Feb 242017
 

Rusia dan India berniat mendirikan perusahaan patungan untuk memproduksi proyektil 300 mm untuk sistem multi peluncur roket (MLRS) Smerch, kata Vladimir Drozhzhov, Wakil Direktur, FSMTC di Bengaluru.

Multiple Launch Rocket System (MLRS) BM-30 Smerch 300 mm Angkatan Bersenjata India. (© Wikipedia)

“Proyek paling sukses kami adalah karya bersama BrahMos. Pengerjaan bersama untuk helikopter Kamov Ka-226 Hoodlum. Kami juga berniat lebih lanjut mendirikan usaha patungan untuk membuat proyektil MLRS Smerch”, kata Drozhzhov.

Dia juga mengingatkan bahwa pembangunan fregat Proyek 11356 kelas Admiral Grigorovich, yang telah dipesan oleh India tahun lalu, saat ini telah dimulai.

Smerch 9K58 adalah MLRS 300 mm jarak jauh yang dirancang untuk menghancurkan berbagai sasaran, termasuk kendaraan lapis baja, pos komando dan pusat komunikasi.

Roket ini memiliki jangkauan maksimum hingga 90 km. Selain militer dari negara-negara bekas Soviet, sistem ini juga digunakan oleh tentara Aljazair, Venezuela, India, UEA dan Peru.

BM-30 Smerch dapat menembakkan berbagai jenis roket termasuk 9M55K (amunisi klaster anti personil), 9M55K1 (amunisi klsater anti tank), 9M55K4, 9M55K5 (amunisi HEAT/Fragmentasi HE), 9M55F (amunisi Fragmentasi HE terpisah), 9M55C (amunisi thermobar), 9M528 (amunisi Fragmentasi HE).

Army Recognition

Peminat manga, anime, gadget, sains & teknologi, sosial-politik dan militer
Link medsos ada dibawah
– Facebook
– Google Plus
– Twitter

  14 Responses to “Perusahan Patungan Rusia-India Kembangkan Roket 300mm untuk BM-30 Smerch”

  1. Perusahaan patungan Indonesia-Rusia kapan ya? 😀

  2. indonesia mlrs roket lebih pd mandiri.
    R han 122.

    • India juga sudah bung, tapi pasti ada alasan kenapa mereka kembangkan roket bersama Rusia, klo cuma sekedar roket yang umum digunakan saya yakin India sudah lebih dulu bermain-main dengan itu jauh sebelum Indonesia bisa buat sendiri, bahkan rudal balistik nuklir mereka sudah lama punya 😀

  3. Apa PINDAD gak mau ngembangin roket MLRS 300 mm seperti indihe

  4. Gak”AKAN”lg kl indonesia punya duit seabrek bro…muehehehe

    • sebenarnya duitnya sudah seabrek bung, cuma sayang, pengelolanya terkena syndrom mata hijau $$$ 😀 jadi bingung, makin banyak uang, makin banyak yang pengen dibeli :D… eh maksud saya makin banyak yang AKAN dibeli 😛 wkwkwkwk

  5. roket 300mm jangkauan 90km … gak mempan jammer … glek glek glek … langsung masuk kelas medium neh, sok lah bikin join dg Pindad

    • Itulah kelebihan roket, dan kalau kita sdh bisa memproduksi Rhan450/550 walaupun cuma sebatas roket tapi asalkan memiliki daya jangkau 200-300km maka cukup untuk membuat kawasan geger jika diproduksi sebanyak 100.000 pucuk

  6. Kedepan semoga Rhan450bisa diproduksi, biarlah roket, asalkan jangkauan tembus 200km, produksi sebanyal 100.000 pucuk, dan produksi juga MLRS-nya sebanyak 1.000 unit dengan sistem peluncur 8×8, Sebar di seluruh penjuru pulau sumatra dan pulau2 yg dekat dengan singapoor, cukup lah untuk membuat singapoor pusing dan stres

  7. Coba jauh2 hari Indonesia kerjasama R&D InHan dengan Rusia jg, kan sudah maju juga teknologi militer kita! Indonesia seperti orang kebelet disitu mules disitu baru sibuk buat WC, disaat aman tenang2 aja belagak pilon, sesudah terancam baru sibuk membuat ini itu dgn ilmu seadanya! Baru periode SBY ke Jokowi baru ada perkembangan InHannya!

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)