Jan 112017
 

Pangkalan Udara Utama TNI Roesmin Noerjadin, Pekanbaru, Riau, mengerahkan sejumlah pesawat tempur Hawk-100/200 dan F-16 Fighting Falcon milik TNI AU untuk memantau kebakaran hutan dan lahan dari udara.

Pernyataan tersebut, disampaikan langsung oleh Danlanud Utama TNI Roesmin Nurjadin, Marsekal Pertama TNI Henri Alfiandi, di Pekanbaru, Rabu (11/01/2017).

Sejatinya pesawat-pesawat tempur dari Skuadron Udara 12 dan Skuadron Udara 16 itu untuk patroli udara dan tempur udara.

“Hari ini kami mulai patroli kebakaran hutan dan lahan memakai pesawat tempur, selain latihan rutin,” kata Komandan Pangkalan Udara Utama TNI Roesmin Nurjadin, Marsekal Pertama TNI Henri Alfiandi.

Ia menjelaskan selain memantau kebakaran hutan dan lahan memakai pesawat tempur, Pangkalan Udara Utama TNI AU Roesmin Noerjaddin juga mengerahkan satu unit helikopter NAS-332 Super Puma.

Khusus NAS-332 Super Puma, pemantauan dengan cara patroli tersebut akan dilakukan di wilayah ibu kota Provinsi Riau, Pekanbaru.

Sementara pesawat tempur radius pantauan mencapai 90 mil laut atau sekitar 144 kilometer. Setiap hari rata-rata 22 kali latihan terbang yang sekalian akan memantau kebakaran hutan dan lahan.

Sumber : antaranews.com

Artikel Terkait :

  14 Responses to “Pesawat Tempur Lanud Pekanbaru Patroli Udara Pantau Kebakaran Hutan”

  1. Sekalian pantau yang lain. Hihi

  2. Pertamax

  3. Ajib mantau kebakaran pake pespur

  4. mantaf.

  5. mantaffff..dua tugas sekalian

  6. Gaya ! Apa gak pemborosan ? Cukup pake Heli aja kali.

  7. Lgsung tangkap jika ada pelakuny..
    Tapi bgmn ya kabarx pelaku pembakaran lahan gambut yg kmren..
    Kok kayak yg hilang bgtu aj..?

  8. Satu kali terbang dua misi terselesaikan 😀

  9. Ajip, Lanjutkan!!!

  10. Urusan kebakaran hutan lagi…memuakkan, apa seumur hidup begini terus penangananya, pelakunya itu2 juga, daerahnya itu2 juga….apa tidak ada cara tegas yang ampuh untuk menghadapi pelanggar HAM berat ini?

  11. Wah sambil menyelam minum air