Dec 312016
 

Pesawat N219. (PT Dirgantara Indonesia)


Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Perindustrian, menargetkan pesawat N219 dapat melakukan terbang perdana pada tahun 2017 mendatang. Pesawat yang tengah dikembangkan oleh PT Dirgantara Indonesia ini diharapkan mampu mendukung konektivitas antar wilayah di Indonesia yang sebagian besar terdiri dari kepulauan.

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, mengatakan bahwa N219 merupakan pesawat perintis yang didesain sesuai dengan karakteristik wilayah Indonesia. Menurutnya, pesawat berpenumpang 19 orang ini mampu mendarat di ketinggian tertentu, seperti di wilayah Papua.

“Pesawat ini cocok sebagai penghubung kota-kota kecil di wilayah Indonesia,” ujar Airlangga, seperti dikutip liputan6.com pada Jumat (30/12).

Selain N219, pemerintah juga sedang merencanakan pengembangan jenis pesawat N245. Pesawat jenis propeller tersebut memiliki kapasitas penumpang sekitar 50 orang.

Terkait sektor industri pendukung, Kementerian Perindustrian telah mengukuhkan Indonesia Aircraft and Component Manufacture Association (Inacom) pada tahun 2015 lalu. Asosiasi industri komponen pesawat udara ini terdiri dari berbagai industri di bidang metal, karet, plastik, Polyurethane, serta lembaga riset, dan konsultan.

Saat ini, Inacom turut serta dalam pengembangan beberapa komponen program pesawat N219. Diharapkan, pesawat N219 memiliki TKDN sebesar 40 persen pada saat terbang perdana. Kemudian dapat ditingkatkan menjadi 60 persen pada tahun 2019.

Sumber: liputan6.com

Artikel Terkait :

  12 Responses to “Pemerintah Targetkan Pesawat N219 Dapat Terbang Perdana pada Tahun 2017”

  1. terbaik…..PT DI

  2. semoga kedepannya bisa membuat yg lebih baik lagi dan yg lebih canggih.

  3. Mengharap bisa membuat pesawat angkut militer….sekelas Hercules….amin

  4. *******Happy*******New*******Year
    “”””””””””””””””2***0***1***7″””””””””””

  5. malon semakin iri dengki je xixixixixxiiixi

  6. Wah mundur melulu tes terbang perdananya… moga2 tepat waktunya gak mundur lagi.

  7. Cakep bgt ni pesawat, moga bisa merakyat seperti angkot nantinya hehe

  8. mulai tes terbang 31 desember 2017,setelah itu evaluasi lgi sampai 2018,baru awal 2019 mulai tes flight kedua dan di evaluasi kembali sampai akhir 2020 akhirnya sampai 2025 diharapkan sudah selesai seluruh proses sertifikasinya sehingga awal 2026 sudah bisa dimulai produksinya dan akhir 2027 sudah selesai lengkap dengan tes terbang perdananya, akhirnya 2028 pertengahan sudah dapat diserah terimakan,akhir kata untuk pt.di dan indonesia pd umumnya kuucapkan
    “OM TOLOLET OM”

  9. tinggal sedikit lagi,.. mirip banget sama VALOR…

    https://www.youtube.com/watch?v=C_-d6g2pkXo