Jan 092017
 

HJ-8 adalah rudal anti-tank yang asli didesain oleh militer China dan telah diekspor ke sejumlah negara selama beberapa tahun terakhir. Kita akan melihat lebih dalam senjata pamungkas China ini dalam pertempuran.

Balik ke tahun 1960 saat China pertama kali memproduksi rudal anti tank didalam negeri yaitu HJ-73, yang merupakan salinan dari anti tank AT-3 Sagger buatan Rusia.

Namun, karena hubungan yang memburuk antara Cina dan Uni Soviet pada tahun 1960-an Beijing memutuskan untuk membuat desain sendiri dan akhirnya rudal anti-tank berpemandu Hongjian (Red Arrow) 8 (HJ-8) mulai beroperasi pada pertengahan 1980-an.

Secara fungsional HJ-8 mirip dengan jarak rudal anti-tank berpemandu TOW buatan Amerika Serikat, dihubungkan melalui tabung peluncur menggunakan sistem rudal French Milan.

“Tidak sama seperti granat berpeluncur roket jarak pendek dan senjata anti-tank ringan lain yang pada dasarnya berfungsi sebagai senjata pertahanan jarak dekat bagi regu infanteri biasa, ATGM adalah sistem yang lebih berat dan dimaksudkan untuk menghancurkan tank musuh dari jarak beberapa kilometer”, tulis National Interest.

Oleh sebab itu, China berhasil menguasai sistem rudal anti-tank sendiri. Rudal Red Arrow pada awalnya memiliki jangkauan tiga kilometer dan proyektil 120 milimeter yang mampu memberikan infiltrasi setara dengan 800 mm Rolled Homogen Armor (RHA).

Selama bertahun-tahun, ATGM HJ-8 telah mengalami banyak peningkatan baik dalam hal fungsi dan desain. ATGM versi HJ-8C dan HJ-8D memperkenalkan proyektil tandem yang dirancang untuk membalikkan Explosive Reactive Armor (ERA) yang umum digunakan pada tank buatan Soviet dan Rusia, dan fitur ini tetap dipertahankan dalam versi-versi selanjutnya.

Dalam varian terbaru yang modern saat ini adalah HJ-8E. Rudal ini dilengkapi sistem pencitraan panas, dengan jangkauan 4 km dan mampu memberikan penetrasi hingga 1000 mm RHA.

“Unit peluncuran HJ-8L terbaru memiliki sirkuit mini yang mampu mengurangi berat hingga 22 kg, sehingga peluncur tersebut dapat berfungsi sebagai senjata yang benar-benar portabel. Akhirnya, ada juga dengan jangkauan lebih panjang yaitu HJ-8H yang bisa menyerang target hingga jarak 6 km, termasuk helikopter”, menurut publikasinya.

Rudal anti-tank ini telah terbukti dalam pertempuran. HJ-8 mampu merontokkan pelindung lapis baja tank M-84 buatan Yugoslavia saat perang Bosnia pada tahun 1990-an. Dalam perang di Suriah tahun 2013, rudal ini mampu menghancurkan tank T-72.

Saat ini, Red Arrow (Hongjian) adalah sistem anti-tank yang paling umum digunakan oleh Tentara Pembebasan Rakyat (PLA). Cina telah banyak mengekspor rudal anti-tank ini dibanyak negara Asia, Afrika dan Amerika Selatan. Diantaranya adalah Albania, Bangladesh, Bolivia, Bosnia, Mesir, Ekuador, Kurdistan, Kenya, Malaysia, Maroko, Pakistan, Peru, Sri Lanka, Sudan, Suriah, Eni Emirat Arab, Uruguay, Venezuela dan Zimbabwe.

Mesir, Sudan dan Pakistan juga memproduksi senjata ini di bawah lisensi. Meskipun HJ-8 adalah sistem yang handal, namun saat ini sudah tidak ada lagi sebagai ujung tombak teknologi anti-tank.

“Rudal ini mungkin bisa ditembak jatuh oleh sistem perlindungan aktif yang terdapat pada tank Merkava Israel ataupun T-14 Rusia. Selain itu rudal HJ-8 juga harus berusaha menembus lapis baja komposit pada MBT Barat seperti M1 Abrams”, menurut National Interest.

