Jan 202017
 

Tank tempur utama (MBT) Oplot-M Angkatan Darat Thailand. (Foto: Defence Blog)

Pabrik Malyshev (Kharkiv) terus melaksanakan kontrak untuk memasok tank tempur utama Oplot-M ke Thailand seiring dengan jadwal yang disetujui. Pabrik ini bersiap untuk mengirim batch baru dari tank tersebut, kata layanan pers perusahaan kepada Interfax pada hari Selasa (17/01/2017).

“Saat ini kami belum menerima informasi resmi dari Thailand mengenai penghentian kontrak atau merevisi kontrak. Kontrak ini masih dilaksanakan sejalan dengan jadwal yang disetujui. Segera pelanggan akan menerima batch baru. Pengiriman ini rencananya untuk menyelesaikan kontrak dalam jumlah penuh tahun ini”, kata layanan pers.

Siaran pers tersebut sebagai tanggapan atas laporan media asing yang menyebut bahwa Thailand memutuskan untuk tidak membeli tank Oplot Ukraina dan menggantinya dengan tank VT-4 China karena adanya permasalahan internal di Ukraina.

Layanan pers mengatakan bahwa kampanye media tentang dugaan masalah dalam pasokan tank Oplot-M ke Thailand bukan yang pertama, laporan serupa pernah muncul tahun lalu.

Baru-baru ini laporan Bangkok Post yang mengacu Panglima Angkatan Bersenjata Thailand, Jenderal Chalermchai Sittisat menyebutkan bahwa Bangkok dan Beijing sedang membahas perluasan kerja sama pertahanan. Di antara arah yang menjanjikan berupa pembelian kendaraan lapis baja dari China untuk menggantikan tank M-41 dibeli dari Amerika Serikat pada tahun 1957.

Thailand telah menandatangani kontrak untuk membeli 28 unit tank VT-4 China dan berusaha untuk meningkatkan pasokan pada tahun 2017.

Jenderal Chalermchai berkata bahwa setelah adanya masalah dalam pengiriman 49 unit tank Oplot-M yang dipesan dari Ukraina, komite militer pengadaan perangkat keras militer telah memutuskan untuk memotong jumlah pesanan tank yang akan dibeli dari Ukraina.

Adanya masalah yang dihadapi oleh pemasok Ukraina terutama disebabkan oleh situasi internal Ukraina, katanya. Namun, produsen tank Ukraina harus mampu mengirimkan seluruh 49 unit tank kepada tentara Thailand pada bulan Oktober 2017, demikian menurut Jenderal Chalermchai.

JakartaGreater

Artikel Terkait :

  10 Responses to “Pabrik Malyshev Bersiap Kirim Oplot-M ke Thailand”

  1. indonesia kapan punya ini

  2. Tank Potlot

  3. Tank pletatpletot…

  4. Tank tolelot tot tot…tot tot

  5. wah… kena sentil dulu baru deh langsung diberesin paketnya 😀

  6. nih tank bukannya t-80 sisa soviet di upgrade atau t-80 upgrade dgn chasis baru buatan ukraina?

  7. Buatan Polandia kurang sip, Indonesia dulu aja pernah beli roket mungkin namanya grom di uji kemampuan ketepatan yang ada meleset melulu, akhirnya pindah ke startreak

  8. Kapan ya jadinya Tank Pidad? Semoga teknologinya tak kalah mutakhir dari Produk negara2 maju!

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)