Mar 032015
 

tni-6

(Puspen TNI). Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko memberikan pembekalan kepada 341 siswa (245 putra dan 98 putri) SMA Taruna Nusantara kelas XI tentang “Jiwa Patriotisme Pemuda dan Kepemimpinan di Masa Depan”, di Aula Gatot Subroto, Mabes TNI Cilangkap Jakarta, Selasa (3/3/2015).

Panglima TNI dalam pembekalannya mengatakan, kepemimpinan merupakan ilmu dan seni. Sebagai ilmu dapat dipelajari namun sebagai seni merupakan bawaan sejak lahir, sehingga ada istilah pemimpin itu dilahirkan karena memang setiap orang membawa masing-masing gaya di dalam memimpin tetapi kepemimpin tersebut dapat juga dipelajari oleh setiap orang. “Masing-masing kalian lahir sudah dibekali Tuhan untuk jadi pemimpin” kata Jenderal TNI Moeldoko.

tni-2

tni-3

Lebih lanjut Jenderal TNI Moeldoko mengatakan bahwa pemimpin tersebut harus dipersiapkan, tidak ada pemimpin yang lahir tiba-tiba, filosofi orang tua kita dulu hebat, membuat SMA Taruna Nusantara sehingga bagaimana menciptakan kader-kader pemimpin masa depan agar memiliki daya saing komparatif dan daya saing kompetitif. Indonesia memiliki daya saing komparatif, karena kita memiliki sumber daya alam yang luar biasa, namun ketinggalan dalam daya saing kompetitif. “Melalui SMU inilah kita berharap, negara memiliki harapan yang sangat tinggi agar kalian begitu selesai nanti mau dimanapun berkarya, kalian memiliki daya saing kompetitif” ujar Panglima TNI.

Diakhir pembekalannya Panglima TNI menekankan, syarat seorang pemimpin yaitu harus memiliki kapasitas yang memadai, integritas yang baik, loyalitas yang tidak diragukan, dan akseptabilitas.

tni-4

tni-5

Sementara itu, pimpinan rombongan siswa SMA Taruna Nusantara Brigjen TNI (Purn) Wahid Hidayat, mengatakan bahwa kunjungan siswa SMA Taruna Nusantara diharapkan dapat lebih cinta tanah air, memiliki wawasan kebangsaan, memiliki wawasan kejuangan dan kebudayaan, serta mampu meningkatkan jiwa kepemimpinan dengan cara mengenal lebih jauh dengan tokoh-tokoh yang menginspirasi.

Turut hadir dalam pembekalan tersebut, Koorsahli Panglima TNI Mayjen TNI Wisnu Bawa Tenaya, Asrenum Panglima TNI Mayjen TNI Sumedi, Asintel Panglima TNI Laksda TNI Amri Husaini, Asops Panglima TNI Mayjen TNI Indra Hidayat, Aster Panglima TNI Ngakan Gede Sugiarta dan Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Fuad Basya serta para Pamong pendamping siswa.

Authentikasi : Kadispenum Puspen TNI, Kolonel Inf Bernardus Robert

Artikel Terkait :

  6 Responses to “Panglima TNI bekali 341 Siswa SMA Taruna Nusantara”

  1. Semoga berguna bagi bangsa dan negara

  2. Pasti akan lahir putra dan putri terbaik bagi bangsa dan negara

  3. Harusnya seluruh sekolah menengah atas di indonesia dibuat sistem semi militer seperti taruna ini agar tumbuh generasi muda yg berjiwa disiplin tinggi, tidak seperti anak sma yang …..aasudahlah

  4. klo bisa buat wajib militer setelah mereka lulus SMA, sehingga ketika mereka nanti kuliah menjadi mahasiswa yang nasionalis, ketika mereka nanti bekerja menjadi pegawai yang teladan, ketika mereka nanti jadi PNS menjadi birokrat yang berintegritas tinggi

  5. Walaupun memiliki mentalitas militer serta pemikiran militer namun diharapkan baik yang mendapat pelatihan maupun anggota militer bisa tetap rendah hati dan merakyat. Saya sering dengar selentingan bahwa untuk golongan bintang sepertinya sudah tidak level bergaul dengan orang kebanyakan, saya harap itu cuma selentingan karena “power tends to corrupt, absolute power corrupt absolutely”.

  6. kalo masuk siswa taruna susah gak ya persaratanya..
    petunjuuuk..???

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)