Feb 162017
 

NEW DELHI – Untuk memenuhi kekurangan armada jet tempur Angkatan Udara India, Perdana Menteri India Narendra Modi telah menyetujui anggaran sebesar US $ 203 juta untuk tambahan produksi jet tempur ringan Tejas.

India perlu meningkatkan kapasitas produksi dalam negeri, setidaknya 16 unit jet tempur per tahun (saat ini baru 8 unit jet tempur per tahun). India saat ini membutuhkan sekitar 300-400 unit jet tempur.

“Kami berkomitmen penuh pada LCA. Tiga bulan kedepan, pekerjaan pada batch kedua akan dimulai”, kata Menteri Pertahanan India Manohar Parrikar kepada wartawan di sela-sela pertunjukan udara terbesar India.

Hindustan Aeronautics Limited (HAL) sudah menyiapkan lini produksi batch kedua untuk produksi massal Tejas pada bulan Desember 2016 di Divisi Pesawat Bengaluru.

Narasumber Sputnik menyebut bahwa insinyur HAL mengintegrasikan Tejas SP-5 dalam lini produksi kedua. HAL juga akan menyiapkan lini produksi ketiga di Nekkundi di daerah seluas 30.000 meter persegi.

India berharap untuk menghasilkan 16 unit jet tempur Tejas per tahun, mulai tahun 2019. New Delhi juga mencoba untuk mengekspor Tejas ke negara-negara Asia yang memiliki keterbatasan anggaran dan telah menunjukkan minat pada pesawat tempur ini.

India telah secara simbolis telah membentuk skuadron pertama Tejas pada bulan Juli 2016 dengan 2 unit pesawat pertama. India kemungkinan akan menerima prototipe versi paling canggih dari Tejas di tahun 2019.

Sputnik News

Artikel Terkait :

  14 Responses to “Pemerintah India Setuju Tingkatkan Produksi Tejas”

  1. Udah tingkatin produksi… Apa karena kita jadi beli Tejas??! Hihihih

  2. No no no no no…kita jangan tergiur, aku tak suka sayap delta

  3. beli aja siapa tau dapat hadiah Toyota avanza

  4. brrrrrrrr

  5. Kalo pemerintah ngotot beli Tejas Indihe maka jutaan rakyat indonesia akan lakukan Demo BELA SUKHOI 35 jilid I karna Tejas telah melakukan penistaan terhadap Sukhoi….muehehehe

  6. saya rasa pesawat internyungseptor dgn kemampuan menggotong su-35 beserta rudal2nya patut diperhitungkan.

  7. Baca berita tentang India akhir2 ini bikin nyesek didada! India agresive memodernisasi militer gak tanggung2, dikita terganjal penyediaan dana yg pas2an. Apa benar2 yakin melirik tejas tuk pengganti pesawat lawas, enggak salah tuh kebijakan?

  8. Tolong jangan akuisisi tejas pak menhan

  9. pembelian produk rusia bukannya katanya sudah dikasih jatah kredit pinjaman sama rusia. jd harusnya pembelian su35 aman. lagian mana boleh pinjaman rusia dipake beli produk lain, mskpun partnya msh rusia. pespur utamanya bisa su35, su30, dan su27 yg diupgrade mesin pakfa. sdg pendukungnya bs perpaduan fa50 ,T50 ,F16, dan mngkn sedikit Tejas untuk variasi plus untuk menggaet india jd sekutu jika nantinya konflik dg china. sedikit saja gpp toh untk kpntingan nasional. jd pembeli pertama biarpun dikit pasti berkesan. jangan ngurusi malon yg menyalak. ngapain malu, toh su35 tetep wajib beli, kesalahan ada pabriknya yg lamban produksinya bukan di kita.

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)