Jan 042017
 

Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengatakan masyarakat akan dirugikan dengan banyaknya persebaran berita yang tidak jelas atau “hoax”.

Wiranto, yang ditemui di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Selasa, 3/1/2017, menuturkan dampak adanya “belantara” hoax untuk masyarakat di antaranya adalah adanya keraguan terhadap segala informasi yang diterima, sehingga menjadi bingung.

“Kita sekarang dihadapkan kemajuan teknologi yang di satu sisi perlu disyukuri, karena membawa proses pendidikan yang lebih baik serta informasi yang lebih cepat dan luas. Tapi di sisi lain kegiatan ini dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu yang kemudian menggunakannya untuk fitnah. Ini tentu saja membuat masyarakat bingung,” ujarnya.

Menurut Wiranto, kebingungan masyarakat ini dapat dimanfaatkan pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menanamkan kebencian, sehingga berpeluang terjadi perpecahan dan permusuhan.

“Kalau sudah begitu (perpecahan) pembangunan nasional akan terganggu, yang rugi tetap masyarakat, bangsa dan negara juga tentu merugi,” jelasnya kemudian.

Oleh karena itu, mantan Panglima TNI ini mengimbau masyarakat agar bertanggung jawab dalam memanfatkan teknologi serta menyebarkan informasi.

“Selanjutnya, kami akan tertibkan berita hoax. Bebas berpendapat boleh, diizinkan, tetapi dengan cara-cara yang baik, yang elegan dan bermartabat,” tuturnya.

Antara

Artikel Terkait :

  50 Responses to “Menko Polhukam : Berita Hoax Membuat Masyarakat Rugi”

  1. jaman bebas,,
    tapi bebas ada batasannya

  2. perntamax?

  3. tinggal atur aja ,,, asal tdk membatasi masyarakat utk berkreasi tapi tdk merugikan yang lain nya,

  4. Akhir tahun lalu beredar berita Presiden Joko Widodo merupakan pemimpin terbaik Asia-Australia 2016. Berita itu dikutip salah satunya dari kantor berita pemerintah, Antara.

    “Presiden Joko Widodo (Jokowi) tercatat sebagai pemimpin terbaik atau paling unggul di antara para pemimpin Asia-Australia pada 2016 versi Bloomberg,” tulis Antara.

    Berdasarkan data dari Bloomberg, Jokowi merupakan satu-satunya pemimpin negara yang memiliki performa positif dalam seluruh aspek yang dinilai, yaitu menaikkan kekuatan nilai tukar (2,41 persen), menjaga pertumbuhan ekonomi tetap positif (5,02 persen skala tahun ke tahun), dan memiliki tingkat penerimaan publik yang tinggi (69 persen).

    Republika, termasuk yang menaikkan berita ini dengan mengutip kantor berita negara. Namun setelah dicek ulang melalui naskah aslinya, Bloomberg ternyata tak menyebut presiden Jokowi terbaik.

    Bloomberg menulis judul, “Who’s Had the Worst Year? How Asian Leaders Fared in 2016.” Dalam tulisan itu Bloomberg mempertanyakan siapa pemimpin negara yang mendapati mimpi buruk pada 2016, dan bagaimana mereka menjalankannya.

    Pada kalimat pertama Bloomberg tak menyinggung soal siapa terbaik atau terburuk. Mereka menuliskan kondisi Asia yang relatif stabil di tengah berita Brexit dan kemenangan Donald Trump dalam pilpres AS. Kendati begitu, setiap pemerintah memiliki cobaan masing-masing pada 2016.

  5. … sikat… cuci… jemur..biar bersih.. gak .. ada ..noda..

  6. Indonesia selamanya mudah percaya cerita hoax.
    Dulu percaya patok diperbatasan dan ternyata hoax tp udah kerugian nanggung jelajah khatulistiwa trillion rupiah.
    Percaya Malaysia udah siap pendekar di serawak Mau caplok kalimantan akhirnya keburu cari tank bekas.
    Media dikuasai antek asing dan mudah diprovokasi pemimpin dan warganya.
    Kemunduran ini yg masih berleluasa.

  7. Msh ngantuk nulis panjang truss gak nongol
    Ada mesin sensornya kale

    Kah kah kah

    Kenyataan dilapangan yg saya coba ingin tau
    Terkait hasutan 10jt pekerja asing dr china.

