Jan 072017
 

PARIS – Perancis telah meminta pemotongan biaya besar dan output yang lebih tinggi dalam pesanan untuk Armement Air-Sol Modulaire (AASM) baru Blok 4 standar, kit bom pintar bertenaga dibangun oleh Safran Electronics & Defense, menurut kantor pengadaan.

“Badan Pengadaan dan Teknologi Pertahanan Perancis (DGA) memberikan kontrak pada 29 Desember 2016, pada Safran Electronics & Defense untuk menyediakan Armement Air-Sol Modulaire (AASM) Blok 4”, kata juru bicara DGA dalam sebuah pernyataan pada tanggal 5 Januari 2017.

“Pesanan ini memungkinkan perusahaan untuk mengembangkan senjata dengan standar baru, memungkinkan pemotongan yang sangat signifikan dalam biaya dengan kinerja yang identik dan dua kali lipat kapasitas produksi sehingga menghasilkan lapangan pekerjaan baru di daerah Auvergne-Rhone-Alpe dan Brittany”, kata juru bicara DGA.

Pemotongan biaya yang diharapkan dapat dicapai dengan mengganti komponen-komponen tertentu dalam kit bom, yang dipasang untuk bom NATO standar. Biaya yang lebih rendah tidak harus berakibat pada pengurangan kinerja.

Pengiriman batch pertama adalah pada 2019, dengan batch selanjutnya akan dipesan di kemudian hari, kata juru bicara DGA. Sejauh ini telah lebih dari 1.700 AASM kit telah dikirimkan.

Kantor pengadaan menolak untuk memberikan rincian tentang nilai kontrak, jumlah kit dalam urutan atau tingkat produksi saat ini. Tidak ada rincian yang tersedia pada komponen yang akan diganti.

Safran Elecronics & Defense menolak berkomentar.

Telah menjadi perhatian keamanan tingkat tinggi dalam industri senjata menyusul serangan mematikan di Prancis yang diklaim oleh kelompok ISIS.

Ada kekhawatiran dari Safran apabila Perancis tidak memperbaharui kontrak dari AASM itu, menimbulkan keraguan untuk menjaga lini produksi terbuka. Prospek perubahan terjadi pada 2015 saat jet tempur Rafale Mesir, akan dipersenjatai dengan 200 kit bom dalam tiga versi.

Kit bom, memiliki kemampuan untuk menyerang sasaran bergerak, terdiri dari tiga versi pemandu, yaitu INS/GPS, INS/GPS dan inframerah, serta INS/GPS dan laser.

Sumber: Defense News

Peminat manga, anime, gadget, sains & teknologi, sosial-politik dan militer
Link medsos ada dibawah
– Facebook
– Google Plus
– Twitter

  10 Responses to “Perancis Mau Bom Pintar Murah, Tapi Bukan Murahan”

  1. wah canggih

  2. bisa gak kerjasama ma RI

  3. Selamat ya Jempolnya ^^

  4. di indonesia ada teknologinya

    SANTET

  5. Ooww prancis mau bom pintar yg murah tp bukan murahan?? Gampang..di sini banyak …
    Bom panci, bom hoax…yg kemaren lg tren jg ada “bom telolet bom …

  6. belum kepikir untuk punya
    masih ada hari lusa
    jaga jaga kalau besokpun lupa

  7. jangan lah.nanti kita ngerakit lagi.rakit rakit rakit.bikin nya kapan.sayang join ngeluarin banyak uang buat ngerakit2 doang :v

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)