Jan 052017
 

Presiden Joko Widodo menyaksikan latihan Armada Jaya XXXIV Tahun 2016 di atas KRI Banjarmasin-592.

Jakarta – Pengamat politik Boni Hargens menyatakan bahwa kesimpulan data dari pemberitaan Kantor Berita Antara terkait Presiden Joko Widodo sebagai pemimpin terbaik se-Asia-Australia pada 2016, tidaklah salah.

“Bukan kita yang mengatakan terbaik, tapi Bloomberg secara tidak langsung melalui rapor-rapor data. Dan sebagai Kantor Berita Negara kita berhak menafsirkan karena ini baik untuk kepentingan negara guna mempromosikan ke-level global,” kata Boni Hargens saat ditemui Antara di Jakarta, 4/1/2017..

Ia juga mengatakan bahwa jika yang dipermasalahkan adalah data itu sudah menjadi urusan Bloomberg. “Antara sudah melakukan langkah tafsiran cerdas dan sikap proaktif,” katanya.

Senada dengan Boni, pengamat politik serta peneliti senior dari Indonesia Public Institute (IPI), Karyono Wibowo juga mengatakan bahwa pemerintah berprestasi dan Antara tidaklah salah karena data tersebut “real” dan fakta.

Sebelumnya, Kantor Berita Antara telah memberitakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencatatkan rapor sebagai pemimpin terbaik atau paling unggul di antara para pemimpin Asia-Australia pada tahun 2016.

Berdasarkan data dari Bloomberg yang diterima Antara di Jakarta, Sabtu (31/12), Presiden Joko Widodo merupakan satu-satunya pemimpin negara yang memiliki performa positif dalam seluruh aspek yang dinilai, yaitu menaikkan kekuatan nilai tukar (2,41 persen), menjaga pertumbuhan ekonomi tetap positif (5,02 persen skala tahun ke tahun) dan memiliki tingkat penerimaan publik yang tinggi (69 persen).

Data tersebut juga menunjukkan bahwa bila dibandingkan dengan pemimpin negara lainnya yang memiliki ukuran ekonomi setara atau lebih besar, prestasi Presiden Jokowi masih menonjol daripada lainnya. Malaysia dan Filipina sama-sama tercatat memiliki nilai tukar negatif sebesar 4,26 persen dan 5,29 persen.

Sementara itu, Presiden Korea Selatan Park Geun-Hye memiliki catatan merah untuk semua aspek. Fakta tersebut didukung dari data bahwa, nilai tukar Won menurun sebesar 2 persen dan pertumbuhan ekonomi yang hanya di angka 2,87 persen, Geun Hye juga memiliki reputasi tingkat penerimaan publik atas dirinya hanya sebesar 4 persen yang menyebabkan dirinya dipaksa untuk mengundurkan diri.

Presiden Jokowi telah menekankan otoritasnya kepada lembaga-lembaga politik selama 2016, dengan menggabungkan kepemimpinan dan kepiawaian politiknya, dengan data bahwa ia mengendalikan dua per tiga kursi di parleme. Program keberhasilan “amnesti pajak” juga mampu membiayai program pembangunan infrastrukturnya.

Dari keseluruhan pemimpin yang dinilai oleh Bloomberg yaitu delapan pemimpin negara, Jokowi satu-satunya pemimpin dunia yang memiliki semua indikator positif untuk tiga kategori yaitu fluktuasi kurs, pertumbuhan ekonomi dan rating penerimaan publik.

Sementara itu, penerimaan publik paling tinggi dimiliki oleh Presiden Filipina Rodrigo Duterte dengan rating 83 persen, ia juga mendapatkan nilai 7,1 persen dalam upaya menjaga pertumbuhan ekonomi, namun dalam nilai tukar mata uang Peso menurun drastis 5,29 persen atau mendapat rapor merah.

Pertukaran nilai mata uang paling rendah dimiliki oleh Presiden Tiongkok Xi Jinping yang menurut data telah turun sebesar minus 6,63 persen, paling rendah di antara yang lain.

