Feb 192016
 

Tu160-intercepted-UK
Pesawat tempur Typhoon dan Mirage 2000 Perancis saat mengawal pembom Tu-160 Rusia

Dua pesawat pembom supersonic berkemampuan nuklir Tu-160 Blackjack milik Angkatan Udara Rusia dicegat oleh pesawat tempur Typhoon Angkatan Udara Inggris saat melakukan penerbangan jarak jauh dari basisnya di Semenanjung Kola.

Meskipun beberapa media Inggris melaporkan pembom strategis Rusia itu menuju ke wilayah udara Inggris, seperti biasa Tu-160 tetap terbang mengitari luar wilayah udara negara Inggris.

Tu160-intercepted-UK-2-706x530

Dua pesawat tempur Typhoon Inggris yang tergabung dalam QRA (Quick Reaction Alert) di Coningsby diluncurkan untuk mencegat dan mengawal Blackjacks karena pembom tersebut “mengitari” Kepulauan Inggris menuju barat daya, hingga pengawalan pembom Rusia tersebut kemudian diserahkan kepada jet tempur Angkatan Udara Perancis.

Pembom Tu-160 disinyalir bukan bagian dari misi serangan jarak jauh terhadap target ISIS di Suriah seperti yang pernah dilakukan Pembom Blackjack lainnya di malam hari antara tanggal 19 – 20 November 2015, saat itu dua pembom strategis Tu-160 terbang dari pangkalan udara Olenegorsk mengitari wilayah udara Norwegia dan Inggris, terbang di atas Atlantik sampai selat Gibraltar, memasuki wilayah laut Mediterania, menyerang sasaran di Suriah dengan rudal jelajah, dan kembali ke Rusia terbang di sepanjang koridor timur (Irak, Iran, laut Caspian).

Tu160-intercepted-UK-3-706x530

Namun demikian, penerbangan terbaru ini membuktikan, Tu-160 melakukan misi terbang jarak jauh (entah untuk pelatihan atau misi operasi) di sepanjang Atlantik dengan lebih sering mengitari wilayah udara di dekat negara-negara NATO di Eropa Utara daripada yang pernah dilakukan sebelumnya.

Theaviationist

Artikel Terkait :

  93 Responses to “Pembom Tu-160 Rusia di Cegat Lagi oleh Typhoon Inggris”

  1. Isi bbm nya dimana tuh ? Terbangnya jauh banget

  2. Ckckck… Handal nian pesawat ini.

  3. manasin mesin,,,keliling ke tetangga…say hello…ehhh ada yg phobia liat pesawat ini..ya dikejar…

  4. uji bhan bkar,,bhan bkar dri gedebok pisang

  5. kapan Indonesia punya yang seperti ini ya?

    • tanya pada rumput yg bergoyang…

    • Kalo indonesia punya….ntar ada yg nanya….
      Duite sopo….
      Emang lg perang beli beginian
      Ga sayang uang nya….mending buat koruptor
      Jd indonesia pake yg mini bomber…
      Kalo jenis nya…nanya ama bung TN.PHD ya….
      Hehehehe

  6. lagi nakut-nakutin sekutu amriki ……..

  7. Belajar dulu menulis bahasa Indonesia yang benar. Pemakaian “di” sebagai kata depan atau sambungan saja gak becus. Dicegat bukan di cegat.Gitu kok ngaku nasionalis. Bahasa sendiri aja gak mampu kok ngimpi mau bikin pespur. eh, tapi di sini biar salah tetep gak masalah kok. hajar terus.

  8. iki opo?opo iki?

  9. Tembak aja pswt rusia itu..lgsg PD III

  10. Itu pesan resmi RUSIA ke amerika atas 4 pesawat F.22 amriki ke korea utara kemarin… dilanjut dengan penempatan Rudah-Rudal jangkauan 1000 KM target milik china ke Spartly,… Wow 1000km bisa sampe Ostali…. trus indonesia akan beli S.400 dan S.500 yang akan ditempatkan di NATUNA dan LOMBOK (mungkin klo gak salah) pergolakan tambah panas, siapa yang gak sabar akan memulai perang.

