Menlu China: “Jangan Ganggu Stabilitas Laut China Selatan!”

25
4

BEIJING – China tidak akan pernah membiarkan jerih payah stabilitas di Laut China Selatan diganggu atau dirusak lagi, menurut Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, pada hari Rabu.

Menteri Luar Negeri China, Wang Yi menjawab pertanyaan tentang kebijakan dan hubungan luar negeri China pada sebuah konferensi pers di Kongres Rakyat Nasional (KRN) ke-12 di Beijing, 8 Maret 2017. (© Xinhua)

Situasi di Laut China Selatan telah tenang terlihat sebagai hasil dari upaya bersama dari China dan negara-negara ASEAN, ini adalah berkah bagi kawasan dan dunia, katanya dalam konferensi pers di sela-sela sidang tahunan parlemen nasional.

Deklarasi tentang Perilaku (DoC) dari Politik di Laut China Selatan sedang dilaksanakan secara penuh dan efektif, dan pihak-pihak yang berkaitan langsung akan kembali ke jalur yang benar untuk menyelesaikan sengketa mereka melalui dialog dan konsultasi, katanya.

China dan negara-negara ASEAN memajukan konsultasi tentang Kode Etik di Laut China Selatan (Code of Conduct) untuk bekerja di luar aturan daerah umum, tambahnya.

Wang juga mengatakan bahwa pada akhir Februari, Grup Kerja Bersama China-ASEAN telah membuat kemajuan dalam konsultasi dan ditandai dengan menghasilkan draft pertama dari kerangka CoC.

“Pada saat ini, jika ada yang mencoba untuk membuat gelombang dan mengaduk masalah, mereka tidak akan memiliki dukungan dan menghadapi oposisi umum dari seluruh wilayah”, kata Wang.

Wang Yi menambahkan bahwa pada abad ke-21, China ingin melihat lebih banyak kerjasama maritim dan kepercayaan yang lebih besar di antara pihak-pihak yang berbeda.

“Bahkan antara China dan Amerika Serikat, jika kita mengubah pola pikir kita, lautan luas akan menjadi tahap kerja sama yang luas”, kata Wang.

China Military

25 COMMENTS

  1. “Wang Yi menambahkan bahwa pada abad ke-21, China ingin melihat lebih banyak kerjasama maritim dan kepercayaan yang lebih besar di antara pihak-pihak yang berbeda.”

    Apakah mengklaim lautan org termasuk kerjasama maritim?
    Jd kalo kita pengen ngambil istri org, lu bilang aja sama suaminya, “kita kerjasama ke-istrian bleh”
    😆

  2. telah tenang apaan

    kalau mereka kembali kerjasama perdagangan dgn asia tenggara seperti zaman dinasti tang, song dan ming
    saya gak masalah namun situasi saat ini tak ubahnya 900 tahun lalu dimana kekaisaran china dibawah pengaruh mongol

    revolusi budaya mao zedong yg sebelumnya didahului puluhan tahun peperangan memang merusak tata hidup dan sifat asli orang china daratan

  3. yang satu kaum munafikun, yg satunya lg kaum musrikun, , sama sama perusak kedamaian dunia. keduanya sok-sokan saling ancam mengancam tapi nyatanya cuman adu bacot doang. banci semua. kalo niat berani perang sama amrik ya buktikan. begitu jg amrik kalo perang jngan jd pengecut gak gentle beraninya ngajak rombongan/kroyokan.

LEAVE A REPLY