Feb 212017
 

India masih terus melangkah pada program pengembangan jet tempur paling menantang, jet tempur medium generasi kelima, Advanced Medium Combat Aircraft (AMCA).

Jet tempur generasi kelima AMCA (Advanced Medium Combat Aircraft), India

Direktur Badan Pengembangan Aeronautika India, C.D. Balaji mengatakan bahwa sebagian besar pekerjaan pada bentuk AMCA telah selesai. Tantangan terbesar adalah melibatkan pengembangan material penyerap radar (RAM – radar absorbent material).

Dia menyinggung tantangan India di wilayah pengurangan radar cross section (RCS), mengkomentari tentang gagalnya kesepakatan tahun 2012 untuk membeli 126 unit pesawat tempur Dassault Rafale.

Ada beberapa masalah yang menyebabkan kesepakatan dengan Rafale runtuh, katanya, tapi dia secara khusus menunjuk bahwa keengganan Perancis untuk menggunakan material penyerap radar (RAM) yang berhubungan dengan hak paten pada kanopi Rafale ini.

Kesepakatan akhirnya tercapai, Rafales yang akan dikirimkan ke India oleh Prancis untuk menerima lapisan tersebut.

Fitur pengamatan rendah lainnya pada AMCA diantaranya adalah saluran intake mesin yang berbentuk huruf S, yang membantu menyembunyikan mesin dari radar musuh, serta ekor kembar dalam posisi miring.

Yang disebut ADA sebagai “stealth mode”, AMCA akan membawa kombinasi 4 amunisi, berupa bom atau rudal, di dalam bay internal. Untuk modus “non siluman” pesawat jet akan memiliki titik keras (cantelan), 3 cantelan tambahan pada setiap sayap. Dua cantelan akan dapat digunakan untuk membawa tangki bahan bakar eksternal.

Untuk mesin masih belum ditentukan, tetapi kemungkinan akan menggunakan mesin GE-F414 buatan General Electric, seperti yang digunakan pada Boeing F/A-18E/F Super Hornet, atau mungkin mesin EJ200 buatan Eurojet, yang dipakai oleh Eurofighter Typhoon.

Pada iterasi dari Aero India 2015, seorang pejabat ADA mengatakan kepada Flight Global bahwa versi lanjutan dari mesin lokal, Gas Turbine Kaveri, akhirnya dipilih sebagai penggerak AMCA.

AMCA, seperti yang direncanakan, akan mampu mencapai kecepatan jelajah 1 mach tanpa menggunakan afterburner dan dilengkapi radar AESA. Menurut Balaji, setelah mesin ditentukan, itu akan membutuhkan waktu sekitar 3-4 tahun lagi untuk mengembangkan pesawat.

Sebelum pameran, Balaji mengatakan kepada Flight Global bahwa penerbangan perdana untuk AMCA direncanakan akan berlangsung pada tahun 2025. Ini menunjukkan terjadinya kemunduran dari rencana awal ADA pada tahun 2013, ketika itu disebutkan bahwa penerbangan perdana diharapkan akan dilaksanakan pada akhir 2020.

Flight Global

Artikel Terkait :

  18 Responses to “New Delhi Lanjutkan Pengembangan Jet Siluman AMCA”

  1. Pertamax ga …….

  2. kenapa model pespur generasi 5 spt itu2 aja ya ? knp ga buat model yang lain

  3. Mantap modelnya bung !

  4. tejas modif

  5. Kalo gambar yg dipake sih itu gambar model konsep F 15J yg semi stealth.. Konsep yg muncul karena ngebetnya Japan ingin punya F 22

  6. Semoga AMCA , PAK FA dan IFX menjadi trendsetter jet tempur terhebat abad ini…!!,,,

    • IFX is the best pokoke….muehehehe

      • udah prosesnya dibikin molor dipersulit gak jadi2 entah sampai kpan tiada kepastian, kok rasa-rasanya jadipun tetep langsung keok seketika kalo di embargo mesinnya. ” apalagi kontrak tambang belum diteken diperpanjang pasti lbh dipersulit. harus diakui orang amrik dan agen2 silumannya yg ada dimari emang pinter main kartu/pinter bermain peran. bikin banyak jebakan betmen menggiurkan yg menjerat dan mengikat sehingga kita tak berkutik. mereka selalu melihat sgala sesuatu itu jauh ke depan, tdk seperti kita. mereka langsung mengkalkulasi, memprediksi hasil untung rugi di akhir proyeknya. sdg dari sisi kita, memulai dari awal pasti biaya luar biasa dan entah berapa puluh tahun lg jadinya.

        • TIDAK USAH KHAWATIR APALAGI TAKUT,KONTRAK FREEPORT GAK USAH DIPERPANJANG,IFX HARUS SUKSES, KITA HARUS LEBIH PINTAR DARI MEREKA, BUANG JAUH 2 MENTAL PENAKUT. INSYAALLAH KITA MENANG

    • Klo AMCA dan PAK FA sudah pasti stealth, tp klo IF-X masih AKAN stealth… AKANnya itu yg buat gak nahan bung 😛 hahaha

      • asal tidak teknologi generasi ke 5……kata kongres amerika bung
        xaxaxaxaxa

        • nah itu dia… berarti kita salah pilih teman, krn teman dekatnya teman bukan “teman” baik kita 😀

          klo teman pilihan kita itu tidak kerjasama dgn kita mungkin teknologi gen ke 5 sudah diberikan oleh temannya teman kita itu… misalnya mereka kerjasama dengan singapore atau mngkin swedia… pasti prototipenya dah muter” diangkasa saat ini

          hehehe

  7. Sudah banyak negara berlomba2 membuat pespur g5, semakin banyak saingan F35 dan F22 USA!

  8. berhubung generasi ke5 sdh bnyk dikembangkan negara lain, mk us akn melaju dgn generasi ke6

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)