Aug 152016
 

McDonnell Douglass F-15 Eagle adalah pesawat tempur taktis disegala kondisi cuaca yang telah lama dianggap sebagai salah satu dari jet tempur yang paling sukses di dunia. Namun, jet tempur multirole Rusia, Sukhoi SU-35 Flanker-E tampaknya sama baiknya dengan F-15 Eagle, dan bahkan mungkin lebih baik dari pesawat tempur AS.

Sebastien Roblin, dalam sebuah artikel Kepentingan Nasional, memutuskan untuk sampai ke hal dasar dan menyajikan perbandingan kekuatan komprehensif dan kelemahan kedua pesawat.

Dalam hal sensor, radar AESA APG-63 V3 pada F-15 ternyata lebih unggul dari radar PESA Irbis-E pada SU-35S, karena “lebih sulit untuk di jamming, resolusi yang lebih tinggi dan lebih sulit untuk dilacak.”

Namun, pesawat F-15 AS ini tidak memiliki sistem pencarian dan pelacakan inframerah yang telah digunakan Rusia sebagai penangkalnya, dan tidak dirancang untuk tersembunyi, tidak sama seperti SU-35S Rusia.

Dalam hal senjata udara-ke-udara, SU-35 memiliki 12 atau lebih cantelan dibandingkan dengan delapan yang dimiliki F-15C, meskipun jarak jauh, rudal berpemandu radar udara-ke-udara yang terpasang di kedua pesawat “pada dasarnya di kelas yang sama”, menurut penulis.

Lebih jauh lagi, sistem radar jamming L175M Khibiny yang terinstal pada SU-35, saat ini mungkin tidak efektif terhadap radar F-15, namun menjadi ancaman serius terhadap radar yang digunakan untuk rudal udara-ke-udara AIM-120 yang digunakan oleh jet tempur AS.

Tapi dalam hal pertempuran “dog-fighting” disinilah kemampuan jet tempur Rusia memiliki keunggulan yang jelas dan tak terbantahkan atas jet tempur AS.

“Jet tempur F-15 Eagle tidak dapat membungkuk ketika bermanuver – faktanya, itu adalah salah satu desain pertama yang membuktikan jet tempur kelas berat masih bisa melakukan manuver dengan ketat, putaran hemat energi dan mampu menanjak dengan cepat saat mendaki, berkat pengisian sayap rendah dan rasio daya dorong dan berat yang tinggi. Bagaimanapun, SU-35 adalah satu-satunya jet tempur di kelasnya. SU-35 menggunakan turbofan dengan daya dorong-vektor – yang berarti nozel mesin yang dapat bergerak secara independen sehingga memungkinkan untuk melakukan manuver ketat sambil mempertahankan sudut tinggi serangan (hidung pesawat berada dalam arah yang berbeda dari arah gerak pesawat) dimana pesawat tempur biasa tidak mampu melakukannya. SU-35 akan mampu menari di sekitar F-15 dalam pertempuran udara dengan kecepatan rendah”, penulis menjelaskan.

Dalam kesimpulannya, penulis menduga SU-35 mengambil mahkota sebagai dog-fighter terbaik, dan juga memiliki platform rudal yang sangat mampu dan serbaguna terhadap target darat dan udara, dan mengingat bahwa diantara model jet tempur yang ada saat ini, “F-15 masih tetap sebagai pesawat tempur superioritas udara dengan kemampuan radar canggih“.

Namun demikian menurutnya, bahwa kemampuan pesawat tempur yang akan datang lebih ditentukan oleh “efektivitas rudal dan keunggulan penangkal elektronik” daripada karakteristik yang dimiliki pesawat tersebut.

