Penerbangan Perdana Jet Tempur F-35 Italia

More Photos of First Italian Built F 35 Makes First Flight 1

More Photos of First Italian Built F 35 Makes First Flight 2

More Photos of First Italian Built F 35 Makes First Flight 3

More Photos of First Italian Built F 35 Makes First Flight 4

More Photos of First Italian Built F 35 Makes First Flight 5

Untuk pertama kalinya pesawt tempur F-35, proyek pengadaan pertahanan yang paling mahal dengan biaya lebih dari $ 1,5 triliun melakukan penerbangan pertama di luar AS, di sebuah pangkalan udara di Italia.

Penerbangan Satu jam, 22 menit ini berlangsung tanpa insiden apapun dan bahkan lebih cepat dari jadwal seharusnya terbang.

Pesawat dibangun dan melalui jalur perakitan akhir di Cameri Air Base, yang dimiliki oleh pemerintah Italia dan dioperasikan oleh sebuah perusahaan kedirgantaraan Italia, Alenia Aermacchi.

Pabrik ini adalah satu-satunya fasilitas di luar Amerika Serikat yang merakit dan memelihara pesawat tempur F-35.

Penerbangan singkat ini memberikan semangat dan rasa percaya diri bagi Pentagon dan Lockheed Martin setelah bertahun-tahun didera masalah dengan perangkat lunak, tangki bahan bakar dan berbagai komponen lainnya.

Diego

Alutsista militer indonesia, teknologi, politik

28 thoughts on “Penerbangan Perdana Jet Tempur F-35 Italia

  • September 19, 2015 at 1:32 am
    Permalink

    Kalkun udara .. Lawan sebanding Su35 ..

    Reply
    • September 19, 2015 at 2:45 am
      Permalink

      Sasaran Empuk S – 400 Triumf ( SAM )

      Reply
    • September 19, 2015 at 8:55 am
      Permalink

      Kalkun Gendut, 🙂

      Reply
  • September 19, 2015 at 1:33 am
    Permalink

    Sepi ni warung .. Pada kemana ni kwn2 semua ..

    Reply
  • September 19, 2015 at 1:34 am
    Permalink

    Sepi ni warung .. Pada kemana ni pasukan minyak ..

    Reply
  • September 19, 2015 at 1:37 am
    Permalink

    Pada bubu cantik mungkin jadinya sepi deh….

    Reply
  • September 19, 2015 at 1:43 am
    Permalink

    Utamakan begadang dan isi daftar hadir….

    Reply
    • September 19, 2015 at 1:46 am
      Permalink

      Paling nanti dhuarrrr………. He..he..he… Bukan skeptis tapi ini salah satu proyek blunder asu… Harganya selangit ditengah krisis ekonomi asu,tapi masih kalah dari sukhoi. Selamat meledak dgn sukses,,,,,

      Reply
  • September 19, 2015 at 1:49 am
    Permalink

    Semoga saja kecepatan dan kelebihan manuver yang dimiliki SU-35 TNI_AU mampu menjadi lawan sebanding Kalkun bongsor Lochead Martin ini , walau bukan pesawat gens dedemit semoga radar irbis-e Su-35 mampu melacak kehadiran sang Kalkun dedemit dari jarak yang jauh serta kemampuan terbang tinggi bebek TNI mampu menutup segala kelebihan sang Kalkun . Semoga R-77 yang di gotong Su-35 TNI mampu menjadi pembunuh si kalkun dedemit ini , dan semoga saja TNI-AD sesegera mungkin mendatangkan pensil panas bernama S-series untuk dijadikan panah pemburu bagi si kalkun yang mungkin akan berkeliaran dekat bumi pertiwi ( walau beredar kabar As menolak menjual sang dedemit ke tetangga kecil yang usil )

    Reply
    • September 19, 2015 at 7:05 am
      Permalink

      Mungkin perhitungannya kalo dijual ke tetangga kecil yg usil akan memotivasi indonesia menaruh baterai2 s300/400 di sekitar hiihihi makin gerah selatalaka dan singapur

      Reply
  • September 19, 2015 at 1:55 am
    Permalink

    Vertikal take off nya bagus di adopsi ke ifx tuh.

    Reply
  • September 19, 2015 at 1:58 am
    Permalink

    Wuuuiiih mbak noer aini …cewek2 komennya galak juga …

    Reply
  • September 19, 2015 at 6:29 am
    Permalink

    Ga moncer nich barang..:)

    Reply
  • September 19, 2015 at 7:49 am
    Permalink

    semoga f35 ini cepat diakusisi oleh sonota dan ausi . jd bisa mempercepat pengadaan s300 dan kakaknya

    Reply
  • September 19, 2015 at 7:52 am
    Permalink

    semoga cepat produksi , setelah tetangga punya bisa dan dapat dipastikan NKRI mepercepat akusisi s300 famili

    Reply
  • September 19, 2015 at 9:43 am
    Permalink

    su 35 pilihan yang keliru..seharusnya f35 lah yang paling tepat untuk menjaga republik ini

    Reply
    • September 19, 2015 at 1:17 pm
      Permalink

      Emangd ASU mau ngejual ke indonesia, soal ToT radar aja pelitnya naujubillah. Lagi juga produk gagal ngapain dibeli mending duitnya buat ngasih makan rakyat miskin.

