Feb 162017
 

BANGALORE – Jet tempur generasi kelima Sukhoi T-50 PAK FA (Prospective Airborne Complex of Frontline Aviation) dengan mesin baru akan melakukan terbang perdana di kuartal keempat tahun 2017, menurut siaran pers Rusia United Engine Corporation Rusia pada hari Selasa, 14 Februari lalu.

“Penerbangan perdana dari pesawat bermesin baru ini diharapkan pada kuartal keempat tahun 2017″, kata juru bicara perusahaan. Proyek menciptakan mesin baru itu sejalan dengan rentang waktu yang telah dijadwalkan”, tambahnya.

Saat ini jet tempur generasi kelima Rusia masih dilengkapi dengan mesin 117C tahap pertama. Mesin baru masih belum digunakan dan belum diberi nama, cuma disebut sebagai mesin tahap kedua.

Pesawat PAK FA adalah jet tempur generasi kelima yang menjanjikan. Pesawat ini melakukan penerbangan perdana di tahun 2010. Lima jet tempur T-50 seri pertama yang diproduksi diharapkan akan dikirim ke Angkatan Bersenjata Rusia tahun ini. Pengiriman selanjutnya dari pesawat tersebut untuk Angkatan Udara akan dimulai setelah 2018.

Draft Kontrak R & D

Rusia dan India saat ini bekerja pada R&D (Riset dan Pengembangan) untuk mengembangkan jet tempur generasi kelima, kata Wakil Direktur FSMTC Rusia, Vladimir Drozhzhov kepada TASS.

“Para spesialis Rusia dan India telah sepakat dan menajukan draft awal kontrak R & D untuk mengembangkan jet tempur canggih serbaguna. Pihak Rusia siap menandatangani kontrak. Kami menunggu keputusan dari pihak India tentang masalah ini”, katanya.

“Jet tempur canggih serbaguna tersebut tidak akan kalah dari PAK FA dalam hal kemampuan tempur dan karakteristik lainnya”, kata Drozhzhov.

Kepala Perusahaan Hi-Tech Rusia, Rostec, Sergei Chemezov mengatakan akhir tahun lalu bahwa kontrak untuk mengembangkan jet tempur generasi kelima mungkin akan ditandatangani sebelum akhir tahun 2016.

Pada tahun 2007, Rusia dan India menandatangani perjanjian pengembangan bersama pesawat tempur generasi kelima. Angkatan Udara India diharapkan akan menjadi pelanggan awal untuk pesawat ini, yang selanjutnya dipasok ke negara-negara lain.

TASS

Artikel Terkait :

  19 Responses to “PAK FA Dengan Mesin Baru Terbang Perdana Tahun 2017”

  1. Mesin baru ya

  2. Mantap….borooooongg

  3. Cakep banget tuh pesawat…..

  4. indonesia kapan memiliki pesawat ini…

  5. Lahh pilot kita sudah bisa mahir belum terbangkan SU30 dan SU27? SU35? lahhh jika ketemu pesaing F15 atau F18 bisa ndak tanding di udara? Jika semua sdh lulus training….ya bersyukur….alhamdulillah….punya pesawat canggih pilot tempur harus bisa terbangkan semua jenis SU.

  6. entahlah, tp sy baca di blok sebelah rusia hnya akn produksi pespur jenis ini 12bj saja karena kurang nya dana, selanjutnya india jg tengah mengepaluasi kmbali keikutsertaanya dlm program t50 ini, apakah meneruskan bergabung atau membatalkan keikutsertaanya.

    • klo mnrt saya 12 unit tuh pesanan batch awal, karena Rusia kabarnya menunggu hasil mesin barunya… karena dr bbrp artikel yg saya baca mesin yg skrg digunakan pada PAK-FA msh blm sempurna krn msh versi pertama…

  7. SU35BM for Indonesia!!!

  8. Apapun alat pertahanan yg di bikin rusia aq suka semua tanpa kecuali…

  9. Denger2 indonesia menunggu T50 PAKFA siap diproduksi,sambil menunggu PAKFA di produksi indonesia cuma membeli Su-35 sebanyak 8 biji

    • Lagi pula sehebat apa sih si pakfa? Lagipula jika Su35 sudah pake radar byelka maka nih Pakfa bakalan Rontok dihajar Su35 😀

      • Jfs@ jgn salah bung,dengan mesin dgn rancangan terbaru membuat performa PAKFA lebih yahud dan stealth,dgn rancangan mesin terbaru bisa membuat PAKFA kenceng larinya tanpa afterburner…radar PAKFA jg sudah AESA bung,beda dgn radar Su35 yg masih PESA

        • Saya kan bilang “jika” su35 menggunakan radar byelka yg mampu mendeteksi pespur stealth macam PAKFA. Dan pula SU35 juga akan menggunakan mesin baru nantinya

  10. mesin baru dipake, mesin lama drpda nganggur doang boleh dilisensi lokal gak tuh…? india saja dah punya tabungan lisensi mesin dari AS msh kurang kayaknya.. investasi rusia dah bnyak masa msh itung itungan sama kita. kita kan jg satu2nya negara kawasan penyekat grup FPDA. jd baik sekutu mutlak atau bukan, jika indonesia kuat dan mandiri tetap saja menguntungkan rusia karena logistik AS dari pasifik dan hindia akan terhambat kedaulatan RI. kalo teknologi transfer AS masuk duluan sdgkn teknolgi rusia nihil maka tdk ada alasan bg RI menghalangi tetangga numpang lewat. proya ngno.

  11. Apakah T50 Pakfa lebih superior dr F35 dan F22? Lebih cocok diadu di Asia Fasifik terutama di Asia Tenggara. Indonesia wajib borong! Oh iya SU-35 aja Kajol apalagi ini bs2 hanya memiliki brosurnya aja. Seharusnya Indonesia Gabung R&D T50 Pakfa jg Mikoyan untuk G5 nya sebagai backup bila IFX terkendala. Sukur2 bs berjalan dua2nya sehingga Pespur masa depan RI jd mutan teknologi Barat dan timur.Ngayal.com

    • Pakfa jelas levelnya jauh diatas F35, karna neda fungsi, tapi jika dibandingkan dengan F22, sepertinya pakfa unggul dari desain aerodinamis, dan kemampuan manuver

  12. seharusnya rusia juga mempertimbangkan 2 pesawat tejas utk di tancapkan di belakang pakfa sebagai pilihan alternatif penggantian mesin lantaran kemampuan tejas sendiri yg mampu menggotong su-35 daripada pengembangan yg mahal dan bertahun2 .

  13. Pesanlah sekarang ..atau kerjasama proyek partnya mungkin nanti ada yg kasihan diberi 1 biji ke kita untuk dioprek bahan fhotocopy gaya Tiongkok, bila dapat beli atau produksi, setiap lanud strategis harus punya min 1 skuad.

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)