Oct 232015
 
Mantan Presiden AS, Jimmy Carter

Mantan Presiden AS, Jimmy Carter

Mantan Presiden Amerika Jimmy Carter menyerahkan peta posisi militan ISIS di Suriah kepada perwakilan Kedutaan Besar Rusia di Washington, demikian laporan dari The Washington Free Beacon.

Presiden ke-39 Amerika Serikat tersebut mengatakan bahwa ia mengenal Presiden Rusia Vladimir Putin dengan baik karena mereka berdua hobi memancing. Menurut Carter, ketika keduanya bertemu bulan April tahun ini dengan para pemimpin dunia lainnya untuk membahas krisis di Suriah dan Ukraina, Putin memberikan alamat email-nya kepada Carter.

“Pada hari Kamis, saya mengirimkan surat kepada Putin yang menanyakan apakah dia ingin menerima salinan peta milik kami sehingga bisa diterapkan pada serangan terhadap Suriah. Lalu pada hari Jumat, saya menerima telepon dari kedutaan Rusia dan pihak Rusia menyampaikan bahwa mereka bersedia mendapatkan peta tersebut,” ujar Carter dalam pidatonya di Georgia.

Dalam pidatonya yang ditampilkan pada saluran TV NBC News, sang mantan presiden AS menambahkan, “Oleh karena itu, ke depannya, jika Rusia melayangkan serangan udara pada wilayah-wilayah yang salah maka kalian semua akan tahu bahwa itu adalah kesalahan saya, bukan Putin.” Mendengar pernyataan tersebut, spontan para penonton tertawa seraya mengira Carter bercanda.

Menurut beberapa publikasi, sebelumnya Carter telah berulang kali menyatakan dukungan atas tindakan Rusia di Ukraina. Setelah pertemuan dengan Putin pada bulan April, ia mengatakan bahwa penggabungan Krimea ke Rusia tak terelakkan, karena itulah yang diinginkan warga Krimea itu sendiri.

Pemerintahan Obama telah berulang kali menyatakan bahwa AS tidak akan bekerja sama dengan Rusia selama Rusia menyerang oposisi Suriah yang didukung Washington demi membantu Presiden Bashar al-Assad tetap duduk di kursi pemerintahan.

Sejak 30 September, Rusia melaksanakan operasi militer terhadap ISIS di Suriah. Permintaan bantuan militer datang langsung dari pemimpin Suriah Presiden Bashar al-Assad. Arab Saudi, Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Jerman, Turki, dan Qatar yang merupakan koalisi negara-negara yang dipimpin oleh Washington mengutuk tindakan Kremlin tersebut di Suriah.

Jimmy Carter menjabat sebagai presiden AS sejak 1977 hingga 1981. Pada tahun 2002, ia dianugerahi Nobel Perdamaian atas usaha untuk menemukan solusi damai atas konflik internasional serta promosi demokrasi dan hak asasi manusia dan penyebaran pembangunan ekonomi dan sosial dengan bantuan dari Pusat Carter. Selain itu, ia juga terlibat dalam penyelesaian konflik militer antara Israel dan Mesir pada tahun 1978.

Artikel Terkait :

  23 Responses to “Mantan Presiden AS Bantu Putin Basmi ISIS”

  1. Nomor hikok

    • Naaaah…..Looooh, Mantan Presiden AS Aja Dukung Tindakan Rusia

      • Hehehhehehe… Numpang ngepot bung togil..slam sehat bung.. Benar bun kulo nuwun..Itulah jika hati nurani yg bicara.. Dan pastinya beliau tau siapa dibalik sepak terjang isis..dan sdh brp byk yg menjadi korban..? Hati nurani tak pernah menipu siapapun orangnya.. Tp bukan partai Hanura lohh..ixixiixixixxiixsalam sehat selalu warjag

  2. Ada apa ini, hati-hati bung Putin

  3. Om Putin jangan langsung percaya ya,diperiksa dulu mungkin saja info yang diberikan palsu dan mungkin jebakan.

  4. Yg pensiun aja masih berkontribusi

  5. Haha teman mancing di empang

  6. USA cuci tangan kah kah kah,

    jadi inget film james bond tomorrow never die, craver media group menguasai semua media dunia untuk memperoleh keuntungan semata serta kesenangan, merekayasa konflik, kekacauan dan ketegangan di dunia.

    kuasialah minyak untuk menguasai dunia, kuasailah media untuk memutar balikkan fakta dan penggiringan opini.

    • Kuasailah hak penciptaan uang,
      Maka akan kau miliki seluruh dunia plus 5%.

      Nb aja bung sal. Hihi

      • hoi bung pa kabar, sehat selalu..lama tak buat artikel.. saya kira anda di ciduk fabian ahahahahaha

      • Bikin lagi artikel barunya bung ! Kangen nih baca2an artikel baru sampeyan buat nambah2 wawasan. Analisakan lah perang suriah itu dari segi ekonominya.

  7. Tetap waspada.. jebak menjebak didahului dg kepercayaan..

  8. bukti bahwa isis bukan buatan amerika bahkan amerika dan suriah kerjasama melawan isis. tunggu kebinasaanmu wahai pasukan darat salibiyun di dabiq INSYA ALLAH

    • Suriah memang kunci kebangkitan islam bung dimasa mendatang…tp masih sumir yang mana yang haq dan bathil di sana..kelompok mana yang memang benar2 Islam. Mungkin tahun2 mendatang baru bisa kita melihat dengan masuknya rusia cs akan terjadi perubahan yang signifikan dari kelompok2 islam. Salam

  9. Dua setan kerjasama, anehx masih ada yg percaya ISIS ciptaan AS, yg teori ini cm muncul di indonesia, dmg org indonesia kalau mengarang bebas juara

    • Mungkin anda bisa diskusi di arrahmah.com atau di eramuslim boleh juga di hidayatullah, lebih tepat masalah itu anda curahkan di sana. Kalau saya masih netral2 saja bung hahaha masih sumir penuh bayang2 bayangkan antara media islam sunni pun saling gontok2an. SALAM

  10. Jimmy carter bakal mengutus adiknya…si Nick Carter, buat bantuin putin mengalahkan isis

  11. coba di klik link di youtube

    https://www.youtube.com/watch?v=OQuceU3x2Ww

    Mantap

  12. saling krj sama.bagus

  13. Bung gag semua org USA itu ASU, mgkn saja Carter ini gerah dgn ISIS karena sdh gag berpolitik, n mgkn yayasan dia jg gag mengambil keuntungan dr konflik sebuah negara. yg reseh itu walau sdh gag jabat tp msh pengusaha, spt mantan Wapres USA Dick Channey yg pengusaha minyak…..mari kita belajar berpikir positif

  14. Secara tidak langsung pesan terselubungnya adalah ” ini lho lokasi mereka (ISIS), kamu habisin saja mereka..jangan yg lain, oke?”

  15. ISIS dan AlQAEDA hanya penyebar mimpi dan pengejar kekuasaan PASTI KALAH

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)