Dec 132016
 

Rumah terduga teroris KF (22) warga Dusun Gebang Desa Walikukun Kecamatan Widodaren, Ngawi, Jawa Timur terlihat sepi pasca penangkapan dan penggeledahan, Senin (12/12/2016). Tidak ada aktifitas apapun yang dilakukan disekitar rumah tersangka.

Sejumlah tetangga dan warga yang sejak kemarin ramai melihat tim densus dan polisi menggeledah rumah terduga, kini sudah tidak tampak satupun. Selain itu juga tidak nampak petugas yang berjaga di sekitar lokasi rumah terduga. Demikian pula halnya dengan keluarga KF yang tidak tampak terlihat satupun. Hanya garis polisi yang terpampang melintang mengelilingi seluruh sudut bangunan rumah terduga.

Menurut Sulistyaningsih, salah seorang tetangga samping rumah terduga, pasca penggeledahan kediaman orang tua KF terlihat sepi. Petugas yang berjaga dari pagi hingga malam juga tidak nampak. “Petugas polisinya, sudah tidak lagi tugas jaga. yang ada cuman patroli rutin dari polisi dari polsek sini. Itupun sudah agak jarang,” aku Sulistyaningsih kepada jakartagreter disela-sela kesibukannya berjualan es buah.

Lebih jauh Sulistyaningsih, menambahkan tetangga sekitar masih merasa khawatir, jika benar-benar di rumah terduga KF yang minggu kemarin (11/12/2016) ditangkap tim densus 88, masih ada sisa bom yang tertinggal. “Ya takut mas, takut meledak, jika benar masih ada bom rakitan di rumah dia. khan kita yang tetangga dekat takut,” papar Sulistyaningsih.

Sementara, Budiono, Ketua RT002 RW 06 Dusun Gebang, mengatakan orang tua terduga KF kondisinya masih shock pasca penangkapan dan pengeledahan itu. “ibu terduga, nampaknya masih shock atas kejadian yang menimpa anaknya itu. bahkan hingga hari ini, keluarga orang tua KF menjadi tertutup dengan tetangga sekitar,” jelasnya.

Dari pemantauan jakartagreater di lokasi rumah terduga teroris, meski pintu terlihat sedikit terbuka, namun tidak ada aktifitas yang terlihat di dalam maupun di luar rumah. Di sekitar halaman rumah terduga teroris KF hanya ada 1 sepeda motor bernopol AE 6621 MR dan 1 mobil warna hitam bernopol AE 1194 KD, yang terparkir.

  10 Responses to “Pasca Penangkapan dan Pengeledahan, Keluarga Terduga Teroris menjadi Tertutup”

  1. Pertamax..teroris wajib di musnahkan dari NKRI

  2. Kasihan orang tua…pastinya berharap anak menjadi orang yang berguna bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, agama, bangsa & negara…

  3. langit mendung kuto ngawi

  4. Hmmm…Jadi banyak bom dimana mana..

  5. Test

  6. Mari kita hidup beragama,dan berbangsa,bernegara,berkeluarga serta bertanggung jawab…jauhkan kekacauan, dambakan kedamain.

  7. Untuk meyiapkan “pengantin” bom,mereka hanya butuh waktu 3 bulan (itu juga katanya) tapi untuk “menyembuhkanya” dari faham teroris,butuh waktu yang entah berapa lama #saveIndonesia

 Leave a Reply