Mar 142017
 

China tahu bahwa mungkin tidak dapat menghentikan Seoul dalam menyebarkan sistem anti-rudal AS dan bersiap untuk melawan THAAD dengan peralatan anti-radar sendiri, menurut pensiunan Jenderal di PLA, pada hari Senin, 13 Maret sebagaimana dilansir dari SCMP.

Komentar oleh Wang Hongguang muncul setelah pengadilan Korea Selatan memutuskan untuk memberikan impeachment kepada Park Geun-hye, mantan presiden Korea Selatan, yang mendukung rencana Seoul untuk menempatkan sistem Terminal High Altitude Area Defense (THAAD).

Park Geun-hye mendukung instalasi sistem THAAD untuk membantu melindungi Korea Selatan terhadap ancaman dari Korea Utara, yang mana Beijing sebut bisa digunakan untuk mengintip pertahanan China.

Wang, mantan wakil panglima militer di daerah Nanjing, mengatakan bahwa China tidak bisa menunggu hingga presiden Korea Selatan berikutnya untuk mengubah kebijakan dan menghentikan penyebaran THAAD.

Komponen pertama sistem THAAD telah tiba di Pangkalan Udara Osan di Korea Selatan pekan lalu.

Wang mengatakan bahwa Beijing memiliki langkah-langkah untuk menetralisir radar THAAD ini. “Kami akan menyelesaikan penyebaran kami sebelum THAAD mulai beroperasi. Tidak perlu menunggu hingga dua bulan [sebelum pemilihan presiden Korea Selatan berikutnya]”, katanya di sela-sela sesi kongres politik di Beijing.

“Kami sudah memiliki peralatan seperti itu saat ini. Kami hanya perlu untuk memindahkannya ke tempat yang tepat”, tambahnya.

Yue Gang, seorang pengamat militer dan mantan kolonel Tentara Pembebasan Rakyat, mengatakan bahwa China saai ini bisa menghancurkan ataupun menetralisir THAAD.

“Menghancurkan [THAAD] seharusnya hanya menjadi pilihan dalam masa perang”, kata Yue. Tapi China juga bisa mengganggu fungsi sistem tersebut melalui teknologi elektromagnetik, katanya.

Yue mengatakan tempat yang ideal untuk memasang peralatan China tersebut adalah di semenanjung Shandong di pantai timur negara itu, yang berlawanan dengan posisi Korea Selatan.

Fu Qianshao, seorang ahli peralatan penerbangan Angkatan Udara PLA, mengatakan bahwa China juga bisa mengirim pesawat berawak maupun tak berawak untuk terbang dekat dengan sistem THAAD untuk mengganggu sinyal radar.

Seluruh Angkatan Bersenjata PLA itu memiliki peralatan dan kemampuan untuk mengganggu sinyal radar, kata Fu.

Wang menyebut bahwa perhatian utama China tidak hanya dengan penyebaran Korea Selatan dari sistem rudal pertahanan Amerika Serikat tetapi juga pada potensi Amerika Serikat yang lebih luas di dalam jaringan sistem pertahanan rudal canggih yang ada di Jepang, Singapura, Filipina, dan bahkan Taiwan.

Sistem THAAD terdiri dari radar canggih dan pencegat rudal yang dirancang untuk menemukan dan melumpuhkan rudal balistik.

South China Morning Post

  28 Responses to “Pensiunan Jenderal PLA: “China Siap Menetralisir THAAD””

  1. Buktikan dulu tuh peralatan, klo moncer biar kami borong 😀 2 biji

  2. Sipp lahhh

  3. Yah, kita liat aja nanti sampai sejauh mana teknologi tiongkok 😆

  4. makin anget aja nih 2 negara kuat sama dua korea

  5. tentara pembebasan china

    apanya yg dibebasin hayoo?

  6. .
    Mantap dha China ,
    Teknologinya Makin Canggih dan sangat lengkap ,

    Alutsistanya semakin Kuat dan gahar

    Bravo China “

  7. Negara klu banyak dijepit musuh2 Potensial mangenjot kekuatan Militernya dan menjurus Agresive, dikita dah dijepit bukannya berusaha maksimal menguatkan Militer malah pelan sekali, dgn alasan menjaga perasaan tetangga!preeet! Tetangga aja pada reseh dan menyepelekan kita, sesekali dipijak kakinya sambil ditabok biar mereka bs lebih respect dgn NKRI!

    • lalu kita ditabokin orang sekampung apalagi pak polisi gadungan juga ikut memberi komando

      nyemplungin ke kali buat yg nabokin pilar2 bangsa aja dgn bacotnya dan memaksa kita membuka mulut utk menelan guilty feeling msih gak becus apalagi mau nabokin negra lain

    • Biar bisa respect apaan??????? Yg ada malahan kita dihajar org sekampung.

    • Ayo bung jadel, silahkan tabokin sono 😛 saya nonton aja dari jauuuh ya hehehehe

    • Main cantik sikitlah, gak main gampar ala preman pasar. Pakai cara diplomasi lihai jg kontra intelegen eleminir agen mereka disini jg antek penghianat bangsa kacung mereka! TNI pasti sudah melakukan itu secara senyap. Mau sampe kapan kita dilecehkan?

  8. Sebagai negara komunis mah, cina bebas menaruh alutsista militer tanpa takut direcoki lsm suka alam, lsm suka damai atawa oposisi pemerintah. Pokoknya apa itu keputusan pemerintah / penguasa rakyat tinggal manut. Hal ini beda dg rival cina, Korsel. Tidak seperti cina, justru Park Geun-hye, mantan presiden Korea Selatan bernasib apes di impeachment oleh pengadilan Korsel karena mendukung rencana Seoul untuk menempatkan sistem Terminal High Altitude Area Defense (THAAD). Entah apa dosa Park Geun-hye sehingga sampai mengalami nasib seperti itu, wong dia berencana menempatkan sistem THAAD juga untuk kepentingan negaranya? Atau dia korupsi dlm pengadaan THAAD? …

    • jiahahahahahahahahahahaha

      berita impeachment presiden korsel nyampek disini cuma segitu doang
      benar2 aktif yg nyensor beritanya

      jiahahahaha

    • Apa aja sih tuduhan terhadap preskorsel?
      Yg saya tau cuma 4 P :

      1. Penyuapan
      2. Penyalahgunaan kekuasaan
      3. Pemerasan
      4. Persengkongkolan dengan sahabatnya yaitu choi soon il

      • konflik sosial masyarakat korsel
        oligarki 9 goddesses
        perang gender dengan munculnya gerakan radikal feminis megalia seiring menjamurnya budaya kpop
        bahkan yg goib2 dgn pesugihan dan tumbal pun masuk

        dari presiden ke dua sampai sebelas korsel semuanya kena
        kasus

    • Politik itu kejam bung, baik bisa jadi buruk atau sebaliknya. Siapa kuat bermain dengan opini, maka dia yang menang

  9. Singapura punya rudal canggih,indonesia bikin roket 1jutaan,dengan jangkauan 1000km top..

  10. Hala sistem Thaad mash kurang canggih sama rudal scoud yaman aja Mash tembus. Thu bandara abdul asis. Bahkan di Riyad.info perang yaman…

  11. Cina lagi cina lagi yg dibahas..Gak ada berita yg nyenengin..Misal Indonesia sudah teken kontrak pembelian 2 skuadron Sukhoi 35 beserta senjata dan suku cadangnya..Mulai dikirim hari ini..wkwk

 Leave a Reply