Sumber: Sputniknews

  78 Responses to “Mampukah SU-35 Menjadi Pesawat Tempur Yang Lebih Baik Dari F-15?”

  1. Pertama

  2. Kedua

  3. Ketiga

  4. SU-35 mengambil mahkota sebagai dog-fighter terbaik, dan juga memiliki platform rudal yang sangat mampu dan serbaguna terhadap target darat dan udara “ , dan mengingat bahwa diantara model jet tempur yang ada saat ini, “F-15 masih tetap sebagai pesawat tempur superioritas udara dengan kemampuan radar canggih “.
    once again the man behind the gun..
    analisis gk bs jd patokankarna dlm pertempuran everything can happen.

    • I agree with your opinion Bung @ Yohanes

    • memang belum ada yang bisa memastikan 100% sebelum keduanya bertemu dalam pertempuran sesungguhnya, tapi bila kita mau berfikir positif, maksud dari analis tersebut adalah bahwa, bila SU-35 ingin unggul telak atas F-15 adalah dengan memperbaiki dan menyempurnakan kelemahan yang ada saat ini. Kita jangan berfikir dari sudut pandang “produsen” yang mengatakan bahwa produknya adalah yang terbaik (menurut versi mereka sendiri). Toh analis diatas orang Rusia, dia mampu berfikir netral… Sama halnya para analis dari USA sendiri mengatakan bahwa F-35 masih jauh dari harapan dan mungkin belum mampu menandingi SU-35. Dari tulisan mereka, kita bisa tahu, bahwa ternyata masih banyak kekurangan dalam produk-produk tersebut (baik SU-35 ataupun F-35) untuk dapat unggul 100% dari lawan-lawannya. Berarti, mereka memberi masukan yang sangat penting kepada para insinyur untuk menyempurnakan produk mereka tersebut. Bukan sekedar pujian yang menyesatkan.

      • Dan memperbaiki kekurangan SU-35 jelas lebih mudah dengan mengganti hardware, beda dengan F-15 yang harus upgrade skill pilot dengan ilmu-ilmu khusus yang berarti memperbanyak jam terbang …..cmiiw (colek me if I am ngelantur)

        • @Nuncaku
          Sepertinya Tidak semudah itu juga kalee bung, Menganti Hardware (ex:Radar) dengan beda Topologi teknis dan juga beda standarisasi teknis pabrikan Akan Menganti/Upgrade dan re-enginered Software total juga bung, radar untuk sebuah pesawat tempur adalah komponen mayor, beda dgn sensor/transducer biasa. komponen radar berfungsi selain mendeteksi situation awarenes juga sebagai sensor topografi permukaan, agar bila terbang rendah tetap aman dan tidak sampai menghantam bukit bergelombang, apalagi mode autopilot, fungsi lainnya juga sebagai datalink. penggantian atau penambahan device akan menyebabkan parameter2 data input/output akan juga berubah total, yg memerlukan penanganan extra di bagian software, dan ini memerlukan waktu development yg lama.
          analogi mudahnya begini, di PC bila kita mengganti VGA card yg beda pabrikan, maka akan membutuhkan penginstallan driver VGA baru juga kan?, driver lama tidak akan bisa di gunakan. kalau driver nya sudah tersedia dan compatible ya mungkin cepat selesai, kalau tidak ada, ya akan tulis code software ulang semua.
          dan juga apakah slot nya sama? slot di analogikan sbg standarisai bus komunikasi data(PCI,AGP), kalau tidak sama, ya bikin converter, dan itu juga butuh waktu lama, duit,rokok,kopi dan keringat yg tidak sedikit. :D

          Biasanya pabrikan akan lebih mudah merancang dgn design baru dr awal, dibanding mengoprek yg lama,mlz bgtzzz 😛
          sekedar sharing, mirip sih sm gawean.
          Salam.

    • Sepakat bung Yohanes, analisa diatas cuma sebagai referensi calon pelanggan kedua pespur terbaik dunia….. kemampuan diatas kertas. Kalo dari uraian diatas, ane tetep berkeyakinan kedua pespur tersebut tetep berimbang….. karena F15 idola ane sejak dulu, ampe ngiler malah !!…. 😆

    • Sekedar menambahkan dari artikel di atas.