      Reply
    • September 19, 2015 at 9:13 pm
      Permalink

      F35 ga cocok gan buat jagain Bumi Pertiwi yang seluas Eropa Barat, masalah jangkauan hanya 1/3 SU35, so cocok ga cocok cocokin aj… sing penting kemampuannya, pespur tidak hanya perlu elmu kanuragan “aji halimunan” (kamuflase/siluman), tapi perlu kanuragan lainnya seperti “aji gelap ngamparrr” : fungsi multitargeting jarak jauh…

      Reply
  • September 19, 2015 at 9:55 am
    Permalink

    kalau dilihat ni pesawat,,, rasa2 berat ni tuk menerbangkannya, terlalu besar bodinya,,,jadi susah untuk bermanuver,,cm menang di radar dan sistem electronik ja ni pesawat….

    Reply
  • September 19, 2015 at 11:13 am
    Permalink

    Secara harfiah, menggunakan pedang untuk memotong rambut sangatlah tidak tepat….jika di paksakan…. ya pasti kulit sekitar leher akan teriris…,
    memotong rambut hanya butuh silet…
    Menebang pohon butuh kapak….
    menyatukan segala fungsi dlm 1 alat bisa saja, tapi lebih mahal dan butuh waktu lama pengembangannya…,
    F35 contoh produk yg tergesa2 dan di paksakan… Akibatnya ia tak bisa terbang sendirian….,

    Reply
  • September 19, 2015 at 10:14 pm
    Permalink

    F35 masih kalah berat sama Su-25SM Frogfoot….

    Reply
  • September 20, 2015 at 11:19 am
    Permalink

    ass.wr.wb
    ni produk gagal.
    sebenarnya kalau soal teknologi russia lbh jauh brkrmbang drpd ameriko.
    Contoh nyata adlh ameriko gk brani lwn russia, krn ameriko tau teknologi mreka klh jauh.
    Cuma ameriko itu bs mempermainkan pikiran lawan.
    Misal contoh wktu perang dingin lwn uni soviet pesawat2 ameriko klh jauh unt mngatasi hl itu mk dpasang antena mobil ke pespurnya seolah2 pespurnya pakai nafigasi satelit untuk komunikasi.
    Stasiun luar angkasa sj russia yg punya wkwkwk.
    Wktu ameriko mlawan uni soviet mreka gk menggunakan teknologi mreka menggunakan prmainan pikiran yg membuat uni soviet trbelah.
    Kenyataanya stelah kruntuhan uni soviet bnyk snjata eks uni soviet yg dbedah dan ditiru sm ameriko.
    knapa kbanyakan wrga kita banyak yg menganggap brng barat lbh bagus?
    Sederhana saja kita terkendala olh bahasa, sedikit sekali org yg bs bhs russia dibanding bhs inggris.
    Unt mslh manajemen pabrik kliatannya memang manajemen pabrik di russia kalah dgn ameriko. Tp coba bandingkan manejemen pabrik ameriko dgn german jelas ameriko yg kalah. Tp kenyataannya org2 bilang produk ameriko yg plng top cer dibanding dgn jerman ataupun russia. Itu hanya krn permainan pikiran bung.
    Sama halnya kita menganggap produk kita yg plng jelek dan ahli2 kita klh dengn org luar, kenyatannya kita gk kalah dengan luar, sebenarnya kita cuma dipermainkan pikiran kita, dan amerikolah yg mempermainkannya.
    Contoh kasus br tenar2nya FBI, yg pdhl itu polisi serikatnya ameriko ingat bung ameriko itu berkubu2 ada polisi lokal dan federal/serikat. Pertanyaannya adlh knapa koq bs diikut pautkan dengan masalah negara lain misal kasus FIFA, baru2 ini tetangga sebelah jg mau melaporkan kasus raja bagong k FBI, apa mreka mau keamanan mreka diambil olh ameriko.
    Jk FBI smakin tenar bs2 sperti dollar ni bs mengambil keamanan negara lain dan tentunya tdk bs mnjamin keamanan warga lokal
    ya itulah contoh permainan pikiran bung
    ameriko bs mempermainkan lawan tp belum tentu bs menang dlm teknologi, tank aj niru leopard 2 wkwkwk

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *