post oleh bung diego….skr yg ke tiga kalo ga salah…xixixixiii

  7. Lumayan gede juga pesenan jiran..apalagi persenjataan lengkap…
    Ati ati ah..Indonesia ntar keselek biji sendiri…
    Ayo pak RR minta bikinin kapal induk, biar dah kopongan dulu .perangkat nyicil..yg penting punya punyaan…hehehe
    @artikel yang bikin kang colibri tidur mesem…

  8. bung colibri… tidak akan tidur nyenyak…

  9. saya menunggu bulan februari ini habis untuk melihat pengadaan MEF 2
    kira kira yg mana dipesan tahun ini:
    Pengadaan 6 Kapal Cepat Rudal 40 m
    Pengadaan 6 Kapal Cepat Rudal 60 m (sudah 1 first steel cutting 2/2/2017)
    Pengadaan 3 Kapal LPD
    Pengadaan 3 Kapal LST

    Pengadaan 3 pesawat angkut A400M
    Pengadaan 4 pesawat angkut Hercules type J
    (untuk 7 pesawat angkut beda kapasitas ini sudah digabungkan dalam 5 A400M)
    tapi apa yg terjadi??
    Bagaimana penulis untuk Jane’s bisa tiba-tiba mengumumkan secara sepihak kalau pemerintah Indonesia menyetujui pembelian A400M?
    Dalam setahun terakhir, juga tidak ada satupun media berita lokal yang pernah memberitakan apakah akuisisi A400M sedang dibahas, atau pernah diperdebatkan di Komisi I DPR. tapi ini ranah kemenhan…

  10. Minta TOT gak tuh ? untuk apa mlon minta kapal segede itu seperti pesanan arab saudi yang lalu, untuk angkut…….kah? muheheheee

  11. Minta TOT gak tuh ? untuk apa minta kapal segede itu seperti pesanan nya arab saudi yang lalu, untuk angkut…….kah? muheheheee

  12. Tahniah…syabas pakcik sudah percayakan senjata buatan indonesia

  13. admin sengaja “mancing kayaknya nih
    sudah terlalu sering berita keluar di JKGR…

    xixixi….

  14. Apa definisi “bersenjata lengkap” ?

    • Bersenjata lengkap maka ianya dinamai MRSS .
      Kalo gak lengkap dinamai LHD/LPD kayak yg dipunya indo/pinoy.
      Udah lama tertangguh dan sebetulnya Malaysia Mau membeli dari barat karna mau versi yg bisa bersenjata lengkap kayak absalon class.
      Multirole bisa bikin kombatan dilaut saat diperlukan.
      Ato paling kurang pun bisa pertahankan diri dari serangan rudal anti kapal.
      Design kpl ini kayaknya rumit dan kali pertama design segini bersenjata lengkap .
      Semoga jd contoh kpd dunia gmana kapal angkut versi ini bisa jd frigate jugak .

      • LPD 3 in 1 gitu ya bung ??……

        Saya khawatir kalo suatu saat malon pesen jet pejuang, maunya jet pejuang yg bisa dogfight, bomber dan dropping pasukan….. xixi….

      • Aloy @ absalon class itu real frigate bukan multirole pakcik…tenang aja pakcik PT PAL mampu design dan bine MRSS yg RMN mahukan…MRSS dgn panjang 163 meter dgn weapon SSM dan SAMpun akan PT PAL bine buat RMN,pokoknya MRSS buat RMN yg paling bestlah akan PT PAL buat

  15. wawww..terkejut aku…

  16. Semogalah…jadi

  17. dari su 30mki/mkm/mka lahirlah su 30sm. semoga dari pesanan mrss malaysia ada y bisa diambil untuk dikembangkan didalam negeri

  18. Tapi kenapa Dephan kok tidak memesan ke PAL type yg sama dengan TLDM atau lebih gahar.

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)