Aug 022013
 

Kapal Selam Kilo Rusia (photo:Dispenal)

Kapal Selam Kilo Rusia (photo:Dispenal)


Tahun 2006 disebutkan telah ditandatangani kesepakatan antara Presiden Vladimir Putin dengan Presiden SBY di Moskow tentang pengadaan sejumlah alutsista dengan skema pinjaman selama 5 tahun: allows Indonesia to buy 2 Kilo-class submarines, 20 amphibioustanks, five Mi-35 assault helicopters, ten Mi-17 personnel helicopters and other equipment. Semua barang yang disebutkan telah datang, terlihat fisiknya, kecuali 2 kapal selam Kilo yang belum pernah terpantau oleh publik.

Publik pun bertanya-tanya, jadikah kapal selam itu dibeli ?. Ada kabar yang memang belum bisa diferivikasi kebenarannya, bahwa Indonesia membatalkan pembelian 2 kapal selam Rusia pada tahun 2007, karena alasan krisis ekonomi?. Apakah pernyataan itu baru sebatas wacana, atau memang telah ditetapkan sebagai kebijakan ? Atau hanya sekedar pengalihan isu, agar negara tetangga yang mempertanyakan pembelian kapal selam kilo, tidak gundah gulana. Pihak Jepang sempat mempertanyakan untuk apa Indonesia membeli kapal selam Kilo dari Rusia. Pertanyaan Jepang itu, sempat diberitakan oleh VOA (voice of America).Australia juga menyatakan pembelian itu akan menjadi ancaman yang nyata bagi armada kapal perang mereka.

Sekarang mari kita lihat kondisi geopolitik Indonesia tahun 2004. Saat itu Indonesia sempat bersitegang dengan Malaysia dalam Kasus Ambalat. Bahkan kapal perang kedua negara sudah terlibat adu fisik: Bertabrakan di laut. Pesawat terbang intai TUDM Malaysia juga terbang/ passing di laut Ambalat. Bahkan ketika Presiden SBY melakukan tinjauan lewat kapal laut ke Ambalat.

Suasana ini membuat Indonesia sedikit panik dan tersadar, betapa alutsista Indonesia telah lemah, terlambat disadari.

Sukhoi SU 27/30 milik Indonesia belum bisa digunakan karena masih ompong alias tidak memiliki senjata. Posisi pangkalannya pun tidak cocok. Dalam keadaan darurat itu, F-16 Indonesia akhirnya dipindahkan dari Madiun ke Lanud Supadio, untuk mengantisipasi, jika pecah konflik.

Peristiwa Konflik Ambalat, akhirnya membuat Indonesia tersadar. Pangkalan SU 27/30 Indonesia dipindahkan dari Madiun, Jawa Timur ke Makassar, Sulawesi Selatan. Pemindahan Sukhoi ke Makassar memiliki nilai strategis yang sangat tinggi ke wilayah Ambalat, jika konflik kembali terjadi. Dengan home base di Makassar, Sukhoi Indonesia bisa menjangkau laut Ambalat dan kembali ke pangkalannya di Makassar. Hal ini tidak bisa dilakukan jika Sukhoi masih berada di Madiun. Setelah terbang dari Madiun dan bertempur di laut Ambalat, Sukhoi itu harus mendarat di pangkalan lain, karena untuk kembali ke Madiun, bahan bakarnya tidak mencukupi.

Dengan demikian akan sangat lucu, jika ada yang masih mempertanyakan apakah Sukhoi kita sudah dipersenjatai atau masih ompong ?. Sukhoi dipindahkan ke Makassar, agar bisa melakukan operasi tempur di laut Ambalat. Apakah Sukhoi telah memiliki senjata atau tidak, tidak perlu dipertanyakan lagi.

Faktor lain yang menunjukkan Indonesia serius menggarap isu keamanan di laut Ambalat adalah dengan pembangunan Pangkapan kapal Selam di Palu, Sulawesi Tengah. Posisi Pangkalan Kapal selam di Palu, untuk memudahkan korps hiu kencana menjangkau laut Ambalat.

Sekarang kita kembali ke pengadaan kapal selam yang perjanjiannya telah ditandatangani oleh Presiden SBY dan Presiden Vladimir Putin pada tahun 2006. Semua alutsista yang ada di listing pembelian, sudah kita lihat fisiknya. Pertanyaannya, apakah kapal Selam Kilo jadi dibeli ?.

Indonesia memiliki trauma dengan Konflik Ambalat pada tahun 2004. Trauma ini diperparah dengan lepasnya pulau Sipadan dan Ligitan yang beralih kepemilikan ke Malaysia. Dalam situasi tertekan seperti itu, apakah mungkin Indonesia membatalkan pembelian dua kapal selam Kilo tersebut ?. Kalau mengikuti akal sehat, opsi itu sangat tidak mungkin. Yang ada dibenak TNI saat itu, tentu bagaimana memperkuat Alutsistanya secepat mungkin, bukan membatalkan alutsista yang justru memiliki deteren yang besar.

Coba kita lihat, apa yang terjadi di matra darat, pasca konflik Ambalat tahun 2004. Indonesia membeli MLRS Astros II yang memiliki jangkauan hingga 300 km. Hal ini untuk memberikan efek deteren di perbatasan kedua negara, termasuk pengadaan MBT Leopard II.

Semua berjalan dengan mulus: Pangkalan Sukhoi dipindahkan ke Makassar dan dilengkapi senjata/rudal. Pangkalan kapal selam digeser/dibangun di Palu didekatkan ke Ambalat. MBT Leopard 2 dan MLRS Astros II dipasang di perbatasan.