Meskipun dengan beberapa kekurangan, tidak diragukan lagi bahwa HJ-8 terbukti cukup efektif untuk menghancurkan tank tua sebagai kendaraan tempur lapis baja yang saat ini masih banyak digunakan di seluruh dunia.

Biar bagaimanapun, teknologi di China akan terus berkembang dan PLA baru-baru ini memperkenalkan rudal anti-tank berpemandu laser HJ-9 dan rudal anti-tank penghancur bagian atas HJ-12 yaitu Javelin versi China.

Sumber: National Interest, Sputnik News, Wikipedia

  21 Responses to “Mengenal HJ-8, Misil Anti-Tank Buatan China”

  1. Malon-T juga pake ya?

    • Kalo mw lihat negara mandiri alutsista ya china, dari senjata nuklir, pesawat,kapal,tank,rudal semua mrk bikin bahkan peralatan militer amerika sebagian menggunakan buatan china loh, termasuk militer indonesia dari roket multi laras, meriam, rudal anti kapal walau dikasih yg KW tapi harga murah meriah…….

      • Klo mau mandiri harus rela keluar uang buat lakukan “reverse engineering”… Bila pemerintah memiliki niat dan didukung pendanaan, saya yakin SDM kita jauh lebih mampu dari yang telah dibuktikan oleh SDM China dalam mengembangkan alutsista dalam negerinya.

    • Indonesia masih jauh dri kata mandiri sekitar satu abad kemudian itu kalo negara aman masih utuh, indonesia masih level low teknologi seperti senapan, panser, badan kapal tapi untuk yg teknologi tinggi blm bisa seperti satelit militet, rudal anti kapal, rudal anti pesawat bahkan roket yg sudah puluhan tahun ujicoba masih banyak kekurangan terutama respon luncur masih ada jedah saat di coba di peluncur multi laras berbeda sekali ketika menggunakan rudal bawaan meriam yg langsung meluncur seketika.

      • betul bung, makanya skrg saatnya pemerintah tunjukkan komitmen untuk bisa mencapai kemandirian bangsa, bukan cuma sekedar buat aturan agar bisa mendapat ToT, tapi harus berani siapkan anggaran, jangan smpe anggaran habis dikantong para makelar dan politisi busuk

  2. BORONG

  3. kan indonesia sdh beli T.o.T RBS-70 NG ngapain lg beli produk china

  4. seragam camo marinir china hebat, seolah2 bisa berteriak “haiyaaa owe disini….alahin moncong senjata lu kesini”.

  5. masa di pasir/tanah yang coklat kemerahan kamuflasenya biru salju.

  6. gak mau ah. takut delay, kasian yang manggul ntr ketiduran, kelamaan nunggu ni rudal

  7. Ia ke bisa Tembak jatuh jenis roket tamden head RPG 29 Dan jenis hj-8
    Hasil kajian koreal selatan ia hanya kurangkan letupan rudai RPG 7 gak ada tendam head kalau ada tendam head ia pasti merkava di musnahkan

    rudal anti anti tank kini lapisan letupan dua jenis tendam head, jika ia gunakan system ads lapisan pertama dia selamat dan lapisan letupan kedua gak berjaya untuk selamatkan tank ditembak

    Hamas menguna mengunakan Fagot 9k111 jenis versi Koran utara rudai bulsea-2 ditingkat upaya berjaya musnahkan tank merkava

    https://youtu.be/ge0s8zE08cY

  8. Korneeet its the best….. Korrrneeeeet

  9. javelin

  10. TNI AD sudah punya ATGM Javelin, NLAW dan MILAN.

  11. Mandiri alutsista itu gampang..
    1. Cari guru yg jago cloning
    2. Latihan copy paste dulu..dari sang guru
    3. Latihan modifikasi
    4. Latihan mencuri milik negara lain buat dicloning..

    Xixixi..

    Kaburrr ..

  12. 800mm/1000mm maus pun bolong

  13. Battle Proven nih ceritanya…

 Leave a Reply