Kedelapan pemimpin tersebut yang didata oleh Bloomberg adalah Presiden Tiongkok Xi Jinping, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, Perdana Menteri India Narendra Modi, Presiden Korea Selatan Park Geun-Hye, Presiden Indonesia Joko Widodo, Presiden Filipina Rodrigo Duterte, Perdana Menteri Malaysia Najib Razak, Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull (disebutkan tanpa berurutan peringkat).

Antara

Artikel Terkait :

  78 Responses to “Pakar : Kesimpulan Jokowi Terbaik, Tidak Salah”

  1. Patenkan biar gk diakui milik tetangga sebelah…

  2. ALHAMDULILLAH…,DI SYUKURI SAJA SEMUANYA KEPADA ALLAH SWT…
    DAN LEBIH GIAT LAGI DALAM BEKERJA DAN BERKARYA SECARA MODERN.

    JANGANLAH KITA MENYUKAI SANJUNGAN,KARENA SANJUNGAN ITULAH KEHANCURAN YANG PALING EFEKTIF DAN PALING HALUS.

    SO…JADIKANLAH RASA SYUKUR KITA KEPADA ALLAH SWT UNTUK MENANGGULANGI HAL2 TERSEBUT

  3. pakar ekonomi luar merasa data nila kurs tidak adil … Nah lo

    Bloonberg keknya sengaja..gak tau sengaja apa.

    Terlepas dr itu semua mayoritas rakyat negri ini sepakat kepemimpinan spti jokowilah yg selama ini rakyat nantikan.
    Bukti bkn janji
    Laki tidak bedakan

    Kah kah kah

    • Benar bung.. kebukti.. naikin tetus tarif listrik, tarif stnk, harga bbm. Datangin terus pekerja cina, bagi2 kekuasaan kepada kroni2 n tim sukses.., tidak akan berhutang k luar negri, nyatanya utang negara tambah bengkak..

      • Makanya bagi yg punya roda 4.diatas harga semiliar.siap2 aja dikenakan pajak progresif.artinyakan mampu.lha kalo cman punya roda 2.ane rasa nggak segitunya kali.

      • TDL….kan untuk yg 900watt ke atas.yg naek

      • Nuwun sewu om, kemana-mana saya temui orang yang mengeluhkan hutang kita di jaman JOKOWI meningkat. Coba om buka Global Fire Power 2016. Lalu cari external debt, lalu lihat hutang 126 negara yang dievaluasi di situ. Lihat Indonesia, level 29. Malaysia yang lebih kecil dari Indonesia nomor 30. Dan negara dengan hutang terbanyak di dunia: Amerika Serikat (level 1), Inggris (2), Jerman (3), Jepang (5). Singapura (12), China (15), Rusia (19)

        Apa sih External Debt itu?
        Per the CIA World Factbook, External Debt is the total public and private debt carried by a particular nation as owed to outside parties (i.e. the international community), repayable through currency exchanges, consumer/durable goods and applicable services. Typically, larger, better developed nations will carry a large external debt total. External Debt is just one outside factor used when considering a nation’s overall fiscal “health” as going to war tends to have a prominent, far-reaching impact on economies. For the purposes of the final GFP ranking, a high External Debt total serves a penalty.

        Apakah hutang kita berdampak terhadap ekonomi?
        Hutang kita untuk hal-hal yang produktif kok (bukan untuk dikorupsi), salah satunya adalah untuk membangun infrastruktur (jalan raya, jalan kereta, bendungan, pelabuhan, dsb) yang akan berdampak terhadap distribusi barang/ekonomi, penyediaan air bersih, dan yang tidak kalah penting untuk pertahanan (pergeseran alutsista).

        Sampeyan boleh saja membenci JKW tapi kalau anda fair, harus juga diapresiasi keberhasilannya. Orang luar saja mengakui keberhasilannya. Bangsa sendiri malah menjegal dengan rasa dengki 🙁

        • Pendapat ente debatable nya panjang banget…. Yg jelas 2016, hutang vs kewajiban bayar sdh lebiih besar kewajibannya. Jd sebenarnya kita sdg gali lobang tutup lubang.,,,

          • kesimpulan salah bung !

            malah lebih bagus lagi klo utang 0, kewajiban bayar X, artinya RI udah gak butuh utang ke orang lain, tinggal lunasin utang2 lama..