      Radar AESA Apg63 dapat deteksi RCS 3m2 jarak 165 km
      Radar PESA Irbis dapat deteksi RCS 3m2 jarak 300 km

      Ingat disini bahwa rada bekerja terhadap RCS bukan terhadap “jejak signal radar musuh” , berarti apakah AESA atau PESA tidak menjadi faktor utama, yg penting adalah jangkauan endus radar.
      Radar PESA dikenal mempunyai ketahan anti jamming daripada AESA.

      Ini beda cerita jika yg membawa AESA adalah stealth/siluman yg mempunyai RCS 0.001 m2.
      Sehingga perpaduan Stealth dan AESA akan menjadi faktor yang saling melengkapi dan kuat melawan SU35.

      Perkembangan terakhir dari IRBIS adalah dikembangkan menjadi AESA Byelka (400km) , yang tinggal menunggu bulan untuk dicangkokkan ke SU35.

      Mengenai IRST , saat ini F15 juga sudah dilengkapi dengan IRST sehingga hal ini kita anggap setara.

      • @senopati pamungkas

        Dari dulu saya kagum dengan kemampuan deteksi radar sukhoi yang amazing jauhnya….cuma ketika latihan di biak, kenapa sukhoi kita gagal mengintersep T-50 yang notabene tidak punya radar dan cuma bermodal perangkat EW padahal sukhoi terbangnya dipandu oleh radar didarat?

        Saya bertanya-tanya apakah sebenarnya kedua T-50 kita tsb sebenarnya sedang menguji coba material stealth untuk IFX yang kabarnya terbuat dari kulit udang?

        • Bung Jaloe,
          Hal ini pernah saya komen dan diskusikan panjang lebar dengan salah satu warjager, saya lupa ? apakah bung Kambing atau siapa. Isi komen saya waktu itu adalah :

          Latihan di Biak pada dasarnya BUKAN untuk mengetest SU 30/27 kita. Coba anda kembali ke berita itu. Saat itu adalah moment operasional radar baru kita MasterT dimana dicoba integrasi network radar Master T yg notabene produk Barat dengan Radar Sukhoi.

          3 hari “pengejaran” yg ditulis wartawan adalah tulisan awam untuk menyederhanakan proses keseluruhan ujicoba saat itu. Karena sebetulnya yang menjadi objective adalah ujicoba link radar baru thales dengan sukhoi rusia.

          CMIIW

          • @senopati pamungkas
            Kalau ngak salah sama bung @mabuk shukoi waktu itu, saya juga agak2 teringat. Hhi”

          • hmmm… integrasi link radar thales dengan sukhoi rusia…. berarti diperlukan inverter/converter dong ya agar bisa saling berkomunikasi…

          • Bung Atha,
            Itulah penasaran saya skope TOT Thales MasterT+LEN di techno park apa ? Apakah cuma rakit starstreak dan MasterT ? ataukah sampe dengan “source code” radarnya?

            Mungkin Warjager lain ada yg lebih tahu dalemannya di subang itu?

          • @senopati pamungkas

            Saya simpan majalah angkasanya…nanti saya cari lagi dan yakin tulisannya masih sama dg yang dulu

          • @senopati pamungkas

            Lha wong AU belum pake datalink kok membahas integrasi “ini” dengan “itu”….radar controler master-t aja kalo memandu f-16 masih pake radio kok….?!!!

            Link-y/thales masih digunakan secara terbatas oleh AL pd alutsista baru kelas sigma/pkr/spica/cn-235 mpa/panther

          • @kambing

            Sekarang saya sudah inyaf bang, gak mau mabok-mabokan lagi…wong sukhoinya gak bakalan dibeli

          • Bung Pemuja Dewa Gama,

            Mengenai integrasi Pespur dan radar beberapa artikel menunjukkan ke arah situ.

