Mar 062017
 

Kontak militer tingkat tinggi pertama antara pejabat senior pertahanan Rusia dan NATO sejak hubungan bilateral dibekukan bulan April 2014 menunjukkan bahwa Aliansi Atlantik Utara (NATO) tampaknya telah mendengar apa yang telah diserukan Moskow, menurut analis politik Dmitry Danilov kepada Sputnik.

“NATO tidak mengatakan bahwa kerjasama bilateral telah dicairkan, namun mereka telah membuat langkah ke arah yang benar. Saya akan menekankan bahwa itu bukan inisiatif NATO. Ini adalah sesuatu yang telah lama diserukan oleh diplomat Rusia. Langkah ini menunjukkan adanya perubahan kearah yang positif”, kata ahli tersebut.

NATO telah memutuskan hubungan dengan Rusia setelah kudeta yang terjadi di Ukraina menyebabkan perang saudara dan reunifikasi Krimea dengan Rusia. NATO telah menyalahkan Moskow atas apa yang terjadi di negara tetangganya itu. Para pejabat Rusia telah berulang kali menolak klaim tersebut, dan telah berusaha untuk menyelesaikan krisis Ukraina.

Pada tanggal 3 Maret, Ketua Komite Militer NATO, Jenderal Petr Pavel dan Kepala Staf Angkatan Bersenjata Rusia, Jenderal Valery Gerasimov telah mengadakan pembicaraan yang berfokus pada masalah keamanan, potensi pemulihan kerjasama militer, tindakan yang bertujuan pencegahan insiden, juga partisipasi dari perwakilan NATO dalam kegiatan internasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertahanan Rusia. Ini adalah kontak militer tingkat tinggi pertama antara pejabat militer Rusia dan NATO sejak April 2014.

Danilov, kepala Pusat Masalah Keamanan di Akademi Sains Rusia, telah mengingatkan atas percakapan terakhir antara Gerasimov dan Pavel sebagai “superthaw” dalam hubungan antara Rusia dan NATO.

Namun, langkah ini menunjukkan fakta bahwa kedua belah pihak harus membuka saluran tambahan dari interaksi pada isu-isu kepentingan bersama, dimulai dengan tindakan yang bertujuan untuk menurunkan risiko.

“Isu tersebut bisa dibahas di tingkat politik hanya dengan hadirnya para pejabat militer dan sayangnya mereka tidak dapat berpartisipasi [dalam diskusi ini]. Saluran ini tampaknya telah diblokir sekarang. Semua tentang menunjukkan niat sekarang, tapi pertemuan ini juga penting. KTT G7 berikutnya akan berlangsung pada bulan Mei 2017, dengan pemerintahan baru AS turut bagian dalam acara tersebut. Tidak jelas bagaimana hal-hal akan berjalan nantinya”, kata analis.

“Satu hal yang pasti bahaw bahkan inisiatif bersama berkenaan dengan menurunkan risiko butuh kerjasama praktis antara Rusia dan NATO. Jika demikian, maka kerjasama bilateral harus dicairkan…”

Sputnik News

Artikel Terkait :

  36 Responses to “NATO-Moskow Telah Mengambil Langkah Untuk Cairkan Hubungan”

  1. satu-satu masih nyales tejas

  2. Superthaw
    Super = hebat banget
    Thaw = mencair
    Jd artinya hubungan yg selama ini ‘kaku’ ga laam lg bakalan bisa mencair dgn hebatnya hingga nato gabung ke blok timur…ngomong opo aq nieeeee…..xixixi

  3. mereka mah cuma dagelan saja….tak mungkin perang..mereka sama 2 tau akan kehancuran dunia,…palingan lg nego “negara kecil” mana yang akan di obrak abrik…???…:)

  4. Gerombolan kok takut sama yg sendirian. Percuma punya gerombolan tp isinya pengecut semua. Salut dng rusia yg nyalinya gede, walaupun ditekan gerombolan pengecut + pemimpinnya yg katanya polisi dunia tp gak pantang surut.
    Bravo Putin.

  5. negara besar
    rudalnya kecil2
    mikir gak sih yg punya kebijakan
    itu pun katanya macan bukan tikus ada yg bilang yaitu pak rr
    macan dari mana
    tejas,sukhoikek,rafale,tipon,f 16,griipen itu semua gak
    berguna kok pakek paket hemat minta tot lagi
    riset rudal woi
    riset rudal
    itu yg betul
    ini gak beli ini beli itu
    tot tit
    sampai kiamat terus dilecehkan
    sadar lah wahai manusia paket hemat minta tot
    dari museum kurasa

  6. Yang pantas disebut jawara dunia Rusia kayaknya, habis sendirian aja berani menghadapi hegemoni USA, NATO and the genk. Indonesia wajib menyerap teknologi Rusia agar bisa digado2 dgn teknologi Eropa barat!

  7. Wah br tau nih gak perlu login lg.

  8. Tes Alhamdulillah bisa koment lagi semenjak bung Diego menerapkan FIR saya jadi sr melulu.

  9. republik novorussiya dan republik rakyat donetsk
    gimana nasibnya?

    apa uni eropa mau mengakui kedaulatan negara sempalan2 ukraina tersebut

  10. pengamatnya saja masih ambigu..
    masih memperdebatkan siapa yg punya inisiatif mencairkan ha ha ha

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)