          • sepakat bung Panjilei !

            “Kritikan itu tetap penting dan perlu”

            kritik dan sikat habis2an jokowi di bidang riset misalnya, dimana anggaran riset bukannya ditambah malah dipotong, dan ane yakin masih banyak bidang2 lain yang bisa dibidik..

            tapi dalam penilaian bloomberg, fair aja bilang yang bagus itu bagus, kagak usah ngeyel sok tabayun tabayunan…

      • Betul betul betul tahun baru 2017 terjadi harga2 baru mulai listrik, sim, stnk,bpkb dan bbm non subsidi. Selamat harga baru 2017 ha ha ha

      • Makanya dilihat alasan naik apa.. Giliran turun lau diem..

        Payeh wong cilik terlalu cilim.. Wong cilik yg mana lu..

        Banyak org berduit jg ngaku rakyat kecil

  4. ini bukan hanya sanjungan,ini tamparan juga tendangan bagi para sapivdan juga kuda,kalau raport jokowi mereka mereka yang pertama tertawa..rakyat macam apa kalau lihat presidennya dapat penilaian buruk,malah senang..ini bukan masalah sanjungan,ini pembuktian

    • sapi= …k….s ?
      kuda= ..p….r…o?

      kalo yang pertama tak pedulilah
      kalo yang kedua jangan gitu… bagaimanapun beliiau sorang patriot

      • kuda =prp? salah..dia NEGARAWAN sejati kok.rela menderita asal negaranya damai,

      • @ahmda mksdnya apa ya sapi2… jgn suka menggeneralisir orng bung. cuman2 gara2 satu org yg kena skandal, apa yg lainnya jg hrs “kena”? Apa bung yakin semua partai diIndonesia jg bersih (terutama partai pemerintah)?
        Anda sndiri jg ga mau kan, kalo gara2 teman anda yg korupsi lalu anda jg dibilang korupsi, atau teman anda menghina agama orang dan anda dianggap ikut2an menghina agama oranglain.
        Berpikir dewasalah bung, kalo ga suka sama orangnya jgn bawa2 yg lain. Masih bnyk koq orng yg bersih (dalam artian ga korupsi).
        @wonglinglung, orang2 Islam jg banyak yg rela “mati” demi negaranya (dr zaman penjajahan smp skrg). Mereka rela berkorban, harta, tenaga, perasaan bhkn nyawa pun kalo perlu. Jgn disamakan dgn yg antiIslam, wajib dirazam sampai mati.

        • setuju Bung…pendapat yang datang dari Boni…hemmm

        • sabar bung, lebih baik introspeksi dan buktikan kedepannya dengan perbuatan bukan omongan

          masalahnya yang ‘makan sapi’ itu kader terbaik karena posisi doi dipuncak, bukan sembarang kader..

          • jgn suka menggeneralisir bung, krn gara2 ulah satu orang bkn berarti semuanya sama spt itu. Cb liat scra umum/keseluruhan, dr akar rumputnya bkn cmn segelintir elit politik. Kalo masalah jabatan, itu masalah politik. Belum tentu yg diatas itu lbh “ngerti” atau sesuai dgn visi/misi partai. Tau sndiri kan politik itu cmn “alat”, bs jd itu cmn dijadikan alat bg seseorang utk kpntngan pribadinya bkn golongan/partainya. Jd posisi itu bkn berarti dia paling “pinter” bs jd krn dia jago dlm”lobby2″ politik (punya pengaruh kekuasaan entah krn jabatan diluar prtai atau krn ekonomi).
            Sy bkn anggota cmn simpatisan, tp jujur sy sedih jg kecewa bila dibandingkan beberapa dekade silam wktu awal2 muncul, sepakterjangnya msh sesuai dgn visi/misi partai pd awalnya. Y namanya jg politik, tidak ada kawan/lawan yg abadi. Seharusnya menurut hemat saya, mereka tetap mempertahankan “corak” spt waktu awal2 dulu, tdk perlu ada lobi2 politik yg mengesankan partai kluar jalur dr “akidah” visi/misinya. Meskipun resikonya mgkn tdk bs bertahan jk terlalu kaku (tdk fleksibel/kompromis).