            http://jakartagreater.com/mengenal-radar-milliter-indonesia/
            salah satu cuplikannya :
            “Master-T radar deteksi paling canggih yang digunakan oleh TNI AU, diciptakan oleh Thales Raytheon System Perancis. Kecanggihan radar ini mampu mendeteksi ketinggian, azimuth dan jarak pesawat di udara, sehingga radar ini sangat cocok untuk dijadikan early warning system. Mampu mendeteksi wilayah seluas 444 Km, dengan ketinggian mencapai 30 Km.
            Radar ini terintegrasi dengan pesawat tempur TNI dan artileri pertahanan udara. TNI AU sudah memiliki 20 unit radar Master T, yang ditempatkan di beberapa tempat vital di Indonesia.”

            http://jakartagreater.com/perisai-pertahanan-indonesia/
            “Dikutip dari situs Kohanudnas.mil.id, disebutkan berdasar surat Pangkosekhanudnas I Nomor B/338-10/01/01/ Kosekhanudnas I, tentang Perubahan Fungsi Radar dari EW menjadi Radar Ground Control Interception (GCI) ”

            Beberap sumary dari artikel di atas adalah :
            kedatangan Master-T -3d (terutama untuk Indonesia timur) telah dirubah dari fungsi EW ke GCI

            lepas dari diskusi kita mengenai “integrasi radar baru ini dengan pespur kita” , …
            setahu saya kasus T-50 vs Sukhoi saat itu trial berbagai skenario fungsi radar baru+pespur sukhoi
            bukan dilihat semata hanya info wartawan yg menyatakan “3 hari latihan, T50 baru didapatkan”.. kutipan wartawan ini yg sering dipakai menjelaskan situasi yg sebenarnya jauh lebih kompleks saat itu.

      • @senopati pamungkas
        “Radar PESA dikenal mempunyai ketahan anti jamming dari pada AESA.”
        =========================================================
        Bukanya malah terbalik ya bung?,
        tujuan di design nya AESA adalah didasari untuk menutupi kekurangan pada PESA ini dalam hal jamming resistance.
        *.Radar PESA hanya menggunakan single atau dual frequency.
        *.Radar AESA menggunakan multiple dan variable frequency bersamaan shg tidak mudah ditebak dan ditutup/blocking oleh jammer.
        ” jammers have operated by determining the operating frequency of the radar and then broadcasting a signal on it to confuse the receiver as to which is the “real” pulse and which is the jammer’s.”

        sebenarnya, keunggulan radar Su-35 bukan pada PESA nya, tetapi radar transmit power yg lebih dari biasa, tapi itu juga bisa menjadi kelemahan. dan ini adalah tradeoff dari segala kelebihan dan kekurangan di dalamnya.

        secara ideal radar modern kedepan akan mempunyai very low transmit power, dan high sensitive receiver untuk meningkatkan range deteksinya, juga menggunakan multiple dan variable frequency shg tidak dapat di blocking jammer.

        https://en.wikipedia.org/wiki/Active_electronically_scanned_array#High_jamming_resistance

        Salam bung.

  5. Sampun Nopo Bung @Inpari ? Sampun Dahar Nopo Sampun Ngantuk….Xi….Xi….Xi….

  6. su 35 selevel dengan f 15 seri a
    f 15 sudah sangat terbukti pemangsa mig dan sukhoi..
    su 35 belum……belum terbukti..!……su 35 hanya penyempurnaan dari su 27..
    beda dengan pakfa,..makanya china beli sedikit,dan india menolak…,indonesia pending…brasil batal beli su 35..,….dll
    su 35 bila di hadapkan dengan f 15 ng…….jadi kaleng krupuk itu su 35
    menurutku ngak usah beli su 35 ..karena hampir sama su 27 skm / su 30 mk 2…
    kalau maupun lebih baik beli yak 130 dan yak 144 itu rusu punya yang sangat di butuhkan indonesia..
    maaff yah abang…

