Jan 122017
 

Administrasi Trump harus “meninjau secara komprehensif dan ketat” atas jet tempur F-35 Lockheed Martin Corp, Program termahal Pentagon, menurut Direktur Pengujian di Departemen Pertahanan AS.

Michael Gilmore, yang akan meninggalkan jabatan sebagai direktur pengujian saat Donald Trump dilantik sebagai presiden minggu depan, menyebut “kelemahan kemampuan peperangan kritikal pesawat tempur telah terdokumentasi dengan baik” dalam surat yang dikirimkan hari Senin (09/01/2017) kepada Ketua Komite Angkatan Bersenjata di Parlemen (DPR), Mac Thornberry, yang merupakan pendukung kuat dari program F-35.

Sementara itu beberapa waktu lalu Trump telah mencuit dalam akun twitternya bahwa “program dan biaya F-35 telah diluar kendali”, pejabat Pentagon mengatakan bila pesawat pada dasarnya telah sesuai jadwal dan telah mendekati anggaran yang ditetapkan setelah beberapa masalah sebelumnya. Tapi Gilmore lebih fokus pada masalah kinerja yang belum terselesaikan dalam tahap pengembangan saat ini yang telah menelan biaya US $ 55 milyar. Masalah ini harus segera diselesaikan sebelum pesawat bisa memasuki pengujian tempur secara intens dan penyebaran akhir jet tempur yang memiliki kemampuan sepenuhnya pada dekade ini.

“Kantor Bersama F-35 Departemen Pertahanan F-35 tidak memiliki rencana untuk secara memadai memperbaiki dan memverifikasi ratusan kekurangan ini menggunakan ujicoba penerbangan dalam jadwal dan sumber daya yang saat ini direncanakan”, tulis Gilmore.

“Menyebarkan F-35 dengan sistem misi yang mampu sangat penting untuk keamanan nasional kita, tapi program ini sekarang beresiko tinggi mengorbankan kinerja tempur yang sangat penting”, tambahnya lagi.

Kantor Analisis Biaya Independen Pentagon memperkirakan harus memperpanjang tahap pengembangan dari ujicoba penyelesaian penerbangan yang direncanakan pada bulan September 2017 hingga akhir 2020, dimana semua itu bisa menghabiskan biaya sebanyak US $ 1,12 milyar lebih. Jumlah ini terkandung dalam laporan tahunan terbaru Direktur Pengujian yang disampaikan kepada para pemimpin Pentagon dan anggota DPR, Senin malam.

Kantor Program F-35 mengatakan bahwa dalam menyelesaikan fase tersebut akan membutuhkan tambahan anggaran sekitar US $ 530 juta dan mengakui mungkin akan ada kemunduran jadwal hingga Mei 2018.

Laporan tahunan Gilmore berisi 62 halaman penilaian dari Program F-35 itu dengan rincian utama pada administrasi yang baru masuk serta kekurangan F-35 yang meliputi software, akurasi senjata, peluncuran pesawat dari kapal induk, sistem diagnostik dan kehandalan.

Angkatan Udara mencatat terdapat 276 kekurangan kritikal dalam hal kinerja pertempuran sebagai hal yang sangat penting untuk memperbaiki dalam versi final dari perangkat lunak 3F yang mampu memberikan pesawat dengan kemampuan tempur secara penuh. Tapi dalam laporannya, Gilmore menulis bahwa belum ada setengah dari 276 kekurangan kritikal itu yang telah dikoreksi sejauh ini.

Sumber: Bloomberg

Artikel Terkait :

Singapura Tunda Rencana Pembelian Jet Te... Menurut Pentagon, Singapura telah menunda rencana pembelian sebanyak dua belas unit jet tempur F-35 buatan Lockheed Martin. Pesawat ini rencananya aka...
Korps Marinir AS Akan Berpartisipasi Pad... WASHNGTON - Sebuah kajian ulang yang diluncurkan Pentagon untuk membandingkan Joint Strike Fighters F-35C versi kapal induk dengan F/A-18E/F Super...
Perkembangan dan Masalah F-35, Apa Lagi ... Jet tempur siluman F-35 buatan Lockheed Martin sudah mencapai penyebaran internasional pertamanya dan Angkatan Udara AS menyatakan skuadron pertam...
Angkatan Udara AS Ingin Beli Pesawat Bar... WASHINGTON - Angkatan Udara AS saat ini mencari dana untuk tambahan jet tempur F-35 dan program pesawat serang ringan eksperimental, mendorong per...
Super Hornet Tak Bisa Saling Dipertukark... WASHINGTON - Jika Presiden AS terpilih Donald Trump mencoba untuk menggantikan Lockheed Martin F-35 dengan Boeing F/A-18E/F Super Hornet, dia past...
Trump Inginkan Super Hornet Dengan Kemam... WASHINGTON - Presiden terpilih Donald Trump kembali mencuit melalui akun Twitternya pada hari Kamis (22/12/2016) mempertanyakan biaya jet tempur F...

  2 Responses to “Pentagon: “F-35 Butuh Kajian Ulang dari Tim Review Trump””

  1. Ternyata beneran produk gagal nih ๐Ÿ˜€

  2. Hajar trus Trump ๐Ÿ˜€ biar turun harganya ๐Ÿ˜€ Hm…. meski turun tapi dengan lebih dari 200 masalah yang saat ini blm selesai apa masih ada negara bodoh yang beli ya? Okelah, negara yang udah terlanjur kerjasama pasti membeli hanya untuk sembunyikan rasa malu atau takut kena marah sama pamannya kali ya… ๐Ÿ˜€ hahaha

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)