Bagaimana dengan pengadaan kapal selam kilo dari Rusia tersebut ?.

Kita tidak usah menjawabnya, karena telah dijawab oleh Wakil Menteri Pertahanan Malaysia, Datuk Abdul Rahim Bakri: “Baru-baru ini, Vietnam juga bercadang membeli enam buah kapal selam dan Indonesia telah memiliki dua buah kapal selam yang dibekalkan Rusia”. Tentera Laut Diraja Malaysia (TLDM) memerlukan sekurang-kurangnya enam buah kapal selam bagi membentuk angkatan yang berupaya mengawal sempadan maritim negara secara berkesan.

Wakil Menteri Pertahanan Malaysia inipun tampaknya tidak membuka semua informasi. Yang jelas dia seperti panik. Apakah dia terlambat tahu, atau benar-benar salah perhitungan ?. Yang jelas laut Ambalat kini tenang, tidak ada yang mengganggu. (JKGR)

  92 Responses to “Pembelian Kapal Selam Kilo Rusia”

  1. maaf saya newbie mw tanya, selama ini jadi silent reader di blog ini. Yg saya mw tanyakan kalo kapal selam itu proses delivery dari negara pembuat ke negara pembelinya bgmna ya? Kalo Sukhoi kemarin kan dikirim pesawat Antonov. Nah klo kapal selam ini apakah mungkin dikirim dalam bntuk utuh jadi trus dari negara pembuat ke negara pembeli menyelam melewati negara2 lain tanpa bisa diketahui ataukah sama seperti Sukhoi yg bagian2nya dkrim pake pswt?
    maaf klo prtanyaannya dangkal sekali, maklum saya cm newbie.

    • Soal pengiriman cakra- nanggala ada tuh ceritanya. coba goggling ….dikirim utuh menembus laut berbagai negara

    • Kalau kata “intel” jiran si Dexter sih dikirimnya pakai barge (tongkang). Make sense juga.

      Monggo bertandang ke halaman yg sangat hot tahun lalu di http://jakartagreater.com/2013/02/kapal-selam-bnv-indonesia-dexter-melektech/

      • Kalau tidak salah ingat, selama 5 tahun terakhir ada beberapa kali Kapal Perang Rusia Full Arm mengadakan lawatan ke negara kita…saya sendiri berpikir bahwa mungkin saat itulah KS ini dikirim…bukankah jika KS kilo mengawal kapal2 itu akan dianggap hal yang biasa oleh negara2 yang dilaluinya? Nah…jika Kapal Perang Rusia pulang melalui jalan yang sama saat dia datang mungkin beritanya akan ketahuan. Tetapi coba lihat kembali infonya…sepertinya Kpal2 itu selalu melewati jalan yang berbeda saat kembali ke markas.

    • Setahu saya kapal selam juga di angkut pakai kapal ( Cargo laut ) , mirip seperti shukoi yang di angkut kapal cargo antonov..
      Di youtube banyak video’a,,

  2. “Tentera Laut Diraja Malaysia (TLDM) memerlukan sekurang-kurangnya enam buah kapal selam bagi membentuk angkatan yang berupaya mengawal sempadan maritim negara secara berkesan.”
    analoginya: jika di jalan saya tahu akan di hadang preman 6 orang, maka sekurang kurangnya saya akan bawa kawan 5 org lagi (5 kawan + saya=6) untuk lawan preman tsb = 1 lawan 1 . jadi jika si”Timbalan” memerlukan sekurang kurang nya 6 ks untuk melawan cakra dan nenggalan,?? sepertinya tidak mungkin
    2 scrorpene saja sudah bagus,sudah menang lawan 2 ks jadul, so berapa kawan si cakra dan nengggala ya?? apa mungkin ngajak nyai roro kidul ya??hehhe (just kidding)

    • analogi yang bagus bung. mungkin aja si “nyai roro kidul” benar2 ada dalam bentuk nyata, ane percaya TNI ga mungkin diam aja dengan tragedi2 seperti yang telah disebutkan dalam analisis diatas.

    • Vietnam order 6 unit kilo class (delivery), singapura 6 unit +order?, australia 6 unit, RI 2 unit cakra class +3 unit cangbago order +2 unit kilo class(?) Kalau ada yg kurang mohon di tambahkan.
      Dengan jumlah KS negara-negara regional yang hampir setengah lusin (6 unit) tiap negaranya maka malaysia akan menghitung dan mengukur ulang kekuatan bawah lautnya. Hal yang sama juga akan berlaku jika indonesia cuman memiliki 2 unis KS tua.

    • Hitungannya seperti ini, kalau untuk menghadapi 1 kapal selam minimal dibutuhkan 2 kapal permukaan dengan kemampuan AKS (Anti Kapal Selam). Sementara gambaran kebutuhan minimum 10 kapal selam diturunkan dari skenario yg dilakukan bersamaan berikut ini: (a) pertempuran laut di 2 lokasi diperlukan 4 Kapal Selam, 22 PKR, dst, dan (b) operasi amfibi mendaratkan 3 BTP Marinir (Batalyon Tim Pendarat) dimana 1 BTP berkekuatan 1.745 pasukan dibutuhkan 6 Kapal Selam, 11 PKR, 18 Kapal Angkut Tank, dst.

      Kelemahan terbesar TNI selama ini berada di AU dan AL. Meskipun jumlah pasukan TNI AD (Linud, dst) dan Marinir cukup banyak, namun platform untuk proyeksi kekuatan ke wilayah lawan masih sangat lemah. Shg sejak 2005 TNI fokus mendatangkan: 4 LPD + LVT, BMP-3F, Kapal Selam (Kilo cs?, CBG), C-130 Hercules, Anoa, IFV Marder, MBT Leopard, PKR, Kapal Cepat Rudal, Kapal Cepat Torpedo, missile Yakhont, dst.