  7. Sebenarnya kalau boleh jujur, kita benci produk USA adalah karena mereka sombong dan suka embargo seenak perut mereka, untuk masalah teknologi, kita harus akui bahwa mereka memang lebih unggul, harus dicatat bahwa unggul teknologi bukanlah penentu utama dalam keberhasilah sebuah pertempuran… seandainya F-15 adalah buatan Rusia, saya yakin rekan-rekan disini bakal mendukungnya, dan apabila SU-35 adalah buatan USA, saya juga yakin banyak rekan-rekan disini bakal mengatakan bahwa F-15 (Rusia) lebih unggulkan daripada SU-35 (USA), semua karena faktor psikologis…

    • betul ce

    • Percumah saja membanggakan produk yg tidak dipunyai.. Banggailah sama produk yg kita punya dan bakal kita punya.. Jgn membanggakan produk f15 yg gak bakalan tni punya.. Ibaratnya kita punya av*nza tetangga punya mercy.. Knpa hrs membanggakan mercy tetangga.. Banggailah punya kita sndiri.. Walau av*nza.

      • Dasar carin pindah z kesingapora.. Disanalah gudangnya produk barat yg km dewa dewakan.. Kl ane mah mana sj suka usa Rusia oke.. tp tdk mbenci salah satu produk..

  8. mbleengeer,bosan dengar berita sukhoi su-35.pesawat ecek ecek dari tong sampah daur ulang

  9. F15 memang lawan sebanding dg sukhoi flanker krn sejak dirancang pertama guna menandingi f15,bukan kelas medium fighter macam f16,f18,gripen,typoon,rafale,yg notabene lawan tandingannya mig 29/35.

  10. SANG NAGA MEMBUAT KAPAL SELAM KELAS JIN INDONESIA AKAN MEMBUAT KS KELAS SILUMAN MAKA BERHATI 2 LAH DEK KARENA NEGARA TETANGGA KITA SUDAH MULAI MEMBUAT KS KELAS HANTU BUNGKUS…HMMMMMM

  11. INDONESIA LEBIH BAIK MEMBELI TOT DARI SANG NAGA LEBIH MURAH DEK…

  12. MBAH MENGHITUNG HARI BAGI SANDERA ABU SAYAF SAUDARA KITA INI SAATNYA UNTUK TNI BUKYIKAN LATIHANNYA SELAMA INI

  13. KALAU SAMPAI SANDERA DI EKSEKUSI…BETAPA SEJARAH KELAM UNTUK INDONESIA

  14. PAK JOKOWI…BERI TITAHMU UNTUK TNI….BEBASKAN TAWANAN BAGAIMANAPUN CARANYA

  15. BUKTIKAN PAK PEMBESAR…!!!!UNTUK MELINDUNGI SEGENAP WARGA NEGARA APAPUN CARANYA !!!

  16. HAYO PAK WIRANTO BANGUN!!!!DI SANA ADA ISTRI ANAK ORANG TUA YANG SEDANG MENANTI DENGAN PERASAAN CEMAS..SEDIH H+1 SUDAH HAMPIR LEWAT…!!!!!

  17. PARA ANGGOTA DPR YANG MAKMUR COBA KALO MALAM INI BACA TULISAN SAYA GUNAKAN PENGARUH ANDA APAPUN CARANYA BEBASKAN PARA SANDERA !!!!

  18. PAK KIVLAN ZEIN ANDA PERNAH TERBUKTI DAN SUKSES MEMBEBASKAN SANDERA PERTAMA…BAKTI ANDA UNTUK KEMANUSIAAN DAN NEGARA KITA INI MASIH DI BUTUHKAN DEMI HARGA DIRI KITA PAK…BERTINDAKLAH PAK!!!!

  19. Ini sudah sering di bahas termasuk su 35 vs raptor
    Byk yg tak di perhitungan oleh pengamat di atas tentang su 35..

