Dec 212016
 


Menteri Pertahanan Pakistan, Rana Tanveer Hussain mengumumkan bahwa Pakistan akan menerima sejumlah 4 (empat) helikopter tempur Mi-35 dari Rusia pada tahun 2017.

Rana Tanveer Hussain dilaporkan mengalokasikan dana tambahan sebesar US $ 153 juta untuk Mi-35.

Helikopter tempur Mi-35 adalah iterasi terbaru dari Mi-24 Hind. Selain desain tempur dan transportasi, Mi-35 ini akan dilengkapi dengan bagian upgrade mekanis terutama rotor dan rotor ekor, penanggulangan elektronik modern dengan radar peringatan dan jamming inframerah.

Dalam hal persenjataan, Mi-35 dapat dilengkapi dengan roket 80 mm dan 122 mm serta rudal anti-tank berpemandu (ATGM). Jika hanya dipersenjatai dengan ATGM saja, Mi-35 dapat membawa hingga 8 rudal.

Mi-35 dapat membawa hingga 8 personel bersenjata lengkap, selain itu Mi-35 juga dapat membawa kargo seberat 2.400 kg menggunakan sling eksternal.

Pakistan dan Rusia telah menandatangani penjualan Mi-35 pada 19 Agustus 2015. Pada saat itu, IHS Jane melaporkan bahwa Pakistan akan mendapatkan total hingga 20 unit Mi-35.

Pakistan juga sedang dalam pembicaraan dengan Rostec untuk mengadakan pusat pemeliharaan lokal, yang akan digunakan untuk perbaikan dan overhaul (MRO) guna mendukung Mi-35 dan Mi-17.

Tujuan akhirnya adalah menggantikan helikopter tempur tua AH-1F/S Cobra dan memperkuat armada tempur udara, Tentara Pakistan juga mengejar platform helikopter tempur khusus lainnya.

Pada bulan April 2015, Departemen Luar Negeri AS mengijinkan kemungkinan penjualan 15 unit helikopter Viper Bell AH-1Z ke Pakistan. Pada bulan Agustus 2015, Departemen Pertahanan AS memberikan kontrak kepada Bell untuk memproduksi dua unit helikopter AH-1Z, dan diikuti penambahan 9 unit pada bulan April 2016.

Pakistan juga siap untuk memilih platform helikopter tempur lain, diantaranya adalah T-129 dari Turkish Aerospace Industries (TAI) dan Z-10 dari Chengdu Aircraft Industry Group (CAIG)yang telah ditetapkan sebagai pilihan utama.

TAI T-129 dipuji karena kinerja yang solid dalam cuaca panas dan dataran tinggi seperti Pakistan. Sementara CAIG Z-10 dipamerkan dalam parade Pakistan Day 2016, dan berpartisipasi dalam latihan gabungan pada bulan November 2016 oleh Angkatan Darat dan Angkatan Udara.

  16 Responses to “Pakistan Akan Terima Empat Unit Mi-35 Rusia Tahun 2017”

  1. Pakistan helikopter tempurnya bajibun kalau Indonesia helikopter angkutnya bajibun.

  2. Bong PG, spatutnya publik tidak begitu mudah ikut budaya yg jelas2x tidak normal dg mengganggu perjalanan kendaraan.,,, sepertinya nggak kerjaan…salam kenal bung..PG.

    • He He Hee…
      Santai bung. Trend seperti itu sebentar aja lewat. Orang sekarang kan mudah bosan maka selalu muncul hal-hal baru. Pokemon yang sempat menghebohkan jagat pun kini mulai pada bosan.
      Percaya deh, suatu saat kelak orang akan geli sendiri ketika mengenang hobi aneh yang pernah mereka lakukan.

  3. Pakistan dan India, sama2 pake Mi35. . Pakistan dan India dulunya adalah satu negara yaitu India.

  4. OM TELOTEL OM!

    Buahaaaa….

  5. poko’e telolet om

  6. Om telolet om

  7. permisi
    OM TELOLET OM

  8. Z-10 dari Chengdu Aircraft Industry Group (CAIG) = sungguh” pilihan yg cerdas…

  9. Sepertinya kalau ngangkut barang atau logistik lebih safety kalau pake tali sling, jadi kalau cuaca buruk tinggal dilepas saja tali sling nya, sehinggà heli jadi ringan.

  10. •••>

  11. Oh yah gitu yah, thanks

  12. Lalu kapan Kita …TNI AD akan menambah helicopter MI17V /35 ……..? Yang ada ini kurang ……terlalu Sedikit sekali..

 Leave a Reply