    Skor 19 :0 k utk emenangan penghasut

    15 s1
    3 s2
    1 sd

    Mgkn karena hasutan dtg bertubi tubi.
    Sdgkan jawaban presiden terkait ini blm nyampai pdhl dah lama

  8. Nah tulisan baru nunguuoll

    Bloomberk katanya jg hoaax

    Kah kah kah

  9. woi bangun woi, forum jakartagreater juga percaya berita hoax woi..
    wkwkwkwkwkwkwk

  10. oalah tenyata yg ini jg HOAX thoo…padahal kemarin sy benar2 percaya

  11. Lah terus tu yg kemarin terlajur mati matian
    Belain bloonbrek disuruh komplan ke antara gtu ya.
    Antara py pemerintah lah katanya pemerintah jgn percaya berita hoax..

    Kah kah kah

  12. menurut saya tdk hoax itu kesimpuln itu..dari kinerja presiden seasia ausi yg menerima rapot hijau kan cuma joko.jadi sah2..aja bila kesimpuln jadi yg terbaik krn semua rapot.y merah..

  13. betul….semua media harus dibubarkan kecuali media yg suci dan benar yaitu metro,kompas dan kaskus

  14. yg bikin hoax pd setres sendiri..krn lama2 dagangn.y ..ga laku ..hilang tu..dpt nasbung

  15. warning…!!.siap2 banyak hoax ..mesin2 politik mulai d panaskn menuju..2019..mudah2 yg bikin dagangn hoax..ga laku..

  16. Sukses buat bung Andri…… anda berhasil membuat pengawal kerajaan keluar dari barak…
    😆

  17. hahaha…. emang parah kalo isi otaknya cuma pengen nipu terus. Padahal kesimpulannya kalo jokowi itu presiden yang lebih baik dari para presiden yang terburuk. Tetapi itupun datanya masih diragukan dan masih ditanyakan dari mana bloomberg mendapatkan datanya ? Menurut info dapet data dari saiful munjani dan tidak secara global. Datanya itu menurut desas desusnya cuma dari bulan juli sampe oktober, sedangkan yang lainnya dari januari sampe november. So, jika datanya benar-benar dibikin aple to aple mungkin presiden Indonesia adalah yang terburuk dari yang terburuk. Sebab pertumbuhan ekonomi cuma 5,02, sedangkan cina yang dikantakan paling buruk bisa diangka 6. Trus penilaian kepuasan Indonesia dapet angka 60-an, Filiphina yang yang katanya paling buruk dapet angka 80-an. So, harus bagaimana menilainya ? Masalah ANTARA enggak usah dipikirin. Liat siapa pimpinannya sekarang ? bukannya mantan pimpinan jakarta post ya yang juga tim suksesnya wiwi ? So, masih percaya ?

    • aple to aple ?

      belajar english dulu baru bahas bloomberg !

      Filiphina ?

      filipina, Philippines ato Pilipinas (menurut mereka), pake yang udah ada aja deh..

      Menurut info dapet data dari saiful munjani

      dasar biang hoax, bilang dari faisal basri atau didik rachbini kek?

      saiful mu-jani urusannya politik !

      (besok2 jangan tulis “munjani” lagi ok?)

      So, harus bagaimana menilainya ?

      gampang, lihat aja yang paling banyak dapat angka hijau

  18. Yang jelas sekarang apa-apa naik pasca tahun baru, STNK Naik, TDL Naik, Berkali lipat?? Benarkah naik 100-200%, semoga hoax..

    Hoax.. cuih..

  19. Situs hoax yang dibredel kebanyakan milik ABS. : Asosiasi Blantik(Makelar) Sapi….hmm tante prihatin

  20. ada berita pak BJ Habibie meninggal di Jerman ? apa hoax juga ?

  21. hukum mati aja tuh pembuat berita hoax,sdngkan untuk yg nyebarinya 10thn penjara,,fitnah jauh lebih mengerikan drpd pembunuhan dan narkoba…

  22. soal hoax atau tidak,suatu saat akan dipertanggungkan jawab didunia nyata maupun akhirat(ntar sering berbohong kalo sudah tiada/almarhum nah inilah harus dipertanggungjawabkan xixixixix),soal media/berita hoax,kalo teliti membaca dan menganalisa akan ketahuan itu benar atau tidak(banyak cara,dengan membanding kan isi berita dengan berita lain itu saja belum tentu benar)

    salam damai selalu:)

  23. http://poskotanews.com/2015/12/30/tommy-soeharto-disiapkan-jadi-presiden/

    duet maut PARSINDO & PERINDO

    SAATNYA ANAK JENDRAL BESAR BINTANG 5 MAJU KE GARIS DEPAN, YG ANAK JENDRAL BINTANG 4 DAN JENDRAL 3 NGANTRI 😀

    pusing pala berbie perang bintang (aku ra po po) 😀

  24. masyarakat membutuhkan berita yang benar faktanya jangan membuat kontrofersi yang membuat masyarakat bingung dan generasi muda menjadi bodoh karena menerima kabar burung