    Tapi rusia benar2 memuakan , kenapa kasih tot ke cina yg notabene berpotensi sebagai negara agresor.. Usa saja bikin pusing dunia sekarang di tambah cina
    Semoga su 35 bisa di ajar f15 ng ..sehingga perang dilcs bisa di undur sampai ifx selesai dan penduduk cina tinggal 500 rb

    Usa strong
    Rusia terong

  20. PAK PALOH INI KESEMPATAN ANDA UNTUK MENJADI PATRIOT BUKAN HANYA MENJEMPUT PAKAI PESAWAT GUNAKAN HARTAMU PAK PALOH MENANGKAN HATI RAKYAT INDONESIA PALING TIDAK NAMAMU AKAN DI KENANG !!!!

  21. ANGGOTA DPR YANG TERIAK2 TANPA TEBUSAN INGET…ANDA GAK BAKAL BISA TIDUR NYENYAK BILA HAL YANG TIDAK DI INGINKAN TERJADI…HMMMM INI WAKTUNYA MBAH NIDURIN EMPRIT EMBAH…..HMMMMM HAYO DEK CARIN SAYANG….????

  22. mari kita bandingkan sejenak
    F 15
    Kru: 1
    Panjang: 63,8 ft (19,44 m)
    Rentang sayap: 42,8 ft (13 m)
    Tinggi: 18,5 ft (5,6 m)
    Luas sayap: 608 ft² (56,5 m²)
    Airfoil: NACA 64A006.6 root, NACA 64A203 tip
    Berat kosong: 28.000 lb (12.700 kg)
    Berat isi: 44.500 lb (20.200 kg)
    Berat maksimum saat lepas landas: 68.000 lb (30.845 kg)
    Mesin: 2 × Pratt & Whitney F100-100,-220, atau -229 turbofan
    Dorongan kering: 17.450 lbf (77,62 kN) masing-masing
    Dorongan dengan pembakar lanjut: 25.000 lbf untuk -220; 29.000 lbf untuk -229 (111,2 kN untuk -220; 129,0 kN untuk -229) masing-masing
    Kinerja

    Laju maksimum:
    F-15 vertical deploy.jpg
    Ketinggian rendah: Mach 1,2 (1.450 km/jam)
    Ketinggian tinggi: Mach 2,5 (3.018 km/jam)
    Jangkauan feri: 3.000 nm (5.600 km) dengan bahan bakar eksternal
    Langit-langit batas: 65.000 ft (20.000 m)
    Laju tanjak: >50.000 ft/min (254 m/s)
    Beban sayap: 73,1 lb/ft² (358 kg/m²)
    Dorongan/berat: 1,12 (-220), 1,30 (-229)
    Persenjataan

    Senjata api: 1× meriam M61A1 20 mm, 940 butir peluru
    Titik keras: 4 sayap, 4 badan, 2 stasiun sayap, stasiun tengah dengan kapasitas 7.300 kg
    Rudal:
    AIM-7F Sparrow
    AIM-120 AMRAAM
    AIM-9 Sidewinder
    Avionik