      • udah pernah ikutan perang broo……hehehe canda broo.tapi gua setuju a,a lu…kelemahan terbesar di posisi paling vital sekali adalah,pertahanan udara,angkatan udara dan laut…..di line ini kosong sebab bilamana bobol pada dua line ini,bermakna kekuatan musuh sudah bisa menembus pertahanan kita yg utama.dan tinggal menunggu bagian mana yg akan di serang…hehehe lari bertaburan kehutan ikutan gerilya,,itulah angkatan darat.

    • Dari seluruh alutsista kita, baik darat, laut dan udara, hanya satu yang dipersoalkan/dikhawatirkan oleh Malaysia, yakni kekuatan bawah laut Indonesia, seperti yg diucapkan Wamenhan Malaysia.

  3. Analogi yang super sekali

  4. Salam bung suhu diego.
    Saya mau tanya RI order 10 KS dua sudah ada(?) 3 unit cangbego class, 3 unit U209 turki(?) Sisanya itu dipesan dr mana?.
    Terima kasih.

  5. bung diego mau nanya nih. modifikasi agar ada deck penampungan itu yg gimana yah maksudnya.?sy kurang paham mklum bukan orang militer mas. hehehehe

  6. Kalo gak salah ingat, pernah baca dan webnya sy lupa…

    Yakhont akan diluncurkan dari kapal selam

    Panjang Yakhont kurang lbh 8-9 meter, gak mungkin diluncurkan dr KS Cakra Class

    • Informasi penembakan Yakhont dari KRI Nanggala pernah dimuat dalam Kompas Cetak. ulasannya menjadi perbincangan hangat diforum kaskus sejak tahun 2012.

      ini salah satu link nya http://archive.kaskus.co.id/thread/16646295/20

      Salah satu pertanyaan yang masih menjadi misteri adalah apakah KRI Nanggala sudah bisa meluncurkan rudal Yakhont…??? apakah wartawan kompas salah ketik..?? Apakah Mabes AL mengkoreksi / membantah berita ini ..?? :)

      • Di militer ada namanya kontra intelijen, untuk mengacaukan operasi spionase lawan. Maka duplikasi nama biasa dilakukan. Demikian juga soal penamaan KRI Chakra dan Nanggala, yg sudah melekat pada 2 KS jadul kita bisa juga dilekatkan pada 2 Kilo yang sdg hangat dibicarakan, kalau memang dibutuhkan.

        • Bahkan nomor seri 401, 402 pun bs di copy lagi,
          401-402 U-209
          401-402 BNV
          401-402 AMUR
          Dan lagi, sisa dari kelas Whiskey yang jumlahnya 24 buah ( versi Dubes Russia ), itu di kemanain semua…?? Cm nampak 1 nongkong jg Monkasel di Surabaya tu Gann. Ada yg punya info…??

          • Heheiya betul nomer nya ikut dicopy ….

            Dalam perang Pasifik AS vs Jepang malah komandannya “dicopy” sekalian. Demi membingungkan dan menggentarkan Jepang seolah2 group tempur kapal induk AS ada banyak, komandannya dibuat double. Disiarkan sebuah group tempul kapal induk dipimpin Laksamana A, kemudian ada lagi dipimpin Laksamana B, dst. Padahal kapal induknya tetap sama itu-itu juga, saat A sdg pegang kendali, si B ada di darat, dst.

      • Yakhont bisa diluncurkan secara diagonal ga ya? Seharusnya bisa ya… sama ky rudal kapal permukaan yg lain.. bisa aja yakhont ditempatkan secara agak miring/diagonal biar muat di perut Cakra Class… what do you think, guys…?

        • Kalau ditempakan horizontal di dalam KS maka ditembakkannya akan melalui lubang peluncuran torpedo dgn diameter standard 0.533 m sementara diamater Yakhont 0.7 meter, kegendutan. Similar dengan Yakhont (speed supersonic, range 280 km, sea skimming, untuk menenggelamkan kapal induk) yang ditembakkan horiz dari KS adalah Club-S, diameter 0.533 m shg bisa ditembakkan lewat lubang torpedo.
          Cakep tuh kalau Cakra cs dimuati Club-S.

          • Usai overhaul kemaren saya pribadi sempat nengok-nengok tempat peluncur torpedo Nanggala, dan ternyata tidak ada perubahan dengan peluncur yang asli sebelum berangkat overhaul. Artinya, yakhont mustahil diluncurkan dari situ, termasuk tempat penyimpanan torpedo di bawah tabung peluncur tidak terdapat modofikasi. Sayangnya, saya tidak menemukan club-S di situ, karena tempat penyimpanan torpedo waktu itu penuh diisi oleh-oleh dari Korea untuk keluarga crew Nanggala, hehehe….
            Jadi kesimpulannya menurut saya pribadi, ada KS khusus pengangkut yakhont yang bakal/sudah dimiliki TNI AL..

          • WC nya masih sama ngak ???

          • Bagi saya, formil JKGR ini adalah forum terhormat yang diisi oleh anggota-anggota berkualitas, baik dalam profesi maupun pemikiran. Saya baru dua kali berkomentar di forum ini dan sangat berhati-hati mengingat kapasitas moderator Bung Diego, Bung Melektech, bung WH, dan masih banyak lagi lainnya. Saya hanya berani berkomentar tentang apa yang saya ketahui seputar alutsista TNI, khususnya KS, karena saya sangat mengagumi alutsista ini. Saya juga menghargai hak seseorang yang tidak mempercayai komentar atau pernyataan orang lain. Jika komentar saya dianggap tidak sopan saya minta maaf.Tapi sekali lagi, bagi saya forum JKGR ini adalah forum terhormat dan saya tidak ingin menyia-nyiakan waktu saya hanya untuk menuliskan sebuah komentar hoax. Terima kasih.

