Feb 232017
 

ANKARA – Para pemimpin Rusia dan Turki akan membahas pembelian sistem rudal anti pesawat canggih S-400 Rusia dalam sidang Dewan Kerjasama Tingkat Tinggi Rusia-Turki pada bulan Maret, ungkap juru bicara Presiden Turki, Ibrahim Kalin pada hari Rabu (22/02/2017).

“Pembicaraan terus berlanjut pada sistem S-400. Sekretariat industri pertahanan dan presiden telah menerima informasi tentang itu. Kami sangat erat mengawasi negosiasi. Saya tidak tahu apakah kita akan memiliki cukup waktu untuk menangani masalah ini sebelum sidang Dewan Kerjasama Tingkat Tinggi yang akan digelar di Rusia. Tapi, tentu saja, tema ini akan dibangkitkan pada tingkat pemimpin”, katanya dalam siaran televisi di TRT TV Channel.

Kalin menambahkan bahwa “dalam konteks perundingan tentang masalah ini, ada begitu banyak hal teknis” yang memerlukan pembahasan secara rinci.

Berbicara tentang kemungkinan kontradiksi dengan NATO yang mungkin timbul dalam pembelian sistem rudal S-400 dari Rusia, juru bicara Presiden Turki mengatakan bahwa ia “tidak melihat adanya masalah atau aspek negatif dalam hal ini”.

“Selain itu, ada beberapa contoh ketika negara NATO menggunakan sistem buatan Rusia. Kita tahu tentang mereka. Masalah kompatibilitas tersebut mudah diselesaikan di tingkat teknis”, katanya.

Selama kunjungannya ke Rusia pada bulan Maret, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan bermaksud untuk membahas langkah normalisasi hubungan bilateral, pembatalan sanksi perdagangan Rusia yang dikenakan setelah jet tempur Rusia ditembak jatuh oleh Angkatan Udara Turki diperbatasan Suriah pada akhir tahun 2015, kata Kalin.

“Kunjungan presiden Turki ke Rusia direncanakan sebagai bagian sidang Dewan Kerjasama Tingkat Tinggi yang akan diselenggarakan pada bulan Maret. Sekarang, dalam konteks normalisasi hubungan, pencabutan sanksi diberlakukan setelah terjadinya insiden pesawat. Kami berharap bahwa selama kunjungan kerja ini masalah akan selesai”, katanya.

Agenda pembicaraan antara kedua pemimpin dan agenda sesi umum Dewan Kerjasama Tingkat Tinggi akan mencakup “Suriah, perang melawan teroris, tema Irak dan hubungan bilateral”, kata Kalin.

“Selama kunjungan, kami juga akan memiliki kemungkinan untuk membahas pembelian S-400 ini dan topik lainnya”, katanya.

Sidang Dewan Kerjasama Tingkat Tinggi Rusia-Turki dijadwalkan akan diselenggarakan di Moskow pada 10 Maret 2017.

TASS Defense

Artikel Terkait :

  4 Responses to “Rusia dan Turki Diskusikan Pembelian Sistem S-400 Bulan Maret”

  1. INDONESIA KAPAAAAN, SU 35 AJA MBULEET

  2. Gile bener, truk pengangkut s400 mlik rusia angker bener cat nya, gahar bgt bodinya dan canggih bgt mesinnya….tp tenang kita akan kontrak pembelian s400 triumf pd tgl 32 bulan 13 tahun 2500….siap menunggu??.apa kalian msh ada dibumi ini??.xixixixii

  3. 8 peluncur 112 rudal…maknyuusss

  4. akau mah males ngehayal ketingiian kalo s400 mah,…
    kalo mo beli sista sam dari rusiah
    cukum bukm3 sama tonguska plus sistim yars udah cukup koq

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)