    Radar:
    Raytheon AN/APG-63 atau AN/APG-70 atau
    Raytheon AN/APG-63(V)2 Active Electronically Scanned Array (AESA)
    Countermeasures:
    AN/APX-76 IFF interrogator
    AN/ALQ-128 radar warning suite
    AN/ALR-56 radar warning receiver
    ALQ-135 internal countermeasures system
    AN/ALE-45 chaff/flare dispensers
    SU 35
    Kru: 1
    Panjang: 21,9 m
    Lebar sayap: 15,3 m
    Tinggi: 5,90 m
    Luas sayap: 62,0 m²
    Berat kosong: 18.400 kg[50]
    Berat terisi: 25.300 kg
    Berat maksimum lepas landas: 34.500 kg
    Mesin: 2× Saturn 117S dengan turbofan TVC
    Dorongan kering: 8.800 kgf[51] (86,3 kN) masing-masing
    Dorongan dengan afterburner: 14.500 kgf masing-masing
    Kinerja[sunting | sunting sumber]
    Kecepatan maksimum: Mach 2,25[45] (2.390 km/h,[48]) pada ketinggian
    Jarak jangkau: 3.600 km ; (1.580 km di atas daratan)
    Jarak jangkau feri: 4.500 km dengan tangki bahan bakar tambahan
    Batas tertinggi terbang: 18.000 m
    Laju panjat: >280 m/s
    Beban sayap: 408 kg/m²
    Dorongan/berat: 1,1
    Persenjataan[sunting | sunting sumber]
    1 × 30 mm kanon internal Gryazev-Shipunov GSh-30-1 dengan 150 peluru
    2 × rel ujung sayap untuk peluru kendali udara ke udara R-73 (AA-11 “Archer”;) atau poda ECM
    12 × stasiun rangka dan sayap untuk sampai 8.000 kg artileri, termasuk peluru kendali udara ke udara, peluru kendali udara ke darat, roket, dan bom seperti:
    Vympel R-27: R-27R, R-27ER, R-27T, R-27ET, R-27EP, R-27AE
    Vympel R-77: R-77, dan R-77M1, R-77T yang diajukan
    Vympel R-73: R-73E, R-73M, R-74M
    Kh-31: Kh-31A, Kh-31P (Peluru kendali anti-radiasi)
    Kh-35: Kh-59
    Kh-29: Kh-29T, Kh-29L
    Bom terpandu laser KAB-500
    Bom terpandu laser KAB-1500
    Bom terpandu laser LGB-250
    250 kg bom tak-terpandu FAB-250
    500 kg bom tak-terpandu FAB-500
    Roket terpandu laser S-25, roket tak-terpandu S-250
    Poda roket tak-terpandu S-8
    Poda roket tak-terpandu S-13
    sumber https://id.wikipedia.org/wiki/F-15_Eagle
    https://id.wikipedia.org/wiki/Sukhoi_Su-35

  23. SU 35 Tandem IFX

  24. bungkus su 35 2skadron dan yg baru fakfaa 1 skdron ajh dlu kn gak punya duit …….
    goreng2

  25. Perkembangan terbaru entah saya lupa dari ratheon ato lockheed bahwa f15 akan di bekali irst…yang jadi pertimbangan selanjutnya adalah rudal dimana amerika sendiri sudah merasa amraam sudah ketinggalan dg rudal rusia atoupun eropa seperti meteor…f35 sendiri aukses ujicb dg sidewinder tp tidak dengan amraam…

  26. F 35 USA BAKAL JADI TUMBAL PRRTAMA SU 35 INDONESIA, F 15 A,B,C SAMPAI Z SEKALIPUN TETAP BUKAN LAWAN SU 35, F 15 HANYALAH CEMILAN KECIL YG GK MEMIKAT RAUNGAN SANG PREDATOR SU 35..

  27. Mampu

  28. MOSOOOOOKKKKKK???

  29. dr beberapa analisis produk militer barat ama timur ane bisa ngambil kesimpulan :
    analis timur sebagian besar masih menganut paham soviet dimn media masa masih menjadi alat propaganda untuk melemahkan musuh dgn mengatakan produk militer mereka jauh lebih hebat dari barat. itulah kenapa mereka selalu memuji alutsista sendiri dan selalu menganggap produk musuh akan kalah melawan mereka.
    sebaliknya analis barat lebih kritis dalam melakukan analisa karena menjalankan fungsi kritiknya dengan bagus. tu sebabnya knp analis barat gk segan2 bilang klo produk mereka kurang dibanding produk timur. tp kerna itu jg mereka jadi tau kelemahan produk mereka dan tau upgrade yg tepat untuk pesawatnya agar lebih baik lg.
    contoh lapangan nya f15 walaupun udh hampir 50 thn usianya tp tetap dianggap fighter yg mematikan ampe skrg krn upgrde terus bahkan diperkirakan masih dpt dipakai sampai 2030an
    (bukan ane mw ngeremehin rusia ya tp fakta emang begitu)
    tp fakta jg berkata bhwa sejak era jet tempur gen.4 apapun itu pesawat us lebih bnyk terjun ke medan perang yg membuatnya punya pengalaman battle proven/mission proven
    makanya kalau buat analisa dn jg komentar jg berdasarkan kesukaannya tp juga harus disertai data dan fakta lapangan.