          • Wahai Jiwa yang Bening … kalau kirim komentar, silakan kirim aja. Kata Mas Danu memang JKGR ini seperti warung kopi. Di sini orang bisa ngobrol kesana kemari seputar militer, ada yang setuju ada yang tidak nggak apa-apa sekalian menguji pemahaman kita selama ini … lama lama bertambah luas pengetahuannya. Apalagi sebagai pembayar pajak yg setia, kita wajib tahu perkembangan militer & alutsista, wajib menyampaikan pandangan, usulan, dst …

            Thanks to Mr Diego. JKGR saya ibaratkan Tuan Diego seorang dermawan yang punya rumah besar dgn taman luas yg membolehkan anak-anak dan orang lain pada datang bermain-main, bercanda, bertengkar, kejar-kejaran, ngobrol, buang air kecil, dsb. … Di taman itu banyak sekali tanamannya … ada bunga sedap malam Apache, pohon angker Nanggala, …, sarang burung Falcon, kandang macan Leopard, dst ….

            Hehe ..

          • Saya pribadi sempat nengok-nengok tempat peluncur torpedo Nanggala.

            hanya kru dan pimpinan armada kasel aja yang bisa liat, bahkan sekelas Jenderal angkatan lain kagak mungkin bisa liat. kecuali undangan khusus, itupun hanya tempat macam bridge aja yang bisa.

            Bisa dibayangkan kalau undangan biasa itu disusupi sekelas Amr*z* CS, hanya butuh satu buah granat atau TNT (yang dicuri kemarin) untuk meledakan Torpedo Compartement beserta semua isi kapal selam itu.

            kalau anda kru atau repaired, pasti udah tahu semuanya, ngak perlu ada acara nengok-nengok segala.

            ini jadi pelajaran bagi yang lain, agar berhati-hati dalam berkomentar, berkhayal boleh, tapi jangan ngajak-ngajak, jadi “lucu” nantinya.

            sebelumnya Minal Aidzin Wal Faidzin, mohon maaf lahir batin

          • Terima kasih Bung WH yang sudah kembali mengingatkan. Bagi saya, seseorang itu dinilai dari kejujuran dan integritasnya. Jika dia sudah tidak memiliki kejujuran dan integritas, maka selesailah sudah tugas ia sebagai manusia.
            Bung Pembohong, saya tidak mengetahui latar belakang anda, jadi silakan anda berpendapat sesuka hati tentang apa yang saya sampaikan.
            Saya masih bisa menilai kapasitas kawan-kawan seperti Bung Diego, Bung WH, dan banyak kawan lain lagi yang memang concern pada kemajuan TNI.
            Saya menghargai kapasitas beliau-beliau setelah menyimak berbagai ulasan yang dilontarkan di forum terhormat ini, sehingga tidak mungkin bagi saya mengajak para sesepuh JKGR tersebut untuk sekedar ‘lucu-lucuan’ dengan komentar yang saya buat, karena akibatnya akan memercik ke muka saya sendiri. Silakan anda tafsirkan.
            Saya anggap adu argumen ini selesai sampai disini, dan saya tidak akan memberikan tanggapan lagi. Terima kasih.

          • Kadang memang orang sipil bisa bersentuhan dengan barang militer yg highly classified. Saya dulu dgn mudahnya bisa mengelus-elus torpedo SUT, andalan KS Cakra cs., yg sedang dibuat di dalam negeri …

          • Dugaan Om Jiwa Bening, benar adanya
            TNI AL tampaknya hendak memberikan clue melalui tulisan di kompas bahwa…kapal selam Indonesia latihan menembakkan yakhont. Clue lain adalah pemasangan foto KS Kilo di kalender mereka.

            Terakhir Rusia datang dan menawarkan servis/kerjasama KS, berarti ada KS kita yang butuh maintenance…dan itu bukan U-209 Jerman…ini Clue juga dari Dephan

            Bung Jiwa Bening…Armada bawah laut kita kuat…tidak seperti yang diperkirakan sebagian orang, makanya TNI AL tenang-tenang saja.
            Kan tidak mungkin alutsista lain terus diperkuat, sementara di bawah laut hanya 2 KS.
            Salam

          • Usai membaca ulasan Bung Diego di artikel ‘Melihat Jeroan Kapal selam Indonesia’ saya lantas tercenung mengingat-ingat apa yang pernah saya alami sebelumnya dan mulai membenarkan analisa tersebut. Iya ya, kenapa ya TNI AL sekarang sangat obral jeroan KS yang merupakan alutsista strategis kita itu. Apa sebenarnya taktik yang tengah dijalankan para petinggi militer kita sekarang. Apakah ini salah satu ‘jurus’ TNI agar dana pengadaan alutsista yang baru segera dicairkan, yaitu dengan cara mengobral jeroan alat pemukul TNI yang berusia lanjut itu ke publik dan berharap pemerintah luluh dan segera membelikan yang baru serta lebih gahar (mirip strategi politik pilpres, dikuyo-kuyo), ataukah memang militer kita sudah PeDe karena memang ada beberapa ‘pengusung yakhont’ wira-wiri di kedalaman laut ALKI kita sejak lama. Wallahualam…
            Jujur, sebenarnya saya ingin berbagi info yang saya ketahui kepada kawan-kawan untuk bahan diskusi di forum ini, tapi itu harus saya tahan karena sifat forum ini yang terbuka sementara info yang akan kita buat diskusi adalah alutsista strategis Indonesia. Jadi sebaiknya kita tunggu sama-sama saja apa yang sebenarnya terjadi, hehehehe….

