Sep 152016
 

PARIS – Sekretaris Angkatan Udara Amerika Serikat minggu lalu memastikan pada Kongres bahwa “Pengiriman F-35A pada tahun fiskal 2018 akan memiliki kemampuan tempur penuh – termasuk perangkat lunak Blok 3F dan kemampuan persenjataan”, sesuai laporan Pertahanan 12 September 2016.

Menyatakan Angkatan Udara “mengkonfirmasi pernyataan pada 9 September 2016 bahwa Sekretaris Angkatan Udara Deborah Lee James telah memastikan bahwa program rencana saat ini akan memberikan pesawat siap tempur di Tahun Fiskal 2018”, seperti yang dipersyaratkan oleh Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional tahun fiskal 2016.

Sertifikasi belum diumumkan secara terbuka oleh Angkatan Udara, dan ini menciptakan ambigu terhadap apa sebenarnya yang telah disertifikasi. Di dalam Pertahanan mengatakan itu menyangkut pesawat yang “diproduksi” pada tahun fiskal 2018, tetapi kemudian mengatakan pesawat yang “dikirimkan” pada tahun fiskal 2018, dimana istilah tersebut tidak dapat saling dipertukarkan.

F-35A yang dikirim dalam tahun fiskal 2018 sebagai bagian dari Produksi Awal Kapasitas Rendah pesanan ke 10 pada tahun fiskal 2016, tetapi baik kontrak ini, maupun kontrak ke 9, belum ada diberikan. Kurangnya pesanan, tidak jelas bagaimana pengiriman bisa berjalan sesuai rencana.

Sertifikasi Angkatan Udara merupakan hinaan langsung kepada penguji senja Pentagon, J. Michael Gilmore, dimana pada 9 Agustus 2016 mengeluarkan memo yang memperingatkan para pemimpin Angkatan Udara bahwa “Program ini sebenarnya berjalan tidak pada tempatnya, melainkan berjalan menuju kegagalan dalam memberi kemampuan penuh Blok 3F yang telah dibayar oleh Departemen Pertahanan hampir US $400 miliar pada berakhirnya jadwal Pengembangan Sistem dan Demonstrasi (SDD) tahun 2018”.

Namun pernyataan dari Angkatan Udara mengklaim sebaliknya: “Sekretaris Angkatan Udara mempertimbangkan status program, rencana dan risiko program serta diberitahu rencana Kantor Program Bersama F-35 untuk menyelesaikan pembangunan F-35 telah ditinjau oleh ahli fungsional Angkatan Udara, Komando Tempur Udara, dan tim review independen”.

Angkatan Udara telah mengabaikan peringatan terbaru Gilmore, seperti tak menghargai orang lain, padahal Gilmore adalah Direktur Operasional Test dan Evaluasi Pentagon, kantor yang khusus dibentuk untuk memastikan bahwa senjata tidak akan masuk ke tahap produksi masal kecuali jika memang sudah sesuai kinerjanya.

Beberapa pengamat khawatir bila saat F-35 dikirimkan pada tahun fiskal 2018, Sekretaris Angkatan Udara Deborah James akan lengser dari posisinya – sama seperti Gilmore, dia diangkat secara politik – maka tidak akan ada seorangpun disana untuk menghadapi konsekuensi jika program F-35 gagal dikirimkan.

Pada saat itu, ratusan F-35 yang telah dipesan dengan biaya miliaran dolar, hanya akan ada sedikit jika mereka gagal melakukan seperti yang diiklankan.

Sumber: Defense Aerospace

Artikel Terkait :

  31 Responses to “Pengiriman F-35 Angkatan Udara AS Selesai Tahun 2021”

    • Selamat pagi, Pak Raden.
      Jadi dari hasil debat, siapa Bapak Alutsista Indonesia Pak?
      Kalau bapak ALUTSISTAH sih pastinya bapak HARMOKO.
      ALUTSISTAH: alat utama siaran sosialisasi pemerintah.

  1. Nkri tak bakalan borong f 35..

  2. Kapan ya admin buat artikel “Ini dia, Bapak rudal Indonesia”?
    Siapa tau bisa tembus 500 komen, dr mulai bahas rudal sampe ke utang sampe ke harga beras, terakhir bahas cabe bawang yg banyak nanam siapa…..he..he..he
    Selamat pagi warjag, selamat bersiap2 ketempat kerja.

    • untuk sementara gak usah ada gelar bapak2an bung, sampai clear apakah c-705 bukan tragedi alutsista huhihohehe..

      • Anda terlalu lebay dan sensi, segitu aja disebut tragedi alutsista…capeekk deehhhh 🙂
        Xixixi

        • pagi2 udah lebay ente;

          “sampai clear apakah c-705 bukan tragedi alutsista”

          itu baru pertanyaan, jawabnya uji aja langsung 2-3 biji lagi, klo masih ngadat + meleset, tegas aja, ilmunya masih mentah !

  3. Sudah stress mikirin pembelian jet tempur su 35 yg gak jelas sampe sekarang.. Mnding gue teriak.. BOOORRRROOOOONNGG 100000000000 UNIT…..!!!!!

  4. Maaf bpk lg bikin album jgn diganggu dgn urusan senjata!!

  5. “`Sluku-sluku bathok,
    Bathoké éla-élo
    Si Rama menyang Solo,
    Oléh-oléhé payung mutho.
    Mak jenthit lolo lo bah,
    Yén mati ora obah
    Yén obah medéni bocah,
    Yen urip goléko dhuwit”“`

  6. “`Sluku-sluku bathok,
    Bathoké éla-élo
    Si Rama menyang Solo,
    Oléh-oléhé payung mutho.
    Mak jenthit lolo lo bah,
    Yén mati ora obah
    Yén obah medéni bocah,
    Yen urip goléko dhuwit”“`

  7. Min.. Angkat berita tentang kegagalan uji coba rudal c 705 pasti bakal rame.. Haha

    • Jangan min. Ntar bapak keganggu ngaransemen notasi lagu. Besok saja kalau lagu sdh selesai semua ngangkat artikelnya.

  8. copy paste pake google translate, min..?
    puusing mbacanya…

  9. Wajar kalau ada yg meleset c 705, Exo jg pernah meleset, bahkan rudal terbaik Indonesia pernah meleset dri sasaran pada uji coba pertama

  10. Pswt jlk

  11. C705 pak pur….pak pur….(ngelez)

    rumongso penak yo penak
    kabur ah pst gk muncul lg disini

  12. tanya sama si BAPAK???

  13. Tambahan mantra
    wahai engkau jin dan syaiton durjana penghuni neraka….kembalilah ke nerakamu jika komen mu tdk bermutu… amin

    semoga para syaiton lari

  14. Min….
    Artikel nya tolomg gaya bahasanya di tata dikit ya, biar gak muter2 ngebacanya…
    biar gak salah baca…
    Jangan ditelan mentah kata2 mbh google translet…

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)