    Demikian sekilas Info.
    yang percaya jangan salah gw ya
    yang gak percaya diem ngapain lo pecaya, hahahaaaa

  11. Waduh…ini ko..jadi peljrn bhsa indonesia….kita bisa…sdang menuju k sana..produk PTDI kan laris manias.jgn2.kata2. d sinkt2…salah..alah…

  12. Uaaaaaaaaa…

  13. Angsa Rusia yang masih punya daya gentar….

  14. Ada yang bertanya,”Kapan Indonesia punya pesawat yang seperti ini?”
    Jawabannya, telah tertulis di List A1 nya Bung Narayana. Dan SUDAH LUNAS DIBAYAR, titik.

    • dron anda salah forum
      ini bukan cerita fiksi seperti grup sebelah
      orang yg anda sebut2 sudah pergi dengan malu dron
      pembual seperti mr.N Itu ibarat pria yg sedang onani… saat membual dia bisa merasakan nikmat (bangga di agung2kan pembaca) tapi akan tiba waktunya juga untuk ejakulasi (deadline, barang tidak datang, malu, pergi kabur) yg masih percaya list a1nya mr.n segeralah berkonsultasi dengan psikolog mungkin anda kecanduan berfantasy xixixixixi

  15. Prototipe pakaian tempur buatan PT Bhinneka Dwi Persada dengan nama Indonesian Future Soldier diperagakan dalam acara Singapore Airshow 2016, Changi, Singapura, 16 Februari 2016. Pakaian yang telah dipasarkan di beberapa pasukan khusus ini melibatkan banyak teknologi muktahir termasuk kamera dan kacamata data. Perusahaan pembuat sistem komunikasi pertahanan dan pesawat intai tanpa awak atau drone, PT Bhinneka Dwi Persada, membuat booth pameran dalam acara Singapore Airshow 2016. Perusahaan yang bengkelnya berada di kawasan Cipinang, Jakarta Timur, tersebut tak mau kalah dengan perusahaan besar skala internasional. Mereka menampilkan prototipe dan miniatur sejumlah peralatan yang diproduksinya, termasuk drone jenis Rajawali 330, Rajawali 350, dan Bullray. Booth di sektor D kawasan Changi Exhibition Centre ini juga tampak ramai dikunjungi pengusaha dan praktisi keamanan negara lain. “Ada dari Malaysia dan Dubai,” kata CEO PT Bhinneka Feba Henry Affan, 16 Februari 2016. Hal yang menarik, Feba meminta putrinya turut serta dalam pameran alutsista tersebut dengan mengenakan salah satu produk sistem komunikasi terintegrasi bernama Indonesian Future Soldier. Pakaian ini merupakan modifikasi dari jaket antipeluru yang dilengkapi dengan sejumlah item teknologi, seperti kamera pengintai di bagian dada dan helm, serta komputer layar portabel di lengan kanan. Menurut Feba, pakaian tempur ini telah dipresentasikan ke sejumlah satuan khusus TNI, seperti Komando Pasukan Khusus, Komando Pasukan Katak, Komando Pasukan Khas, dan Detasemen Jala Mengkara. “Tinggal menunggu permintaan jumlah dari mereka,” kata Feba. Meski hanya prototype, Feba memaparkan sejumlah item kombinasi dalam pakaian tersebut. Setiap pakaian tempur memiliki satu unit personal mesh radio yang dapat terhubung otomatis dengan pusat komando atau antarprajurit di lapangan. Pada bagian helm, Bhinneka menambahkan teropong inframerah atau thermal dan Agumantated Reality yang memungkinkan pusat komando mengirimkan informasi tambahan ke prajurit, seperti wajah target secara langsung. Semua data tersebut, termasuk rekaman pesawat intai Rajawali 330, juga dapat diakses setiap prajurit melalui layar Wrist Mount Computer di lengang kanan. Pakaian tersebut juga dilengkapi Bio Sensor dan Indoor Positioning System. Sebagai tambahan, di dada kiri atas, Bhinneka merekatkan sebuah kamera intai yang memungkinkan pusat komando melihat situasi di lokasi prajurit. Meski demikian, Feba merahasiakan semua harga produk yang dijual. “Ini memang untuk operasi khusus, seperti melawan teroris di Poso yang tempatnya pegunungan dan sulit,” katanya. Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu

    Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu

  16. Prototipe pakaian tempur buatan PT Bhinneka Dwi Persada dengan nama Indonesian Future Soldier diperagakan dalam acara Singapore Airshow 2016, Changi, Singapura, 16 Februari 2016. Pakaian yang telah dipasarkan di beberapa pasukan khusus ini melibatkan banyak teknologi muktahir termasuk kamera dan kacamata data. Perusahaan pembuat sistem komunikasi pertahanan dan pesawat intai tanpa awak atau drone,

    PT Bhinneka Dwi Persada, membuat booth pameran dalam acara Singapore Airshow 2016. Perusahaan yang bengkelnya berada di kawasan Cipinang, Jakarta Timur, tersebut tak mau kalah dengan perusahaan besar skala internasional. Mereka menampilkan prototipe dan miniatur sejumlah peralatan yang diproduksinya, termasuk drone jenis Rajawali 330, Rajawali 350, dan Bullray. Booth di sektor D kawasan Changi Exhibition Centre ini juga tampak ramai dikunjungi pengusaha dan praktisi keamanan negara lain. “Ada dari Malaysia dan Dubai,” kata CEO PT Bhinneka Feba Henry Affan, 16 Februari 2016. Hal yang menarik, Feba meminta putrinya turut serta dalam pameran alutsista tersebut dengan mengenakan salah satu produk sistem komunikasi terintegrasi bernama Indonesian Future Soldier.

    Pakaian ini merupakan modifikasi dari jaket antipeluru yang dilengkapi dengan sejumlah item teknologi, seperti kamera pengintai di bagian dada dan helm, serta komputer layar portabel di lengan kanan. Menurut Feba, pakaian tempur ini telah dipresentasikan ke sejumlah satuan khusus TNI, seperti Komando Pasukan Khusus, Komando Pasukan Katak, Komando Pasukan Khas, dan Detasemen Jala Mengkara. “Tinggal menunggu permintaan jumlah dari mereka,” kata Feba. Meski hanya prototype, Feba memaparkan sejumlah item kombinasi dalam pakaian tersebut. Setiap pakaian tempur memiliki satu unit personal mesh radio yang dapat terhubung otomatis dengan pusat komando atau antarprajurit di lapangan.

    Pada bagian helm, Bhinneka menambahkan teropong inframerah atau thermal dan Agumantated Reality yang memungkinkan pusat komando mengirimkan informasi tambahan ke prajurit, seperti wajah target secara langsung. Semua data tersebut, termasuk rekaman pesawat intai Rajawali 330, juga dapat diakses setiap prajurit melalui layar Wrist Mount Computer di lengang kanan. Pakaian tersebut juga dilengkapi Bio Sensor dan Indoor Positioning System. Sebagai tambahan, di dada kiri atas, Bhinneka merekatkan sebuah kamera intai yang memungkinkan pusat komando melihat situasi di lokasi prajurit. Meski demikian, Feba merahasiakan semua harga produk yang dijual. “Ini memang untuk operasi khusus, seperti melawan teroris di Poso yang tempatnya pegunungan dan sulit,” katanyaPrototipe pakaian tempur buatan PT Bhinneka Dwi Persada dengan nama Indonesian Future Soldier diperagakan dalam acara Singapore Airshow 2016, Changi, Singapura, 16 Februari 2016.