          • Waduh baru masuk kerja & buka komputer udah ramai sekali…

            Kemaren baru mudik, ketemu sama temen-temen dari Malingsia, ada berita menarik :

            ” BELANDA MENAWARKAN LEOPARD-2 YANG GAGAL DIBELI INDONESIA KE MALAYSIA”

            berita ini mungkin masuk akal, tapi berani bener si VOC itu menantang Indonesia ?

          • Malaysia jangan mau dibodoh-bodohin Belanda tuh yang tukang adu domba dengan strategi devide et impera nya. Sama saja akan menambah alasan bagi TNI utk meningkatkan jumlah skuadron Apache, batalion ATGM Javelin, dll.

          • Wah kacau juga nih Belanda.

            1. Menjajah Indonesia ratusan tahun
            2. Melarang Indonesia beli tank Leopard mereka
            3. Menjual tank leopard tersebut ke Malaysia

            Kalau sampai terjadi, pembangunan PKR ke 2, patut ditinjau lagi

          • Om diego, klo nggak gitu, itu bukan BELANDA, bangsa penjajah, yg ingin terus ngrecoki indonesia, tdk ingin bangsa kita maju.
            Bung diego, saya pingin ada ulasan (lg tertarik) ttg robot kapal tanpa awak Mangkara-2 (joint ui&tni al) gmn kelanjutannya. Di youtube dulu programnya bagus deh bisa meluncurkan terpedo jg. Mungkin teman2 di forum ini bisa mengulas kelanjutan program ini. Makasih

        • Saya tidak tahu soal Mangkara-2. Mungkin Bro GUE bisa share sedikit di sini

          • sedikit ulasan di sini:

            http://techno.okezone.com/read/2012/11/20/56/720834/ui-tni-kerja-sama-membuat-robot-kapal-laut

            Makara-02 merupakan perpaduan antara small waterplane area twin hull (SWATH) dan Wave Piercing. Selanjutnya, Makara-02 akan berfungsi sebagai model untuk uji towel tank guna memprediksi hambatan pada proyek Sea Ghost yang berukuran kelas Fleet. Kelas ini memiliki panjang kurang lebih 10 meter dengan payload lebih dari 2 ton.
            Nah pada proyek Sea Ghost ini robot/kapal tanpa awak siluman anti jamming (kerjasama UI- Mabes TNI AL) yg nantinya dipersenjatai torpedo. Ini efktif sekali digunakan pertahanan lepas pantai menghadapi kapal musuh yg mendekati pantai kita, mungkin lebih efektif lagi di armada kawasan barat yang lautnya tdk terlalu dalam.
            Mungkin teman2 suhu (Mr. Melektech, Mr. Danu, Mr. Satrio, Mr. WH dll bisa lebih detail mengulasnya), terima kasih.

          • Bung diego, saya tertarik produk2 alutsista dalam negeri ini (mangkara-2, midget, dll) krn ada alasannya bahwa Amerika Serikat khususnya US NAVY itu lemah di perairan dangkal itu diakui oleh Komandan Armada ketujuh Amerika Serikat Laksamada Madya Scott Van Buskirk th 2011 waktu latihan CARAT dgn TNI AL makanya mereka berguru banyak dgn TNI AL yg dinilainya banyak mempunyai teknik dan stategi tempur di wilayah perairan dangkal.

  7. Ini om diego, menurut saya peran su-27 dan 30 ngga cuma untuk memayungi daerah ambalat, kenapa sukhoi kita ditaruh di makasar, karena letaknya di tengah indonesia, jd mau ke barat dan ketimur sukhoi kita mampu..

    Knapa tidak di madiun, bukan karena setelah bertempur bahan bakar habis, karena letak madiun kurang ditengah indonesia.

    Selain itu, alutsista udara kita dibagian indonesia timur terbilang sangat minim.

    Sehingga lebih baik apabila sukhoi ditaruh ditengah, sedangkan dibarat sudah ada beberapa f-16 yang siap tempur terlebih dahulu.. Jika kalah, sukhoi baru turun tangan.

    Karena jangkauan sukhoi mampu makasar aceh tanpa pengisian..

    Sedangkan untuk makasar papua bisa sekali bolak balik, karena menurut pak wiki 3000 km jangkauan su kita..

    Gmana menurut bung diego????

    • tambahan sedikit bung Kin, di daerah indonesia bagian timur lebih sering adanya penerbangan liar dari jiran iseng

    • Bukankah penempatan fighter itu mengukur hotspot yang akan tercipta. Ambalat…sudah pasti…juga Selat Malaka dan Sumatera/Natuna. Menggeser Sukhoi ke lanud Hasanuddin Makassar bukan tanpa resiko, tapi harus dilakukan utk cover Ambalat. Makanya utk mengisi kekosongan yang ada F-16 eks US akan disimpan di Riau (hot-spot juga).