          • dunia memang kejam bung, dan reputasi / nama baik itu lebih mahal dari emas, sekejap khilaf reputasi akan tercoreng aib, dan memulihkan lagi butuh kerja keras dan waktu tidak sedikit.

            apalagi setelah jatuh di kasus sapi tertimpa tangga di kasus sumatera utara…

          • ya bung ubed, kasian ja yg kader2 dibagian bawahnya, gmn caranya utk mempertahankan “loyalitas” pemilih mereka utk selamanya. Krn selama ini diantara partai baru (era reformasi)& basis Islam, termasuk yg tinggi tingkat loyalitas pemilih awalnya (fundamentalis). Tp dgn bnyaknya skandal, cukup berat usaha kader2nya membalikkan lg. Pergantian pimpinan belum cukup, hrs diadakan reshuffle dielite politiknya biar “bersih” dr pengaruh nafsu duniawi yg sesaat.

    • Masalahnya jokowi tetlalu banyak janji..

      • Mungkin anda masih ingat janjinya apa saja ya, coba buat lajur janji yang sudah ditepati dan yang belum ditepati. Ingat ya masa pemerintahan JKW baru berjalan 2 tahun. Masih ada 3 tahun lagi.

        Sebetulnya janji formal JKW itu ya cuma 9, Namanya Nawa Cita. Itu saja kok.

        Emang sampeyan dijanjiin jadi Direktur BUMN?

      • Sebutin kalo memang banyak janji..apa saja hayo..

        Jgn ngomong doan lau wong cilik gadungan..

        Jgn cuma bisa komen.. Naik protes tp turun diem.. Tanya kediri lau lg deh.. Sudah adilkah saya? Think dewasa bro wong gendeng

    • MANTAP……….

    • Bung wong ling lung… masih belum bisa move on… kasihan. Masih sakit hati. Padahal banyak waktu dan pikiran untuk juga mengajak PKS dan Prabowo untuk ikut membangun bangsa….

  5. fatih fragota?

  6. harusnya kamu tinggal diturki presidenmu, kamukan IM yg ingin buat negara macam turki, ksana saja, turki saja tidak masuk hitungan

  7. Pakar2 yang sudah masuk dalam lingkungan apalagi pernah menjadi tim suksesnya tidak usah dianggap indepentent lagi penilaiannya. Setelah tabayun ke bloomberg juga enggak gitu tafsirnya

  8. sudahlah, masih ngurusin ranking? koq kaya anak sekolahan aja, yg penting kan kita lihat hasil kinerjanya baik atau buruk yang sama2 kita bisa lihat dan nilai melalui wujud berbagai macam proyek/pembangunan dinegara ini. Jadi mau buruk/baik pnilaian ranking dr luar negeri,jgn lah kita anggap patokan krn kita sendiri yg mengalaminya didalam negeri bkn orang luar. Tetap fokus membangun dan kejar target krn rakyatlah yg lebih pantas menilai bukan orang luar (mau yg nilai pakar kek,semua itu kan cuman hitung2an diatas kertas yg pntg fakta dilapangan). Ingat teori itu lebih banyak bedanya dgn praktek dilapangan.

  9. cie…yg makin merafat ke penguasa.makin paham harus bersikap apa sama admin sini.ambil berita militernya,selebihnya tidak layak konsumsi.hehehe

  10. I LOVE INDONESIA

  11. saya rssa blobreg udah menyskiti pasukan nyinyir. saya harap blombreg harus segera minta maaf sebelum pasukan nyinyir menyerang dengan senjata hoaknya

    tttd
    panasbung

  12. kalau listrik 900 wat naik..stnk bpkb naik…pertalite naik….itu kategori hoax gak ya???