  30. Mampukah.. Beli su 35 sebanyak banyaknya 36 unit.. Beli juga f 15 silentbeagle sebanyak 18 unit.. Jd seimbang barat dan Timur.. Mantap.. Duitnya yg ORAONO

  31. Bisa aja Su35 menandingi F15, asal pengembangan F15 berhenti di varian F15SA (Saudi Advance).
    Tp kalau saat ini menurut saya varian terbaik F15 (F15SA) masih lebih baik daripada varian terbaik Su35 (Su35S).

  32. setelah beberapa dekade pespur f-15 mendominasi langit, dgn menjatuhkan puluhan mig dan sukhoi family, kini tiba saatnya su35 merasakan keganasan f-15 dgn upgrade terbaru.

  33. kalo sama2 canggih faktor man behind gun ditulis warjager diatas ada benarnya,masing pespur su35 dan f15 versi terbaru merupakan pespur kelas berat digen 4++(nah kalo f15 versi awal mungkin tidak bisa menyaingin su35)

    cm pertempuran diudara akan ditentukan rudal2,radar dan piranti anti jamming,jgn lupa pespur pendukung juga andil kalo sudah terjun perang(mengapa tetangga selatan mempunyai super hornet growler 12buah untuk peperangan eletronik,dan tetangga utara juga lagi menunggu a330mrtt pesawat refueling dan tranport sepertinya tahun depan datang)

    salam damai selalu:)

  34. Salam Pramuka, Tetep produk Rusia di Sukai anak2 Pramuka.

  35. saya dpt satu pencerahan lg tentang artikel ini….
    saya tekankan bahwa faktor man behind the gun adalah yg terpenting.
    knp ?????
    krn kalo yg jumpa adalah pilot as dan rusky maka pertempuran akan berlangsung alot rumit dan pemenangnya sulit ditentukan
    tp jika yg jumpa pilot non as dan rusia
    dengan varian f 15 dan su 35 yg paling baru sekalipun maka ane pilih f15
    krn tidak ada satupun pelanggan sukhoi maupun negara yg ingin membeli su 35 yg punya program pelatihan pilot yg mendekati rusia.
    berbeda dgn negara pemilik f 15 yg diperintahkan oleh asu mempunyai standar pelatihan pilot f 15 yg sama dengan asu..
    maka jika non asu dan non rusky bertarung di langit kemungkinan besar f 15 bakal mampu menjatuhkan su 35

  36. @Mbah Bowo.. Indonesia ga kalah ama naga klo kelas Jin mah biasa aja..kita lebih sangar lagi kelas Valak… 😀

  37. F 15 hanya sebanding dengan SU 30 MK kalo dengan SU35 maaf masih jauh ketinggalan

  38. POPULASI F15 DAN F16 AKAN SEGERA PUNAH 20 TAHUN KEDEPAN DIMANGSA GANASNYA SANG PREDATOR UDARA SU35 DAN ADIK KANDUNGNYA T50 PAKFA..

  39. kalo msh ada bung @antonov makin asyik nih nyimak babaran si sukro

  40. Test

  41. SU35 vs F15???
    TNI AU selaku user pasti punya analisa tersendiri yang membuat Su 35 akan dibeli…percaya aja deh klo itu pasti yang terbaik dari semua pilihan/alternatif yang yang ada…yang jelas klo ditanya pespur jenis apa yang tersiluman,tergahar,tersadis,tersangar,terseram dan mempunyai efek deterrent kawasan ( kawasan jin dan manusia khususnya bagi anak2 jin dan anak2 manusia) pastinya akan dipilih pespur Es Super Tukino…( silahkan zoom bagian moncong pesawat yang penuh gigi tajam berlumur darah)

  42. bio disel

 Leave a Reply