      Kira-kira kalau ada konflik, fighter/bomber asing akan menyasar apa dulu di Indonesia…tentu tempat-tempat paling strategis yang dicari, terutama di pulau jawa/ wilayah hot-spot. just my opinion

      • Proyeksi ke ambalat jelas om, kan ada buktinya pembelian spidol merknya kh dari om beruang..
        Itu menurut saya dikhususkan untuk ambalat. Disana kan dulu sempat terjadi kontak fisik antara kapal kita dengan kapal malingsia,,

        Sehingga jika beso. Entah kapan terjadilah kontak fisik lagi, mungkin spidol kh nya bisa dipake.. Hehehehe

        Tp menurut kulo nie om diego, ancaman untuk bomber jarak jauh belom terlihat, karena tetangga kan belom ada yang punya, cuma australi yang punya, untuk masuk ke ring 1(pulau jawa),

        sepertinya untuk saat ini kemungkinannya sangat kecil, jika menyerang langsung ke ring 1,,

        Tp untuk di perbatasan akan lebih dimungkinkan terjadi konflik, yag seperti ambalat?,,
        ketimbang musuh menyerang masuk ke ring 1 (pulau jawa)..

        • Good news nya … semua armada pembom strategis F-111 Australia saat ini sudah pensiun.

          • Usul neh, gmana kalo CN 295 dijadiin pesawat pembom, buat ngangkut C 705, lumayan kan. syukur2 kalo Indonesia mau beli pesawat pembom Tupolev lagi. ckup Tu 22 buat serang kapal perang. senjatanya bisa brahmos/yakhont. cukup 1 skuadron aja. Yg penting adalah gmana cara kita bisa membawa rudal anti kapal/KS coz kalo mw daratin pasukan indonesia secara besar2an emg harus lewat laut apalagi kalo mw nembus pulau jawa. Jadi kapal dan kapal pendarat musuh harus bisa dihancurkan. Bayangkan kalo 1 Tu 22 bsa bawa 6 atw 8 rudal Yakhont. kalo yg nyerang 1 flight (6 pesawat) cukup utk menghancurkan 1 armada kapal induk AS. Kalo pengawalan bisa diserahkan ke Sukhoi aja.

  8. Itu ks scorpen udah ketemu langsung di dalam laut sama ks tni…gak tau dari jenis yg mn…katanya sudah on lock….mau di torpedo…makanya atm lapor ke bosnya…..sayang bos atm…cengeng…harusnya dia perintahkan lg ke atm hajar ks tni…..nyali gak punya….tni lo lawan

    • Wah …. pencerahan skali bro.
      Siapakah yg men-lock si alay scorpene jiran ? Kiloankah ? 209 ? Kasel Mutan ? ataw “Laskar Nyi Roro Kidul” ?

      Sbg rakyat jelata ane dukung, Maju terus TNI !

      NKRI harga mati !

      • Mungkin insiden ini yang membuat si Timbalan kebakaran jenggot pengin punya setengah lusin KS ..

        • Hal lumrah bro…. sadar bakal di “overkill” ama tetangganya.
          Tp kasus “seputar” pengadaan Scorpene yg bermasalah, blm lg gak mau nyelemnya scorpene bbrp waktu lalu, pasti bakal menuai kontroversi negative di negara Jiran ini…. kita tunggu aja perkembangan epidose “quota scorpene” versi JIRAN ini.

          Tetap di Opera Van Ambalat …..Yaaaeeee ! hihihiii

        • SemurseKilo memang maknyus….

  9. Bagi teman2 mau mudik, saya ucapkan selamat jalan, semoga lancar dan selamat sampai tujuan. Amin yra. Salam dari saya, Gue.

  10. hallow bung diego.gw mau mudik nih..di kmpung ane sinyal datanya payah,jadi untuk sementara absen dulu deh baca2 blog nya.sambung lg nanti stelah lebaran.kepada teman2 setia pembaca blog ane ucapkan selamat mudik,semoga slmt sampe tujuan.dan yg paling penting santai saja slma perjalanan.biar pelan asal selamat..sampe ketemu nantii…..wassalam

  11. mungkin akan diumumkan keberadaan KS kilo misterius ini setelah kedatangan KS kelas chang bogo..dan setelah lengkap jumlahnya…

  12. Denger2 tni ksnya bbmnya nuklir salah satunya…spek rusky…

  13. Nah ada yang bisa kasih tau daerah operasi koarmabar mana aja

    Sebab ini berkaitan dengan berpamitannya us pasific fleet yang kemaren itu ke kasal

    XD

  14. @Mr. Diego,
    Sudah pernah baca referensi ini?
    http://militaryrussia.ru/blog/topic-211.html

    • Bagus nih beritanya, updated 2013 pula, … terutama pada bagian “Indonesia”. Dengan dibantu terjemahan google, tersingkap beberapa missing link sejak 2007.

      Indonesia (?????????):
      - 2006 – kontrak untuk membangun dua kapal selam pr.636M pada “Admiralty Shipyards”. Mungkin, kontrak akan meningkat menjadi 6 unit.
      - 2007 September – kesepakatan tentang penyediaan peralatan untuk 1 milyar USD – dalam rangka perjanjian memesan dua kapal selam pr.877;
      - 2007 – dimaksudkan untuk meletakkan 1st Submarine
      - 2008 – dimaksudkan untuk meletakkan Submarine 2nd
      - 2009 – dimaksudkan untuk dimasukkan ke dalam kapal selam Angkatan Laut I-1, pengiriman kapal selam pindah setidaknya 2011
      - 2010 – dimaksudkan untuk diletakkan di kapal selam Angkatan Laut ke-2, kapal selam pasokan pindah setidaknya 2011
      - 27-28 November 2010 – mengumumkan bahwa pembelian kapal selam tahun 2007 di bawah perjanjian akan dibuat pada tahun 2011

    • Mantap nih barang, sudah dirangkum pula oleh Om WH.

      Thanks Group6, Loud and Clear……

      Nanti kalau ada waktu, saya coba bikin tulisannya.