  13. Pro/Kontra adalah wajar dalam kehidupan di negara demokrasi. Tidak perlu memaksakan kehendak atau pendapatnya yg paling benar. Buktikan saja nanti di ajang Pilpres 2019, dan kawal baik2 hasilnya agar jangan sampai ada kecurangan. Siapa pun yg jadi pilihan rakyat mayoritas, kita ikut dukung.

  14. waduh diatas pada bahasa dewa semua(plesetannya xixixixixix)

    kita semua mendukung semua rezim dengan konstitusi dan sah(kecuali benar2 korupsi2 dll)banyak2 isu22 sengaja ditimbulkan oleh dalam luar membikin makin mundur,semasih ada waktu 2tahun(2017-2019masih ada waktu berbenah)

    TIDAK SENANG waktu 2019 jgn dicoblos,kalo masih senang silakan lanjutkan(ini bukan kampanye ya)menjatuhkan presiden,kabinet berserta isi cara2 tidak benar sangat menguras tenaga dan waktu.

    setiap rezim berkuasa pasti ada kekurangan dan kelebihannya

    salam damai selalu:)

  15. Terbaik koq NAEK NAEKIN HARGA TERUS ???
    klo cuma naek naekin Harga mah TUKANG CENDOL juga bisa jadi PRESIDEN…

  16. Pakar itu yang independent.

  17. Hahaha…. referensinya portal piyungan….. ketawa sambil guling2

  18. independen itu yg gak boleh kritik pemerintah dan harus rela kebijakan menyengsarakan rakyat kecil

  19. harusnya yang menilai JONRUs biar adil!!!

  20. TERBAIK…..lawannya TERKANDANG…TERKUDA….TERNASBUNG….xixixi….

  21. nah ini lebih percaya portal piyungan dari pada bloomberg, kasiaaan

  22. Trus Maksud n tujuanx apa..?
    Jgn2 itu cuma pengalihan fokus tugas negara..

  23. blog sampah, itu bukannya pendapat prof nurhayati djamas di forum kahmi guru besar ?
    (pendapat itu sendiri ngawur, wong ybs profesor ilmu agama)

    dimuat seenaknya tanpa menyebut sumber ?

  24. tabayun, tabayun, to the point aja ane tanya, sohib2 ente klo pegang kekuasaan bakal amanah kagak?
    ingat aja mantan presiden partai ada dimana !

    portal mental inlander, kacung jajahan !

    woy indonesia udah bisa bikin satelit, roket, panser, fregat, pesawat, data cemen gitu aja pake tabayun dulu ke bule, simpulin aja sendiri !

    • buka aja artikel asli, liat siapa yang 3 angkanya hijau semua -gitu aja pake tabayun tabayun ke bule…

      ato emang udah pada buta warna keseringan pake jubah putih ? ?

  25. Tes

  26. no 5 salah tuh, bapak mangkrak !

  27. masalah terbaik diantara 7 pemimpin itu belum bisa kita simpulkan
    masih ada beberapa tahun dan kemungkinanan nambah 5 tahun berikutnya.
    terbaik baru bisa di nilai dengan data data percepatan pembangunanan dalam segala bidang.

    tapi saya rasa, yg ke 7 memang bagus.

  28. Alhamdulillah,untung pemimpin indonesia gk seperti najib

  29. sebagai pandangan bersama. saya gak bela ini atau itu.
    bung bisa hitung,,
    1.
    cek nilai rupiah tgl 4 januari 2016
    cek nilai rupiah tgl 31 desember 2016

    harga rupiah memang menguat..

