Aug 132016
 

LONDON – Inggris meluncurkan sebuah inisiatif inovasi yang bertujuan untuk mengutamakan pencarian-cepat teknologi pertahanan masa depan, menurut Kementerian Pertahanan, Jum’at (12/08/2016).

Individu dan perusahaan akan diundang untuk melontarkan solusi teknologi masa depan pada panel investasi dalam upaya mengamankan dana inovasi 800 juta Euro (1 miliar dolar AS) yang tersedia selama 10 tahun ke depan, kata Kementerian Pertahanan dalam sebuah pernyataan.

Inggris Habiskan Satu Miliar Dolar Untuk Buat Drone Capung

Sensor yang memiliki kemampuan survei terowongan bawah tanah dalam hitungan menit sedang dikembangkan oleh Birmingham University, sementara perusahaan Animal Dynamics bekerja pada drone kecil yang terinspirasi oleh capung adalah salah satu proyek yang bisa mendapatkan keuntungan dari inisiatif inovasi baru, kata Kementerian Pertahanan.

Niat untuk meluncurkan inisiatif pertama kali disebutkan dalam ulasasn Pertahanan Strategis dan Keamanan 2015 yang merupakan bagian dari upaya untuk mengubah budaya Kementrian Pertahanan terhadap pengenalan cepat teknologi canggih.

Dalam beberapa hal, skema itu menggaungkan inisiatif Pentagon untuk memasuki perkembangan Hi-Tech di Lembah Silikon dan di tempat lain melalui skema Unit Eksperimental Inovasi Pertahanan (DUIx).

Bagian dari upaya Inggris melibatkan inovasi dan unit penelitian-wawasan untuk mengantisipasi munculnya tren teknologi serta menganalisa implikasi terhadap pertahanan dan keamanan Inggris

“Setelah strategi dan keputusan investasi diambil, pusat kegiatan berdedikasi akan bertindak sebagai akselerator pertahanan dan keamanan, memastikan bahwa solusi inovatif pada tantangan keamanan nasional yang paling mendesak dapat dikembangkan secara cepat dan tetap didepan musuh kita”, kata pernyataan pejabat Inggris.

Pemerintah mengumumkan pada 11 Juli lalu akan berkonsultasi dengan industri, akademisi dan lain-lain untuk ide-ide tentang bagaimana mempercepat pusat kegiatan inovasi agar dapat menghasilkan yang terbaik.

“Rencana tersebut akan mengubah bagaimana pertahanan menghadapi tantangan masa depan, untuk mendapatkan keuntungan penting bagi pasukan pertahanan dan keamanan kita”, kata Kementerian Pertahanan.

Seorang juru bicara Kementerian Pertahanan menolak mengatakan apakah 800 juta Euro (atau lebih) tersebut akan diinvestasikan dalam skema itu merupakan dana baru, dia cuma mengatakan bahwa rincian lebih lanjut dari rencana tersebut akan diberikan bila inisiatif sepenuhnya diluncurkan bulan depan.

Paul Everitt, CEO dari ADS Badan Perdagangan Inggris, mengatakan inisiatif memiliki potensi untuk memberikan manfaat besar bagi industri di sini.

“Perubahan sudut pandang ancaman memerlukan ketangkasan basis industri dalam negeri untuk beradaptasi dengan cepat dan menghadirkan perubahan yang diperlukan; dengan mengambil pendekatan ini Departemen Pertahanan tampaknya akan mendorong terobosan industri yang akan memberikan manfaat besar bagi keamanan dan kemakmuran di Inggris”, katanya.

Skema ini adalah salah satu dari beberapa inisiatif yang dikejar oleh Inggris untuk membawa sistem teknologi baru ke pasar. Secara khusus, disebutkan Pertumbuhan Kemitraan Pertahanan (DGP) itu diberlakukan pada tahun 2014 dengan 16 perusahaan industri pertahanan terkemuka dalam negeri untuk memajukan inovasi di pasar domestik dan ekspor.

Kementrian Pertahanan telah mendanai kompetisi inovasi melalui DGP dan besok akan mengumumkan bahwa, bersama-sama dengan Home Office, akan meluncurkan sebuah tantangan untuk merancang robot atau pesawat tak berawak yang mampu mendeteksi bahan kimia atau senjata biologis berbahaya.

Selain itu, Inggris bergabung dengan AS untuk menjalankan tantangan inovasi dalam mempercepat teknologi robotik yang memiliki sistem otonom dengan kemampuan memasok kebutuhan tentara di medan perang.

“Ini merupakan inisiatif yang dipimpin Kementrian Pertahanan dan bukan merupakan bagian dari DGP yang berada dalam Departemen Bisnis, Energi dan Industri Strategi (BEIS). Namun, kami bekerja sama dengan BEIS untuk memastikan bahwa interaksi dengan DGP memaksimalkan peluang untuk pertumbuhan solusi pertahanan dan keamanan”, katanya.

Bagian dari inisiatif ini akan melibatkan penciptaan unit inovasi dan wawasan penelitian yang bertujuan mengantisipasi munculnya tren teknologi dan menganalisa dampaknya bagi sektor pertahanan dan keamanan Inggris.

“Pendekatan baru ini akan membantu dalam menjaga keamanan Inggris sementara mampu mendukung perekonomian kita dengan cemerlang dan menjaga kita dari musuh-musuh” kata Menteri Pertahanan Michael Fallon.

Sumber: Defense News

  14 Responses to “Militer Inggris Luncurkan Inisiatif Inovasi-Teknologi”

  1. tuing

  2. HARY TANOE AND AHOK….The next Indonesian President and vice president….Jom like it, write “LIKE” below….

  3. ORA NGERTI BABAR BLAS!!!!!YO OPO IKI ????

  4. Yo ora oppo oppo toh mas bowo.
    mriki mriki mawon mbah bowo diantuk tawon.

  5. Saya banyak ngerti bahasa jawa jg bbrapa bahasa daerah yg lain. Tapi kalo ada yg komen pake bahasa daerah,saya gak bakal baca.

  6. indonesia buat drone semut

  7. @NKRI
    Justru pemikiran anda ini salah bung. Semboyan Negara kita itu kan BHINEKA TUNGGAL IKA, keberagaman bahasa adalah salah satunya meskipun bahasa pemersatu tetap bahasa Indonesia. berarti anda dong yg nggak pernah sekolah soalnya nggak tau semboyan negara… hehehe
    Ndeso bener anda ini

    ps. Bahasa daerah itu keren nda. anda nggak bisa bahasa daerah justru anda patut malu. ngakunya mencintai Indonesia tapi kok nggak mencintai keberagaman Indonesia… kan aneh

    • @ mboh

      seharusnya anda yang malu bang…..
      bila anda ngobrol di sini ..! gunakan bahasa indonesia ..
      kecuali kalau abang lg arisan/kumpul dengan teman /saudara silahkan gunakan bahasa daerah masing 2…
      kampungan dan bodoh sekali abang ini

      ha ha ha
      peace
      ampun bang..:))

  8. Kejayaan Brutus itu masa lalu, itupun dgn tipu daya.
    Kini orang2 jujur telah sadar, tdk mau tertipu lagi.

 Leave a Reply