      • saya tunggu tulisan selanjutnya bung diego..
        untuk mas grup6 terimakasih infonya,walaupun pertama kali ngebaca sedikit bingung tp gris besarnya uda bisa dipahami apalagi ditambah bantuan dr mas WH..heehe

  15. Mr. diego : info tambahan dari forum sebelah:
    keberadaan kilo: diterbitkan 30 juli 2013

    http://www.best-news.us/news-5029818-China-39s-neighboring-countries-scanning-Japanese-submarine-strength-fast-update.html

    2 KS cakra class, 3 changbeeegoo class, 2 kilo…???? menuju target 12 ks

  16. Salam kembali bung diego..kecelakan paling anyar kapal selam India INS Sindhurakshak menewaskan semua awaknya…kalo dr gambar yg dirilis oleh online media sepertinya kapal selam yg sama dengan yang ditampilkan di kalender TNI AL yaitu kilo class..jadi menarik karena unit ini masih terbilang baru bagi India..kira2 apa penyebabnya..dan bagaimana dengan “kita” punya???

  17. Apa gak jegeerrr tuh tetangga kita kalau tau kita bakal dapat ks sebanyak itu ….
    kayaknya papa bear tau kita seneng sama yg hibah-hibah …… xixixixi

  18. inilah bagian dari strategi “mengaburkan” KS yg sdh ada, dgn berita penawaran bekas..maka unit yg datang akan dibilang dapat segera tiba..dan dapat diperlihatkan sebelum HUT TNI 2014, walau belum semua jumlah sebanyak yg ditawarkan namun bila defile nanti minimal 2-4 unit akan di publish…luaar basa taktik ini..bravo menhan

    • hahah iyaa soalnya sudah tidak mungkin untuk di sembunyikan soal kapal selam ini apalagi habis menhan malaysia angkat bicara tempo hari

    • Coba perhatikan baik baik kutipan kalimat Menhan di berita satu itu: “Memang ada tawaran lagi 10 kapal selam dari Rusia”. Menhan bilang…..tawaran lagi…..Menhan keceplosan xi..xi…
      Waduh…jadi bakal banyak banget nih lontong semur sekilo Indonesia….kalau itu jadi dibeli

      • “Rusia dekat dengan kita mereka membuka kesempatan untuk mendapatkan 10 lagi kapal selam” …..

        10 lagi kaapal selam ? berarti emang kita udah beneran punya lontong rusia cuman jumlah dan jenisnya aja yang dikaburkan .

  19. menyimak arahan Overste WH, yang dipesan Indonesia varian ekspor imroved kilo (proyek 877-a.k.a 636), peletakan tahun 2007 dan 2008 merupakan peletakan laid structure, dan berhubung antrian tersebut rasanya pengajuan pendirian dock kering di indonesia dilaksanakan kemarin di indonesia. Bila rumor penawaran 10 (lagi) kasel ini, tidak mengherankan wong dock sudah ada. Menurut kenalan, yang dipersiapkan bekas dock KRI IRIAN yang sepanjang 200 m itu. Menarik jika indonesia mengulik Proyek 887 (yang belum improved kah?)…

  20. Anggaran alutsista masih banyak pak pur hi hi hi (60% dari 15 milyar dollars dari renc 3 MEF) nggak usah kuatir , rakyat juga setuju, cuma seleksi kapal selam yg dipilih harus benar2 selektif .
    Dari berita itu :

    “Purnomo tidak menjelaskan detail spesifikasi dan tawaran harga yang diberikan pemerintah Rusia untuk mendatangkan 10 kapal selam tersebut. Ia juga menyatakan, pemerintah belum bulat untuk menerima tawaran Rusia karena masih harus mempertimbangkan dan menghitung biaya.

    Selain harga kapal selam per unit, menurut dia, pemerintah juga harus mempertimbangkan besarnya biaya perawatan, pemeliharaan, perbaikan, dan kesiapan infrastruktur. Selain itu, hal lain yang menjadi pertimbangan adalah usia atau masa guna kapal selam tersebut.”Kita tidak bisa tergesa, hitung dulu semua,” kata Purnomo.”

    Dari berita2 sebelumnya semuanya , memang secara analis sederhana , indonesia mempunyai minimal 2 KS dari rusia (mulai berita dari malaysia sampai terakhir media China pada tgl 30 juli’13 kmrn, belum lagi media online dll tanah air gempar memberitakan keberadaan KS tsb). Dan kemungkinan besar berdasar analis dari media2 yg beredar, kedatangan 2 KS tsb pada th 2011.
    Dan pak pur (seperti dikatan Mr. diego) juga keceplosan bilang “….ada penawaran “LAGI”……”

    Nah , skrg tinggal kita tunggu penampakan KS rusia tsb paling cepat pada hari jadi TNI ke 68 (dan pasti Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjadi inspektur upacara hari jadi TNI ke-68 untuk terakhir sebelum pensiun mjd presiden th 2014).
    Tinggal siapa yg meneruskan jadi presiden th depan, krn itulah kontrak lanjutan tahap 2 pembelian KS rusia terjadi.

  21. dan saya juga sgt salut dengan Mr. Dexter yg dulu membuka keberadaan KS rusia ini…… (judulnya kangen kemunculan mr. dexter.com hi hi hi) dan angkat topi kegigihan suhu Mr. Diego yg tdk bosan memunculkan topik keberadaan ks ini.
    Moga2 ks rusia ini benar2 sudah eksis digunakan TNI AL, dan kita tidak dikatakan hoax lagi hi hi hi hi…
    JKGR yg terdepan…..

  22. 10/06/2006
    The Indonesian Navy is to buy six modern
    dieselsubmarines from Russia as part of an
    upgradingof its ageing military arsenal, the state
    newsagency reported today.Navy Chief of Staff
    Admiral Slamet Soebijantotold Antara the military
    would buy four Kilo classand two Amur 950, Lada
    class, Russiansubmarines. No financial details
    were disclosed.The Russian submarines, equipped
    with missiles,torpedoes, and anti-mine systems,
    were chosenover French and German equivalents
    “becausethey are affordable and technologically
    reliable,”Soebijanto was quoted as
    saying.Indonesia has been looking for other
    sources forarms since the US – formerly its
    largest supplierof weapons and equipment – cut
    military ties in1999. The ban was lifted last year
    by the US, butno new American orders have been
    placed.The Indonesian Defence Ministry also has
    plans tobuy a dozen Russian-made Sukhoi fighter
    planesearly next year, another six submarines by
    2024,and warships, possibly from Russia and
    theNetherlands.

    felling pribadi indo puya 6 kpl selam jenis lada dan armur 950.mengenai tawaran rusia 10 kpl slm lagi kemungkinan kpl porject rusia dan italia jenis s-1000 . yg jauh lebih murah dan di khususkan di ekspor ke negara ke 3 asia.

  23. The Russian Kilo Class submarine first entered
    service in the early 1980s. It was designed by the
    Rubin Central Maritime Design Bureau, St
    Petersburg. Subsequent developments have led to
    the current production versions, the Type 877EKM
    and the Type 636. A successor, the Lada (Project
    677) was launched in November 2004.
    Rubin is developing an air-independent propulsion
    (AIP) system which could be available for retrofit
    to the other versions. The Kilo submarine was
    originally built at the Komsomolsk shipyard but is
    now constructed at the Admiralty Shipyard in St
    Petersburg. China has two Type 636 submarines,
    the second of which joined the Chinese fleet in
    January 1999.

    (In September 2007, it was announced that
    Indonesia had placed an order for two Kilo Type
    636 submarines, plus options to purchase up to
    eight more.) klo bener 2+8 =10 kpl selam wow

    In November 2007, Venezuela signed a
    memorandum of understanding for three Type 636
    submarines to be delivered from 2012 to 2013.
    Type 636 is designed for anti-
    submarine warfare (ASW) and anti-
    surface-ship warfare (ASuW) and also
    for general reconnaissance and patrol
    missions. The Type 636 submarine is considered
    to be to be one of the quietest diesel submarines
    in the world. It is said to be capable of detecting
    an enemy submarine at a range three to four
    times greater than it can be detected itself.

  24. mas diego tolong di update artikel tentang KS lagi dong, di tunggu ya..
    salam

  25. http://www.tempo.co/read/news/2013/08/17/078505160/Rusia-Tawarkan-10-Kapal-Selam

    Malah yang disini jelas nyebutin kapal selam dari rusia sudah ada

    • kata-kata “sudah ada” itu merujuk pada unit kapal selam yang udah ready, alias barangnya udah ada, gk perlu nunggu bikin lagi. secara pribadi, ane gk ngelihat “clue” atau tanda pada berita itu, yang menyiratkan bahwa KS rusia udah ada dalam jajaran hiu kencana. CMIIW

  26. Penganut methode “Rukyat” silahkan ditunggu saja pengumuman resmi dari pemerintah :).

  27. Ly..hilal..jgn dilupakan….ks muncul di laut ufuk barat….sambil gotong icbm di punggungnya…

  28. permisi saya orang biasa mau memberikan info….pada sekitar tahun 2007 dibengkalis riau pernah berlabuh kapal perang amerika…dan jauh ditengah laut terlihat sirip kapal selam berjumlah 5 titik dengan masing-masing jarak yang lumyan jauh…peristiwa ini disaksikan oleh ratusan warga setempat..bahkan ada wartawan tv daerah yang meliput…tapi maaf,,saya tidak pasti itu kapal selam jenis apa.mungkin info ini berguna.terima kasih

  29. baru diberitakan ternyata memang indo sudah ada 2 ks dari france dan ks dari rusia selain 2 yg sudah diketahui ramai.itu yang di publish yg di rahasiakan x tau berapa lagi.berarti bener penampakan di bengkalis ternyata memang ks indo

  30. tolong dog share berita penguncian kpal selam malaysia…
    email link nya ke cacing.putih@gmail.com atao ke fb. d’Pakis Junior…

    thank buat semuanya

  31. Welcome kilo scorpene u209 cangbego dan astute

  32. Saat saya membaca tentang keperkasaan seluruh peralatan perang indonesia melalui koment-koment serta penulis blog yg lain, ikut berkobar2 perasaan. akan tetapi bila melihat kelemahannya, rasanya jauh berbanding kekuatannya. apalagi kalau di bandingkan kekuatan negara tetatngga. mulai dari malaysia, singpore, vietnam, china, taiwan, australia, japan, 2 negara korea, pakistan dan india. nyatanya indonesia tiada artinya, dan hanya besar dalam omongan para pembaca dan para komentar.

    khusus di line udara dan laut. di udara hanya ada sepaket 16-sukho su-27/su-30..tentang pesawat hibbah gak usah di perhitungkan, karena sekedar alat perang sokongan. di laut sangat lemah baik dari segi persenjataan, pertahanan udara.rudal pertahanan udara indonesia tidak ada yg mumpuni/seumpama s-series rusia..yg ada cuman oerlykon skysieled, apalah artinya kalau cuman ini. dan beberapa penangkis udara produksi tahun 1960-an..

    bukan merendahkan namun, biarlah kelemahan yg sesungguhnya tidak selalu ditutupi dengan semangat yg kosong….kita tak perlu ego…..

 Leave a Reply

(wajib isi)

(wajib isi)

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>