    2.
    tahun 2011, pertumbuhan 6%… coba cek saat itu pertumbuhan ekonomi dunia,,
    sedang naik naiknya… cek pertumbuhan ekonomi dunia 2016.. mmm
    pelambatan pertumbuhan ekonomi dunia mulai tahun 2012, cek lagi berapa pertumbuhan Indonesia?.
    cek juga inflasi saat 2011 dan pada 2012 serta 2016.
    dan bandingkan dengan pertumbuhan RI tahun 1980. setelah itu cek apa yg dilakukan oleh pak Harto pada pelita 2. Senada dg apa yg dilakukan pemerintahan sekarang.
    panglima ekonomi RI saat 2005-2010 melakukan restrukturisasi ekonomi,, hasilnya terlihat saat 2011.
    terusir karena politik dan melati yg hilang kembali melakukan restrukturisasi fundamental ekonomi RI. saat perlambatan ekonomi dunia sekarang dan Indonesia masih bisa menjaga pertumbuhannya. itu luar biasa bung!! Ibu ini memang harus diakui hebat,, salah satu yg terhebat di dunia saat ini.

    3.AR.
    kalo ini domain politik,, penerimaan dan kepercayaan masyarakatnya terhadap pemimpinnya..
    mau berapa kek asal pas pemilu 51% tak jadi soal,… lagian orang bersih pasti banyak gak suka. ahhhh

    dari 3 catatan tersebut,, semuanya baik… dibandingkan negara lain. RI terbaik.
    saya tidak ada tendensi apa apa,, bisa didiskusikan.. agar dapat pengetahuan…. mmm minum kopi dulu sambil nunggu SU35 2 ska, f50, dan gripen mengisi 10 lanud tipe A AU, sekalian menunggu lanud saumlaki jadi.

    • aane tambahin no 2:

      ..Angka ini jika dibandingkan dengan apa yang sudah dilakukan rezim sebelumnya, yaitu rezim SBY, masih belum ada apa-apanya. SBY pernah membawa Indonesia ke angka pertumbuhan 6?..

      ini tanggapan ngawur (namanya juga prof ilmu agama), bloomberg hanya bahas data tahun 2016, ngapain bawa2 data lama ?

      jangan lupa pertumbuhan ekonomi RI dibawah SBY nyungsep terus sejak 2012 (maklum menko ekonominya insinyur, besan sendiri), setelah digarap jokowi baru menunjukkan trend nanjak lagi, lihat grafik,

      http://www.focus-economics.com/sites/default/files/Indonesia-GDP-Q32015.gif

      jokowi harus membangun lagi yang nyungsep dari bawah, klo antara 2012 – 2014 bisa dipertahankan gak turun, cukup mendatar aja, jokowi lebih enak melanjutkan, dan RI saat ini akan lebih maju secara ekonomi -tapi yah namanya juga mr mankraxx..

  30. yg dinilai kan cm 3 aspek,kok pd nglantur ke hal” yg lain?
    bloomberg memang tidak memvonis siapa yg terbaik,bloomberg menyerahkan ke pembaca dgn menyajikan 3 aspek tsb,,jadi jika diliat dari data” tsb presiden korsel mengalami tahun terburuk sedangkan jokowi mengalami tahun terbaik,sah juga kan jika diberi judul “Jokowi pemimpin terbaik Asia-Australia 2016” atau “Park geun hye pemimpin terburuk Asia-Australia 2016”??

    berita bagus kaya gini aja heboh apalagi jika bloomberg memberitakan “Jokowi presiden terburuk” saya jamin medsos bakal jauuuuh lebih rame!!!

    seperti gula dalam secangkir kopi,,jika kopi tsb pahit gula akan disalahkan karna trlalu sedikit,jika kopi tsb trlalu manis,gula juga yg akan disalahkan,tapi jika kopi tsb seimbang racikannya maka orang akan bilang “mantaaap tenan kopine”
    laah gulanya kemana?kok ga disebut…

  31. The Real Presiden RI hanya 3 Su + 1 B …. yg lainnya hanyalah “dagelan politik” saja!
    #justmyopinion

  32. tak ada gading yang tak retak. Tapi komen bung terlalu tendensius saya kira 2 periode mengurus bangsa & negara serta rakyat yang membutuhkan pemikiran yang matang penuh pertimbangan, merumuskan kebijakan-kebijakan untuk rakyat bukan persoalan mudah. Setiap orang yang mencapai posisi top berarti dia pantas dan terbaik dibanding yang lain. Belajar untuk menghormati & menghargai orang lain. tak ada gading yang tak retak. (Merdeka)

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)