Mar 202017
 

MiG-21 Suriah (Sputniknews.com / Dmitriy Vinogradov)

Damaskus – Pasukan militer Suriah menghadapi serangan besar baru dari gerilyawan pada 19/3/2017 terhadap posisi militer dan daerah permukiman di bagian timur Ibu Kota Suriah, Damaskus, ujar saksi mata kepada Xinhua dan stasiun TV.

Gerilyawan Front An-Nusra, yang memiliki hubungan dengan Al-Qaida dan belakangan ini dikenal dengan nama Front bagi Penaklukan Levant, melancarkan serangan besar terhadap posisi militer Suriah di Permukiman Jobar, yang dikuasai gerilyawan pinggir timur Damaskus.

Itu semua juga adalah upaya dari gerilyawan untuk memasuki permukiman warga di Damaskus Timur.

Stasiun televisi mengatakan pasukan Suriah menggagalkan serangan itu, dan menyerang posisi gerilyawan di Jobar serta Permukiman Qaboun, yang berdekatan.

Beberapa jejaring gerilyawan mengatakan gerilyawan berhasil membuat kemajuan di Bundaran Abbasiyah di Damaskus Timur dan Jalan Raya Adawi, keduanya di Ibu Kota Suriah. Namun, stasiun televisi menayangkan gambar langsung dari daerah yang dikatakan oleh gerilyawan, dan melaporkan pernyataan gerilyawan tersebut tak lebih dari kebohongan.

Sementara itu, beberapa saksi dari Permukiman Tijara di Damaskus Timur, yang berada di dekat Bundaran Abbasiyah, mengatakan pasukan militer mengepung daerah itu, dan memotong jalan menuju Bundaran Abbaiyah.

Serangan itu dimulai ketika Front An-Nusra meledakkan dua bom mobil di dekat posisi militer di jalan masuk Jobar, dalam upaya untuk menyusup ke daerah Bundaran Abbasiyah dan satu stasiun bus yang memiliki nama yang sama di daerah itu.

Warga di Tijara mengatakan kepada Xinhua bahwa bom mortir mendarat di permukiman mereka serta peluru peledak.

Pasukan militer Suriah belum lama ini telah menawarkan kesepakatan bagi pengungsian gerilyawan dari Qaboun, tapi gerilyawan menolak, sehingga militer melancarkan serangan untuk membersihkan daerah itu dari cengkeraman gerilyawan.

Serangan pada Ahad bukan yang pertama dilancarkan terhadap daerah di Damaskus Timur tersebut, sebab gerilyawan sebelumnya berusaha menyusup tapi semua upaya mereka gagal.

Sebagian ahli militer mengatakan gerilyawan berusaha meningkatkan moral, dan meringankan tekanan atas teman mereka di daerah lain.

Antara/Xinhua-OANA

https://web.facebook.com/JakartaGreater

  12 Responses to “Pasukan Suriah Hadapi Serangan Baru di Damaskus Timur”

  1. haaaa..

  2. selamat pagi, semoga damai selalu

  3. hmmmb kapan berakhirnya ini perang…..

  4. Knp jadi banyak berita ttg suriah ya bung diego???? Apa berita dlm negeri udah ga ada yg menarik??? Trus berita plus video pengiriman 4/5 f16 blok 52id dr as kok blm ada?? Blon smpe ya jet tempur kita??.

  5. Jalan panjang bagi Pasukan Suriah

  6. Semuany tentang media dan kebohongan

  7. Berita didunia banyak yg bias terutama media barat dan media2 dunia lainnya yg telah dikuasai barat. Para pemberontak tetap eksis selama masih ada yg memberikan pasokan logistik dan senjata itu yg seharusnya dipotong dan disekat Suriah.

  8. Mudah sekali terhasut dan terprovokasi.

  9. Jalan yang panjang….damai belum tentu…susah sudah pasti…itulah perang yang terjadi di Syriah…

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)