Feb 032017
 

(Ilustrasi)

MOSCOW – Pekerjaan pada pengembangan sistem rudal pertahanan udara S-500 berlanjut seperti yang telah dijadwalkan, kata Wakil Perdana Menteri Rusia, Dmitry Rogozin pada hari Selasa, 31 Januari 2017. S-500 yang dijuluki Prometheus adalah generasi baru dari sistem rudal pertahanan permukaan-ke-udara. (Army Recognition, Kamis)

Model skala sistem rudal pertahanan udara baru buatan Rusia S-500 TEL (Transporter Erector Launcher).

“Pengerjaan pada sistem ini berjalan sesuai jadwal. Kami memiliki masalah teknis terkait dengan tes rudal berbasis laut dan darat generasi terbaru, tapi sekarang masalah itu telah diselesaikan berkat dewan penelitian dan teknis dari Komisi Industri Pertahanan, Akademi Sains Rusia, Concern Almaz-Antey. Sekarang kita melangkah maju”, katanya kepada wartawan ketika ditanya kapan sistem S-500 akan beroperasi.

Rogozin mengatakan bahwa para ahli kini sedang menganalisa pengalaman penggunaan senjata melawan teroris di Suriah.

“Tugas utama saat ini adalah untuk mengatur produksi massal senjata untuk tentara kami di perusahaan Almaz-Antey. Namun belum diputuskan bagaimana caranya mengatur produksi di fasilitas yang ada saat ini dengan investasi minimum dan bukannya dengan membangun pabrik baru”, katanya, menambahkan bahwa masalah ini harus diselesaikan pada akhir Februari 2017.

Lima baterai rudal S-500 direncanakan akan memasuki layanan Angkatan Bersenjata Rusia pada tahun 2020. Sebuah baterai S-500 akan dipadukan dengan baterai S-400 dan akan menggantikan rudal pertahanan udara S-300. Unit pertama S-500 akan dikerahkan di sekitar Moskow dan wilayah pusat Rusia.

S-500 “Prometheus” (Rusia menyebutnya 55R6M Triumfator-M) adalah generasi terbaru dari sistem pertahanan rudal permukaan-ke-udara buatan Rusia, saat ini sedang dikembangkan oleh perusahaan pertahanan Almaz-Antey Rusia.

Menurut sumber Rusia, S-500 Triumfator-M adalah versi lanjutan dari S-400 Triumf dengan komponen khusus yang dirancang untuk mencegat rudal balistik pada ketinggian hingga 200 km.

Sistem S-500 diharapkan memiliki jangkauan yang diperpanjang hingga 600 km (lebih dari 370 mil) dan sekaligus mampu menyerang hingga 10 target secara simultan. Sistem ini akan mampu menghancurkan target hipersonik dan balistik.

JakartaGreater

Artikel Terkait :

  18 Responses to “Pengembangan Sistem Pertahanan Udara S-500 Rusia Berjalan Sesuai Jadwal”

  1. Mantab… S-400 baru muncul, 3 tahun lagi dah disandingkan bersama S-500 πŸ˜€

    • kita selalu menunggu yang paling mutakhir akhirnya tidak jadi beli-beli xixixix

      • kita? para pejabat yang berwenang kalii πŸ˜€ hehehe
        klo rakyat mah maunya langsung beli secukupnya sesuai kuota agar bisa mendapat ToT demi kemandirian bangsa

  2. Inilah jawaban rusia setelah kepemimpinan trump yg diktator, jarak 600km bisa menggempur pangkalan as di alaska via rusia bagian timur jauh…salut utk rusia krn telah membangun sebuah rudal hanud yg dari truk hingga rudalnya sangar semua, bagian depan truk trlihat ingin menterkam wajah trump, bagian roda rasanya ingin melindas bagian dada angela merkel dan bagian rudalnya sptnya sangat ingin mencukur rambut hollande!!!,

  3. Indonesia S300 aja blm diakuisisi apalagi S400 ini malah sudah keluar Varian terbaru S500, jd sebenarnya apa yg akan dipakai Indonesia Hanudnya? R-Han blm terdengar lg progres pengembangannya.

    • Panglima yg terdahulu sdh bilang, tdk semua alutsista dipublis, terutama yg strategis macam SAM dan pespur πŸ˜€

      • Klo memang kita sudah punya, pasti sudah ada suara dari tetangga yang berkoar-koar dan meributkan hal itu bung @Jfs. Bukankah mereka dan kelompoknya pasti memantau setiap perkembangan yang ada di NKRI melalui satelit militernya πŸ˜€ contoh kecil, pemasangan sistem hanud di pulau buatan china yng ada di LCS aja langsung di ekspos πŸ˜€

        • Bung @lingkar
          Tapi bagaimana jika Pemerintah ngomong : “mereka stres, emangnya kita dapet duit darimana? Beli alutsista aja kita ngeteng kok” πŸ˜€ nah gimana? Siapa yg akan dipercaya? Apalagi AS dan kawan2 itu terkenal dengan kasus Senjata pemusnah massal di irak yg ternyata hnyalah kebohongan AS πŸ˜€

          • Kan seperti yang bung @Jfs bilang diatas “tdk semua alutsista dipublis, terutama yg strategis”, sudah pasti tdk semua anggaran diajukan melalui jalur hitam diatas putih πŸ˜€ tentu ada jalur ghaib juga πŸ˜€ hahaha

        • Tapi itu semua ya kembali kepada kepercayaan masing πŸ˜€ perbedaan itu memang indah πŸ˜€

  4. Borong

  5. Tinggal produksi masal dan kirim k RI

  6. dipake buat tembak jatuh UFO bisa ga om ?

  7. Berarti ini duetnya S400?..Akan lebih efektif jika digabungkan dengan S400..Sedangkan S400 saja sudah dilindungi BUK..BUK-S400-S500..Sungguh lapisan yg keras..

    • Di RI sudah ada banyak Buk.

      Lho bener ini saya bicara berdasar fakta, di Jakarta malah sering dipakai oleh remaja2 berpakaian putih abu2, mereka khan sering bak buk bak buk bak buk bak buk tawuran…

      Xixixixi

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)