    Pakaian yang telah dipasarkan di beberapa pasukan khusus ini melibatkan banyak teknologi muktahir termasuk kamera dan kacamata data. Perusahaan pembuat sistem komunikasi pertahanan dan pesawat intai tanpa awak atau drone, PT Bhinneka Dwi Persada, membuat booth pameran dalam acara Singapore Airshow 2016. Perusahaan yang bengkelnya berada di kawasan Cipinang, Jakarta Timur, tersebut tak mau kalah dengan perusahaan besar skala internasional. Mereka menampilkan prototipe dan miniatur sejumlah peralatan yang diproduksinya, termasuk drone jenis Rajawali 330, Rajawali 350, dan Bullray.

    Booth di sektor D kawasan Changi Exhibition Centre ini juga tampak ramai dikunjungi pengusaha dan praktisi keamanan negara lain. “Ada dari Malaysia dan Dubai,” kata CEO PT Bhinneka Feba Henry Affan, 16 Februari 2016. Hal yang menarik, Feba meminta putrinya turut serta dalam pameran alutsista tersebut dengan mengenakan salah satu produk sistem komunikasi terintegrasi bernama Indonesian Future Soldier. Pakaian ini merupakan modifikasi dari jaket antipeluru yang dilengkapi dengan sejumlah item teknologi, seperti kamera pengintai di bagian dada dan helm, serta komputer layar portabel di lengan kanan

    . Menurut Feba, pakaian tempur ini telah dipresentasikan ke sejumlah satuan khusus TNI, seperti Komando Pasukan Khusus, Komando Pasukan Katak, Komando Pasukan Khas, dan Detasemen Jala Mengkara. “Tinggal menunggu permintaan jumlah dari mereka,” kata Feba. Meski hanya prototype, Feba memaparkan sejumlah item kombinasi dalam pakaian tersebut. Setiap pakaian tempur memiliki satu unit personal mesh radio yang dapat terhubung otomatis dengan pusat komando atau antarprajurit di lapangan. Pada bagian helm, Bhinneka menambahkan teropong inframerah atau thermal dan Agumantated Reality yang memungkinkan pusat komando mengirimkan informasi tambahan ke prajurit, seperti wajah target secara langsung. Semua data tersebut, termasuk rekaman pesawat intai Rajawali 330, juga dapat diakses setiap prajurit melalui layar Wrist Mount Computer di lengang kanan

    . Pakaian tersebut juga dilengkapi Bio Sensor dan Indoor Positioning System. Sebagai tambahan, di dada kiri atas, Bhinneka merekatkan sebuah kamera intai yang memungkinkan pusat komando melihat situasi di lokasi prajurit. Meski demikian, Feba merahasiakan semua harga produk yang dijual. “Ini memang untuk operasi khusus, seperti melawan teroris di Poso yang tempatnya pegunungan dan sulit,” katanya.

  17. ini ibu budi…
    ini kakak budi…
    ini budi…
    ini om budi…
    om budi bukan om putin….
    om budi….
    om b u d i…..
    pelajaran besok dilanjut anak-anak…..wkwkwkw

  18. Namanya saja pesawat pembom jarak jauh, tentu sdh dihitung jarak jangkauan dari pangkalan Olenegorsk Rusia ke wilayah Inggris, sekadar menyapa dan memamerkan gigi taring pd calon lawan. Kata media Inggris, seperti biasa perjalanan pesawat TU160 Blackjack masih berada diwilayah internasional, namun selalu berada dekat dg wilayah negara Inggris dan anggota NATO lainya. Bisa dibayangkan, pesawat pembom berkemampuan nuklir dari negara yg berbeda pandangan dan kepentingan politik, terbang disekitar halaman rumah, tentu membuat repot tuan rumah. Ini seperti rumah kita dikitari oleh preman berwajah jelek atau sebangsa binatang buas, tentu kita akan ketar-ketir membayangkan apa yg akan terjadi.

    Secara hukum internasional tdk ada yg salah dg penerbangan TU160 Rusia, karena masih diwilayah internasional, namun bagaimanapun juga itu adalah semacam isyarat bagi negara yg dikelilinginya. Yang bisa dilakukan Inggris dan negara lainya adalah sekadar mengawal, memastikan pesawat itu tdk melakukan langkah-langkah yg membahayakan keamanan Inggris. Dalam hal ini, mental pilot Inggris sedang diuji kesabaran, jgn sampai bedtindak konyol yg tdk perlu seperti yg dilakukan pilot F16 Turki tahun lalu….

    • Percaya gak klo dikasih tahu TU160 Blackjack Rusia itu rutin tiap 1 bulan mampir di iswayudin… malah bukan hanya TU160 tapi PAK-DA dan TU-95 Bear -H juga lho…. hehehee
      Stlooong NKRI ku.

      • itulah sebabnya, aussie.. sitetangga selatan….buru2 minta sekutunya kirim pesawat sejenis untuk nangkring diselatan..berita tahun 2015 kalau gak salah.

      • Kata siapa? Kok britanya tdk pernah masuk koran…

        • lah …lihat aja tuh di google, dg kata kunci “B-1, australia”
          banyak kok sumbernya….memang ada link yang mengatakan ” tonny abbot confirms has no plans to sent B-1 bombers”, tapi coba klik link yang lain.

  19. Kok pesawaty seperti di bandara iswahyudi madiun…. Apa indonesia udah beli pesawat ini…

  20. KOk pesawaty mirip yang ada di bandara iswahyudi madiun..apa bener indonesia udah milikiy…

  21. Kok pesawaty mirip yg ada di bandara iswayudi madiun.apa tni udah milikiy

  22. ea…ea…
    tuh lagu cjr ya….
    xixixi

  23. Gak ada kata2 lain buat ngumpakin keberanian russia di seluruh dunia, satu2nya negara yg berani head to head lawan musuh dari dulu hingga sekarang. Anggota sekutu selalu diganggu oleh russia jadinya kalang kabut, membuat mereka berpikir kembali kalo pengen nyerang russia…berharap georgia kembali ke pangkuan russia..!!!

  24. Indonesia wajib punya min 8 unit black jack tu 160 untuk menghadapi perang masa depan…karena musuh kita sebetulnya adlh Australia singapore usa dkk yg jadi momok bangsa ini! Mrk gak akan berhenti memusuhi bangsa kita selamanya adlh musuh abadi..pastinya beda aliran ke sang khalik? Untuk hadapi setan itu Indonesia wajib dekat dan kerja sama dg Rusia india dan cina…indonesia wajib punya pertahanan udara seperti rusia..pertahanan nuklir abadi..kapal selam nuklir dan kapal induk perusak dll. Harus dibangun mulai sekarang klw gak ingin indonesia akan hilang dari planet ini..

  25. lo bljr bhs indonesia dmn?

    “di dalam negeri”
    ato
    “luar negeri”
    ato
    “luar planet”
    ??¿¿?¿

  26. lama2 kaya tom & jerry nih om bear sama nato

  27. @Bung diego…Reply comentnya kok gak bisa ya pake hp jadul sekaran,tadinya bisa lho,kok akhir2 ini susah pnya aqu…?

  28. RENMIBI cuma agak terganggu, sedikit saja sih kalau :

    ENGGAK tapi ditulis : NGAK

    tubi tukinyut …

  29. sebenarnya yang di takutkan bukan pesawatnya tapi persenjataanya itu(raduga kh-15). Seandainya Indonesia punya juga apa persenjataanya(raduga kh-15) di kasih oleh pihak rusia? hhe

  30. ralat :
    *pagi -> lagi
    Huehehehe….

  31. kah kah kah….majikan malondog di cube jet bomber rusia…malondog di cube jet pejuang china,malondog sangat ketakutan bersembunyi di bilik kah kah kah

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)